Mila Banana, Camilan Sehat ala drg Wahyudi

Doddy Rosadi

Senin, 02 Maret 2015 | 12:00 WIB
Mila Banana, Camilan Sehat ala drg Wahyudi
Yohanes Wahyudi. (Dok: pribadi)

Suara.com - Camilan pisang cokelat sepertinya sudah bukan hal yang asing lagi. Begitu juga dengan keluarga drg. Yohannes Wahyudi. Pisang cokelat merupakan hidangan utama yang disajikan apabila mereka melakukan ibadah sembahyang lingkungan.

Namun, keluarga besar Yudi – begitu dia biasa dipanggil – tidak terlalu puas dengan pisang cokelat yang mereka beli. Hingga akhirnya diputuskan untuk membuat camilan pisang cokelat sendiri.

“Jadi, sekitar tahun 2005, mama saya mulai membuat pisang cokelat sendiri. Resepnya didapat dari mbak yang bekerja dengan mama saya. Ketika itu saya masih tinggal di Pisangan Lama. Saat pisang cokelat produksi sendiri itu dibawa ke acara sembahyang lingkungan, ternyata animonya luar biasa. Pisang itu langsung habis dalam sekejap,” cerita Yudi.

Pisang cokelat atau piscok yang dibuat pertama kali bukan yang berisi cokelat justru pisang dengan rasa caramel. Ketika pisang dengan rasa caramel itu berhasil memuaskan konsumennya, Yudi mulai membuat pisang cokelat.

“Awalnya saya menerima pesanan dari teman-teman secara cuma-cuma. Tetapi, lama kelamaan kok semakin banyak yang pesan. Akhirnya, saya memutuskan untuk menjual pisang cokelat ini pada Maret 2014,” jelasnya.

Sebelum mengkomersilkan pisang cokelat itu, Yudi selalu melayani pesanan teman-temannya dengan cara meminjamkan Tupperware miliknya. Dengan catatan, tupperware itu harus dikembalikan lagi.



Saat memutuskan untuk menjual pisang cokelat itu, Yudi memutuskan untuk memberi nama Mila Banana. Mila diambil dari nama depan kedua anaknya yaitu Milo dan Lana. Yudi bukan hanya membeli sendiri bahan-bahan untuk pembuatan piscok itu, tetapi juga ikut membantu dan mengawasi proses pembuatan di dapur.

“Saya dibantu oleh dua asisten rumah tangga, yang sebelumnya sudah diberi ilmu oleh mbak dari mama saya tentang cara membuat pisang cokelat yang enak. Pisang yang saya pakai adalah pisang yang rasanya manis. Sedangkan bahan lainnya saya hanya menggunakan yang ada di dapur,” katanya.

Harga satu piece pisang cokelatnya itu Rp3.000 hingga Rp4.000. Minimal pemesanan adalah 20 pieces. Yudi mempromosikan Mila Banana lewat akun Facebook-nya dan juga Path.

“Responnya luar biasa, banyak teman-teman saya yang pesan. Karena tidak ada stock, maka biasanya saya selalu beritahu bahwa pemesanan minimal dilakukan 2-3 hari sebelumnya. Ketika sudah jadi, biasanya saya sendiri yang mengantarkan kepada pemesan. Sebagian besar pemesan tinggal di sekitar rumah saya di Rawamangun atau terkadang bertemu di tengah jalan yang sejalan dengan rute perjalanan saya ke rumah sakit tempat saya bekerja di wilayah Jakarta Barat,” katanya.

Yudi menambahkan, perbedaan pisang cokelat buatannya dengan pisang cokelat lainnya adalah proses pembuatan yang higienis dan tidak berminyak. Karena, setelah selesai digoreng maka piscok itu ditiriskan hingga sama sekali tidak berminyak lagi.

“Jadi, saya bisa katakan bahwa Mila Banana ini adalah camilan sehat. Saya mengawasi langsung proses pembuatannya yang higienis. Pesanan yang saya terima juga semakin banyak. Dalam sehari, pesanan terbanyak itu 250 pieces. Saya perlu empat tandan pisang untuk memproduksi 250 pieces. Selain rasanya yang enak, para pembeli biasanya bilang kalau harganya juga tidak terlalu mahal,” ungkapnya.

Mila Banana sudah hampir berusia satu tahun. Usaha yang dimulai dari hobi ini ternyata sudah mendapatkan respon yang positif dari konsumen. Dengan modal kurang dari Rp200 ribu, Yudi sudah bisa menghasilkan omset Rp1,5 juta per bulan. Yudi punya keinginan untuk bisa mempunyai kurir sendiri untuk mengantarkan pesanan kepada pelanggan.



“Selain itu, sepertinya saya juga harus punya supplier khusus untuk pisang sehingga ketika ada banyak pesanan saya tidak harus putar-putar di pasar,” jelasnya.

Ingin merasakan lezatnya camilan sehat ala drg Wahyudi? Anda bisa memesannya lewat akun Facebook, Yohanes Wahyudi atau lewat WhatsApp di nomor 081908306981. Ada empat rasa yang bisa dipesan yaitu pisang isi cokelat, caramel, keju dan campuran ketiganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ESDM dan MHU Kerahkan Tim ERT ke Manggarai, Kirim Bantuan Logistik

ESDM dan MHU Kerahkan Tim ERT ke Manggarai, Kirim Bantuan Logistik

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Kronologi Penemuan Mayat Membusuk di Ruang Roda Pesawat Asal Tokyo

Kronologi Penemuan Mayat Membusuk di Ruang Roda Pesawat Asal Tokyo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Sejumlah Gerbang Tol Sempat Ditutup Imbas Demo DPR, Kini Dibuka dan Lalu Lintas Normal

Sejumlah Gerbang Tol Sempat Ditutup Imbas Demo DPR, Kini Dibuka dan Lalu Lintas Normal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:13 WIB

Harga Emas Melesat 7,5 Persen dalam Sebulan, Saatnya Borong atau Jual?

Harga Emas Melesat 7,5 Persen dalam Sebulan, Saatnya Borong atau Jual?

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Kebutuhan Rumah Capai 9,29 Juta Unit, Pemerintah Andalkan KPR Bunga Mulai 2,75 Persen

Kebutuhan Rumah Capai 9,29 Juta Unit, Pemerintah Andalkan KPR Bunga Mulai 2,75 Persen

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:56 WIB

Tersedia Anggaran Rp515 Miliar, Perbaikan Sektor Pertanian di Aceh Pasca-Bencana Diminta Dikebut

Tersedia Anggaran Rp515 Miliar, Perbaikan Sektor Pertanian di Aceh Pasca-Bencana Diminta Dikebut

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:49 WIB

Review Serial Tires Season 2: Ketika Kegagalan Bisnis Dihadapi dengan Humor

Review Serial Tires Season 2: Ketika Kegagalan Bisnis Dihadapi dengan Humor

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus

Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Karhutla Menggila di Kalteng, 7.634 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Menggila di Kalteng, 7.634 Hektare Lahan Terbakar

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Terkini

ESDM dan MHU Kerahkan Tim ERT ke Manggarai, Kirim Bantuan Logistik

ESDM dan MHU Kerahkan Tim ERT ke Manggarai, Kirim Bantuan Logistik

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Kronologi Penemuan Mayat Membusuk di Ruang Roda Pesawat Asal Tokyo

Kronologi Penemuan Mayat Membusuk di Ruang Roda Pesawat Asal Tokyo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Perbedaan Rice Cooker, Slow Cooker, dan Pressure Cooker, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Perbedaan Rice Cooker, Slow Cooker, dan Pressure Cooker, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Sejumlah Gerbang Tol Sempat Ditutup Imbas Demo DPR, Kini Dibuka dan Lalu Lintas Normal

Sejumlah Gerbang Tol Sempat Ditutup Imbas Demo DPR, Kini Dibuka dan Lalu Lintas Normal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:13 WIB

Harga Emas Melesat 7,5 Persen dalam Sebulan, Saatnya Borong atau Jual?

Harga Emas Melesat 7,5 Persen dalam Sebulan, Saatnya Borong atau Jual?

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Kebutuhan Rumah Capai 9,29 Juta Unit, Pemerintah Andalkan KPR Bunga Mulai 2,75 Persen

Kebutuhan Rumah Capai 9,29 Juta Unit, Pemerintah Andalkan KPR Bunga Mulai 2,75 Persen

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:10 WIB

5 Pasang Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim, Bisa Sering Bentrok

5 Pasang Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim, Bisa Sering Bentrok

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Review Serial Tires Season 2: Ketika Kegagalan Bisnis Dihadapi dengan Humor

Review Serial Tires Season 2: Ketika Kegagalan Bisnis Dihadapi dengan Humor

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Karhutla Menggila di Kalteng, 7.634 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Menggila di Kalteng, 7.634 Hektare Lahan Terbakar

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:56 WIB

×