Kisah Bocah 13 Tahun yang Menjadi Pengusaha di Silicon Valley

Doddy Rosadi

Jum'at, 23 Januari 2015 | 12:00 WIB
Kisah Bocah 13 Tahun yang Menjadi Pengusaha di Silicon Valley
Shubham Banerjee. (Wikipedia.org)

Suara.com - Tidak ada istilah terlalu muda untuk menjadi seorang pengusaha di Silicon Valley. Itulah yang dialami Shubham Banerjee.

Di usianya yang baru 13 tahun, siswa kelas 8 asal California itu telah meluncurkan perusahaan yang mengembangkan mesin berbiaya murah untuk mencetak Braille. Perusahaan teknologi raksasa Inter Corp belum lama ini menanamkan investasi di Braigo Labs, perusahaan milik Shubham.

Shubham membuat printer Braille dengan menggunakan robot Lego yang merupakan proyek untuk pameran ilmu pengetahuan di sekolahnya. Dia memutuskan untuk membuat proyek tersebut setelah bertanya kepada kedua orangtuanya” Bagaimana cara orang buta membaca?” Orangtuanya hanya meminta Shubham untuk mencari tahu jawabannya di Google.

Dia kemudian melakukan penelitian kecil-kecilan dan terkejut ketika mengetahui bahwa printer Braille dijual dengan harga yang mahal yaitu 2 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp25 juta. Harga itu terlalu mahal untuk sebagian besar pembaca tuna netra, terutama yang berada di negara berkembang.

“Saya merasa harga itu tidak cocok. Saya tahu cara yang lebih mudah untuk melakukannya,” ujarnya.

Shubham kemudian mendemonstrasikan bagaimana printer buatannya itu bekerja di meja makan. Dia menghabiskan waktu hingga tengah malam untuk membuat printer dengan Lego Mindstorms EV3. Tujuannya adalah membuat printer Braille dengan harga 350 dolar Amerika dengan berat beberapa kilogram. Printer Braille yang ada saat ini mempunyai berat 9 kilogram.

“Tujuan akhir saya adalah membuat sebagian besar orang tua netra menggunakan printer Braille buatan saya,” kata Shubham yang tinggal hanya beberapa menit dari kantor pusat Inter Corp di Sillicon Valley.

Shubham menamakan printer Braille itu Braigo yang merupakan gabungan dari Braille dan Lego. Produknya itu mendapat dukungan dari komunitas tuna netra. Dia pun langsung memulai Braigo Labs pada musim panas lalu dengan modal awal 35.000 dolar Amerika yang merupakan investasi dari ayahnya.

“Kami sebagai orangtua mulai terlibat lebih banyak, karena kami berpikir produk inovasi ini harus terus berjalan,” kata Niloy Banerjee, ayah Shubham.

Shubham menggunakan uang itu untuk membuat versi yang lebih kompleks dari printer Braigo. Produk terbarunya itu menggunakan chip komputer Intel dan diberi nama Braigo 2.0 yang bisa menerjemahkan teks elektronik menjadi huruf Braille.

Pejabat tinggi di Intel terpesona dengan printer buatan Shubham hingga akhirnya mereka memutuskan untuk berinvestasi di Braigo Labs dengan jumlah yang dirahasiakan. Pejabat Intel yakin bahwa Shubham adalah pengusaha termuda yang pernah menerima dana investasi dari perusahaan itu.

“Dia berhasil memecahkan masalah dan ingin membuatnya menjadi sebuah industri. Seperti itulah,” kata Edward Ross, Direktur Inventor Platform di Intel.

Braigo Labs menggunakan uang yang diterima dari Inte untuk mempekerjakan insinyur profesional dan juga penasihat untuk membantu merancang dan membuat printer Braille berdasarkan ide Shubham. Dia yakin prototipe dari printer Braille terbarunya akan siap diuji coba pada pertengahan tahun ini serta langsung dijual ke pasar pada akhir tahun.

“Printer Braille ini merupakan cara terbaik bagi mereka yang tidak punya sumber daya untuk belajar Braille dan menggunakannya secara praktis,” kata Henry Wedler, tua netra yang bekerja di University of California. Wedler ditunjuk menjadi penasihat di Braigo Labs.

Shubham masih terlalu muda untuk menjadi CEO di perusahaan yang didirikannya. Karena itu, posisi CEO dipegang oleh ibunya yang awalnya tidak terlalu mendukung proyek Shubham.

“Saya sangat bangga kepada Shubham, apa yang telah dipikirkannya, saya rasa seharusnya juga dipikirkan oleh orang dewasa. Ketika pikiran itu datang dari anak berusia 13 tahun, saya merasa sangat bangga,” kata Malini Banerjee. (TimesofIndia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga

Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga

Riau | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:54 WIB

5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa

5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:36 WIB

Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026

Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat

Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:19 WIB

Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026

Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026

Sport | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap

5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap

Sumsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan

Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan

Sport | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:09 WIB

4 Rekomendasi Lip Oil untuk Melembapkan Bibir Kering Sekaligus Memberi Warna

4 Rekomendasi Lip Oil untuk Melembapkan Bibir Kering Sekaligus Memberi Warna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:09 WIB

Axioo Hadir di Agres Karnaval Gadget 2026 Yogyakarta dengan Aktivitas AI dan Gaming

Axioo Hadir di Agres Karnaval Gadget 2026 Yogyakarta dengan Aktivitas AI dan Gaming

Jogja | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:06 WIB

Review Drama No Tail to Tell, Kisah Asmara Atlet Sepak Bola dan Gumiho Gen Z

Review Drama No Tail to Tell, Kisah Asmara Atlet Sepak Bola dan Gumiho Gen Z

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×