Konsultasi: Jangan Tunggu Banyak Uang untuk Investasi

Doddy Rosadi

Kamis, 19 Februari 2015 | 11:59 WIB
Konsultasi: Jangan Tunggu Banyak Uang untuk Investasi
Ilustrasi: Investasi. (Shutterstock)

Suara.com - Halo Mbak Sari, perkenalkan, saya Enggarwati,
karyawan di salah satu firma hukum di Jakarta. Saya selama ini menanbung dengan cara manual yaitu menambah deposito tiap bulan. Rencananya, saya akan menggunakan deposito saya itu untuk berusaha. Alhamdulillah, jumlah deposito saya sudah hampir Rp100 juta.

Tapi, sekarang saya justru bingung, apakah uang itu digunakan untuk membeli franschise salah satu produk makanan atau saya belikan saham. Saya melihat teman saya bisa berhasil menjalankan usaha salah satu produk makanan franchise, tetapi ada juga teman saya yang juga sukses bermain saham.

Bisakah Mbak Sari memberikan sedikit gambaran tentang cara bermain saham, apakah saya harus belajar terlebih dahulu atau bisa menyewa orang untuk memutar uang saya di pasar saham? Untuk jangka pendek, apakah uang saya punya saat ini sudah bisa untuk bermain saham.

Terima kasih

Salam kenal juga Mbka Enggarwati.

Selamat atas rencana Anda untuk memulai berinvestasi, Kebiasaan Anda selama ini dengan menabung secara rutin merupakan hal yang sangat menggembirakan, karena sudah menyiapkan untuk bekal keuangan di masa depan.

Tujuan investasi adalah to make money work harder than you, hingga Anda tidak perlu bekerja susah payah lagi di kemudian hari. Anda bisa menikmati kerja keras investasi Anda sementara Anda tak perlu bekerja dan bebas melakukan sesuatu yang menjadi hobi, passion, atau cita-cita Anda.  Untuk itu diperlukan instrument investasi yang bisa mengalahkan inflasi. Mengapa?  Karena inflasi dapat menggerus kekayaan Anda. Sebagai gambaran. 5 tahun lalu Anda bisa membeli semangkuk bakso + minuman botol dengan uang Rp. 10.000, tapi saat ini dengan uang yang sama Anda hanya dapat membeli bakso saja
Pertanyaannya adalah, investasi apa yang cocok?

Sebagai seorang pemula yang akan  berinvestasi, tentunya banyak sekali informasi yang didapat yang akhirnya malah membingungkan karena terlalu banyak pilihan yang tersedia.  Saya sarankan mulailah secara bertahap agar Anda bisa belajar dan membiasakan diri dengan ragam bentuk investasi tersebut. Mulailah investasi secara tidak langsung sebelum berinvestasi langsung.

Mulailah dengan Reksadana (mulai dari RD Pendapatan tetapT dan beranjak ke RD Campuran dan RD Saham), lalu ke investasi langsung seperti Obligasi dan Saham hingga menjalankan bisnis sendiri atau bergabung dengan Mitra bisnis.

Perlu disadari tidak semua orang berhasil dalam suatu pilihan investasi, tergantung dari minat, pengetahuan, profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.  Mengikuti pengalaman teman Anda yang berhasil tentu saja bisa membantu Anda belajar dari keberhasilannya, tetapi belum tentu Anda bisa memperoleh hasil yang sama jika tidak punya pengetahuan dalam menjalankannya.

Berikut beberapa tips untuk mulai berinvestasi:
 
- Mulailah sedini mungkin, tidak perlu menunggu dana terkumpul banyak untuk memulai investasi. Semakin awal kita memulai, semakin baik hasilnya.

- Tentukan secara spesifik tujuan investasi Anda, apakah untuk membeli rumah, naik haji, pendidikan anak, dll. Tentukan juga jangka waktu dan target dana yang akan diperoleh. Dengan merencanakan secara spesifik, maka Anda mempunyai tujuan yang bisa terukur.

- Lakukan investasi secara konsisten, misalnya setiap bulan / setiap tahun.

- Pelajari semua alternatif investasi yang tersedia, baik risiko dan historikal imbal hasilnya. Memang tidak  ada kepastian bahwa imbal hasilnya akan sama, tetapi setidaknya bisa menjadi patokan dalam memilih suatu produk investasi.

- Jangan lupa bahwa berlaku high risk, high return. Jadi waspadalah pada penawaran investasi yang memberi keuntungan besar tetapi tanpa risiko.

- Monitor hasil investasi Anda secara periodik untuk mengawasi kinerjanya.  Konsultasikan dengan Manajer Investasi atau Perencana Keuangan untuk strategi investasi tahunan Anda.

- Tingkatkan terus pengetahuan Anda mengenai produk-produk investasi dengan membaca buku-buku atau website mengenai keuangan (salah satunya di : www.kemandirianfinansial.blogspot.com)

Khusus mengenai saham, langkah awal yang dapat dilakukan adalah mendaftarkan diri ke salah satu broker yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (bisa dilihat di www.idx.co.id). Anda akan diminta untuk mengisi formulir dan melengkapi beberapa persyaratan seperti fotocopy KTP ,NPWP, dll.  Tahap selanjutnya adalah menyetorkan sejumlah dana ke rekening Anda di broker tersebut.  Ada 2 pilihan yang bisa Anda ambil:

1. Full Service Brokerage, di mana kita akan dibantu oleh perwakilan yang menempatkan transaksi saham Anda dan memberikan saran serta strategi untuk penempatan saham. Biasanya Anda diminta untuk menempatkan deposit senilai tertentu (minimal Rp. 10 juta)

2, On-line service, investor melakukan transaksi saham sendiri melalui internet di situs perusahaan broker tersebut. Minimum deposit yang diminta lebih ringan, sekitar Rp 1 juta. Biasanya pihak broker menyediakan hasil riset dan analisa yang dapat kita baca.

Dalam melakukan transaksi (jual-beli saham) harus mempunyai perhitungan yang matang, terlebih jika Anda ingin bertindak sebagai trader yang aktif melakukan transaksi. Seorang trader yang hanya mengandalkan intuisi tanpa pengetahuan yang cukup akhirnya hanya menjadi spekulan yang mengira-ngira arah dari fluktuasi saham.  Perlu diperhatikan juga adanya biaya yang dibebankan untuk setiap transaksi, yaitu:

Pembelian = komisi broker + PPN 10%
Penjualan = komisi broker + PPN 10% + pajak 0,1%
Dalam melakukan penjualan, Anda tetap dikenakan pajak atas nilai penjualan Anda tanpa memperdulikan apakah transaksi tersebut untung atau rugi.
Semoga penjelasan ini membantu Anda dalam memulai investasi.

Selamat berinvestasi.

Sari Insaniwati, CFP

PT. Mitra Rencana Edukasi - Perencana Keuangan / Financial Planner 
Website. www.mre.co.id, Portal. Kemandirian Finansial, Blog : Kemandirian Finansial Blog
Fanspage. MreFinancialBusinessAdvisory, Twitter. @mreindonesia
Google+. Kemandirian Finansial, Email. [email protected],
Youtube. Mitra Rencana Edukasi – MRE Indonesia

Visit : Workshop Smart Money Game

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Pendapatan Tembus USD122 Juta, Ekspansi Infrastruktur Kerek Kinerja Positif CDIA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Terkini

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

×