Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Senin, 25 Mei 2026 | 16:53 WIB
Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun
Nilai tukar rupiah konsisten melemah pada Senin (25/5/2026) ketika mata uang lain menguat akibat turunnya harga minyak. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah ke level Rp 17.744 per dolar AS pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026 di Jakarta.
  • Kondisi ini menjadikan rupiah satu-satunya mata uang di Asia yang terdepresiasi saat mata uang lain menguat.
  • Penyebab utama pelemahan adalah sentimen internal berupa defisit anggaran serta defisit neraca transaksi berjalan yang melebar.

Suara.com - Rupiah menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang nilai tukarnya terus turun terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Senin sore (25/5/2026).

Di saat mata uang negara-negara lain menguat - bahkan rupee India yang disebut sebagai mata uang dengan kinerja terburu di dunia - karena turunnya harga minyak, nilai tukar rupiah malah konsisten anjlok.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup ke level Rp 17.744 per dolar AS, melemah 27 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan Jumat kemarin yang berada di level Rp 17.716.

“Walaupun harga minyak mengalami penurunan, tetapi rupanya masih belum bisa mengangkat sentimen positif terhadap mata uang rupiah. Kita lihat mata uang negara tetangga semua menghijau, tapi Indonesia memerah,” kata pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi di Jakarta.

Menurut Ibrahim, masalah utama yang menyebabkan melemahnya rupiah adalah sentimen dari internal, yakni masih permasalahan defisit anggaran atau fiskal pemerintah.

Sementara menurut analis Doo Financial Futures, Lukman Leong rupiah melemah disebabkan oleh defisit neraca transaksi berjalan yang melebar dan mencetak rekor terburuk dalam 6 tahun terakhir.

"Tekanan juga datang dari defisit neraca transaksi berjalan kuartal satu yang terbesar dalam lebih dari 6 tahun. Prospek kenaikan suku bunga BI dalam satu atau dua pertemuan ke depan juga membuat investor masih menghindari SBN," kata Lukman dihubungi Suara.com.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen pasar yang masih rapuh walau indeks dolar AS sendiri terpantau turun oleh harapan pembukaan kembali selat Hormuz," jelasnya.

Saat nilai tukar rupiah terus anjlok, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,5 persen. Disusul, peso Filipina yang ditutup melesat 0,37 persen. Selanjutnya ada rupee India yang naik 0,36 persen dan ringgit Malaysia naik 0,32 persen. Lalu dolar Taiwan ditutup terangkat 0,3 persen.

baca juga

Won Korea Selatam dan yuan China sama-sama terapresiasi 0,19 persen. Diikuti, dolar Singapura yang menanjak 0,18 persen. Kemudian, yen Jepang naik 0,12 persen serta dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen terhadap the greenback.

Sebelumnya diwartakan harga minyak dunia turun nyaris 5 persen setelah adanya kabar prospek perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah. Kedua negara disebut berpeluang menandatangani perjanjian damai pada pekan ini atau pekan depan.

Dalam kesepakatan itu disebut bahwa blokade Iran dan AS atas Selat Hormuz akan berakhir, sehingga aliran minyak mentah dari Timur Tengah akan kembali normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gertakan Menkeu Soal Rupiah Rp 15.000: Angin Segar atau Janji Manis?

Gertakan Menkeu Soal Rupiah Rp 15.000: Angin Segar atau Janji Manis?

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 14:45 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:55 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB

Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu

Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Terkini

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

161 Bank di Indonesia Bertumbangan, 3 di Antaranya dari Jogja! Cek Masalahnya

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Miris 117 Kampus Muhammadiyah Tanpa Profesor, Forum PTMA Siapkan Penataan Besar

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Penyerapan Gabah Bulog Jateng Tembus 108,43 Persen dari Target Tahunan

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Siswa Sekolah Rakyat di Pati Dikeroyok 14 Teman hingga Gigi Copot, Korban Ngaku Diminta Bungkam

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:15 WIB

UMKM Lokal Antusias Sambut Hadirnya Grand Prix of Indonesia 2026

UMKM Lokal Antusias Sambut Hadirnya Grand Prix of Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara

Dugaan Cacat Prosedur Tersangka Insiden Prambanan, Kuasa Hukum Buka Suara

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:08 WIB

382 Kios Pasar Andir Garut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

382 Kios Pasar Andir Garut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Yuk Jelajahi Lombok Lewat MyPertamina Your Journey Partner di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Yuk Jelajahi Lombok Lewat MyPertamina Your Journey Partner di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:07 WIB

×