Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 25 Mei 2026 | 18:06 WIB
Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance
Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi menilai pemadaman listrik atau blackout di Sumatra masih dalam batas toleransi teknis karena kompleksitas jaringan listrik yang sulit dihindari. [Antara]
baca 10 detik
  • Pemadaman listrik massal melanda wilayah Sumatera pada Jumat, 22 Mei 2026, yang berdampak bagi para pelaku usaha kecil.
  • Pengamat UGM menilai kejadian tersebut masih dalam batas toleransi teknis karena kompleksitas jaringan listrik yang sulit dihindari.
  • PLN didesak meningkatkan kualitas pemeliharaan jaringan guna mencapai target zero blackout dan mencegah terjadinya gangguan serupa di masa depan.

Suara.com - Pemadaman listrik massal atau blackout di Pulau Sumatera pada Jumat (22/5/2026) dinilai masih dalam batas toleransi. Namun demikian, PT PLN (Persero) didesak untuk berani menetapkan standar pelayanan tertinggi dengan berkomitmen zero blackout, bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menjelaskan bahwa gangguan pada jaringan listrik yang kompleks merupakan hal yang jamak terjadi di berbagai negara. Hal itu karena jaringan yang rumit membuat gangguan di satu titik akan mudah berdampak ke wilayah lain.

Peristiwa yang terjadi di Sumatera, sebelumnya juga pernah terjadi di Jawa-Bali pada 4 Agustus 2019 silam.

"Nah, kalau saya mencatat frekuensinya, itu masih pada batas-batas toleransi. Jadi misalnya kalau standar error-nya itu 1 persen ya itulah yang terjadi. Artinya itu secara teknis tidak bisa dihindari karena memang jaringannya itu kan sangat kompleks sekali," kata Fahmy saat dihubungi Suara.com, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, pemadaman massal baru bisa dianggap di luar batas toleransi jika terjadi berulang setiap tahun di wilayah yang sama.

"Kalau misalnya di suatu tempat, Sumatera misalnya terjadi berulang kali setiap tahun, nah itu something wrong dengan maintenance yang ada di PLN. Tapi kalau misalnya 5 tahun sekali, itu masih wajar," kata Fahmy.

Warga Padang Pariaman, Sumatra Barat menggunakan lilin saat membungkus dagangannya pada Sabtu (23/5/2026). [Antara]
Warga Padang Pariaman, Sumatra Barat menggunakan lilin saat membungkus dagangannya pada Sabtu (23/5/2026). [Antara]

Meski dinilai masih dalam batas toleransi, pemadaman tersebut tetap berdampak signifikan bagi pelaku usaha, khususnya sektor UMKM. Sebagai pelaku usaha kecil, mereka tidak memiliki sistem daya cadangan (backup), berbeda dengan pengusaha besar yang mampu mengalokasikan anggaran untuk membeli genset.

Untuk itu, Fahmy mendorong agar PLN berkomitmen untuk menjamin hal serupa tidak terulang di kemudian hari.

"PLN itu wajib untuk meningkatkan kualitas dari pembangkitnya. Dan menetapkan standarnya itu harus zero blackout, zero accident," katanya.

baca juga

Di sisi lain, Fahmy memberikan apresiasi terhadap sikap manajemen PLN dalam menangani krisis kelistrikan di Sumatera. Sikap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, yang langsung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dinilai sebagai bentuk komitmen perbaikan ke depannya.

Ia juga memaklumi bahwa proses pemulihan jaringan pasca-blackout memang membutuhkan waktu dan tidak bisa menyala seketika.

"Memang, secara teknis, kalau terjadi blackout itu tidak bisa langsung dihidupkan. Perlu ada proses pendinginan (cooling down) dan tahapan teknis lainnya, sehingga itu membutuhkan waktu," jelas Fahmy.

Sebagaimana dilaporkan blackout terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2026). Listrik mulai padam sejak pukul 18.44 WIB. Provinsi yang terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, hingga sebagian wilayah Sumatera Selatan.

Namun, pasca-upaya pemulihan oleh petugas di lapangan, kini aliran listrik di seluruh wilayah terdampak disebut telah kembali normal 100 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra

Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:14 WIB

Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra

Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra

News | Senin, 25 Mei 2026 | 16:02 WIB

Gangguan Listrik Sumatra Jadi Momentum Perkuat Infrastruktur PLN

Gangguan Listrik Sumatra Jadi Momentum Perkuat Infrastruktur PLN

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 14:37 WIB

Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru

Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:27 WIB

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

Polri Pastikan Blackout di Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebab Aslinya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:02 WIB

Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil

Listrik Sumatera Pulih Usai Blackout, PLN Pastikan Sistem Kini Stabil

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 11:23 WIB

Terkini

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat,  Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Rekam Jejak Rustian, Sestama BNPB yang Terjaring OTT KPK: Dari Apoteker Jadi Pejabat Teras

Rekam Jejak Rustian, Sestama BNPB yang Terjaring OTT KPK: Dari Apoteker Jadi Pejabat Teras

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Viral Truk Kopdes Angkut Bibit Sawit Lewat Kabut Asap Kebakaran Hutan

Viral Truk Kopdes Angkut Bibit Sawit Lewat Kabut Asap Kebakaran Hutan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:43 WIB

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Ramalan Shio Tikus Hari Ini: Hati-Hati Belanja Mewah, Peluang Cuan Justru Datang dari Mantan Rekan

Ramalan Shio Tikus Hari Ini: Hati-Hati Belanja Mewah, Peluang Cuan Justru Datang dari Mantan Rekan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:25 WIB

×