Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

2018, Blok Mahakam 100 Persen Dikelola Pertamina

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 10 April 2015 | 16:37 WIB
2018, Blok Mahakam 100 Persen Dikelola Pertamina
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (Antara)

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan pengelolaan lapangan minyak dan gas di Blok Mahakam, Kutai, Kalimantan Timur, diserahkan kepada PT Pertamina (persero). Hal ini lantaran kontrak pengelolaannya dari Total E&P Indonesie dan Inpex Corp akan berakhir pada 2017.

Penyelesaian kontrak kerja sama Blok Mahakam terus berlanjut dan pada pekan depan rencananya Head of Agreement (HoA) akan ditandatangani oleh PT Pertamina, PT Total E&P Indonesia dan PT Inpex, sebagai payung hukum proses transisi blok tersebut.

“Mungkin transisi dianggap terlalu tajam. Tapi memang Pertamina harus masuk secepat mungkin untuk memahami data, SDM dan aspek teknik sehingga pada 1 Januari 2018 sudah siap sebagai operator baru,” kata Menteri ESDM Sudirman Said di Kementerian ESDM, Jumat (10/4/2015).

Setelah HoA ditandatangani, kedua pihak akan menyepakati tahapan-tahapan transisi yang diharapkan bisa rampung dalam dua tahun, sehingga pada Januari 2018 sudah dapat dilakukan penandatanganan kontrak kerja sama baru dengan porsi kepemilikan 50:50.

Sudirman menjelaskan sejauh ini perundingan antara pemerintah, Total, dan Inpex berjalan dengan baik. Pemerintah juga telah memberikan penjelasan kepada Total dan Inpex bahwa Pertamina akan menjadi operator mulai 1 Januari 2018 dan semua pihak diminta melakukan persiapan. Interaksi dengan seluruh pihak telah dilakukan sejak November 2014.

“Ada dialog-dialog yang dilakukan supaya jalannya lebih smooth,” tambah Sudirman.

Lebih lanjut, dia menjelaskan sejak tahun 2009, Pertamina telah mengajukan minat menjadi operator Blok Mahakam, tetapi tidak ada keputusan. Selanjutnya pada November 2014 dilakukan pembukaan data dan pada Februari 2015, perusahaan pelat merah itu menyerahkan proposalnya. Dari hasil evaluasi, Pertamina dinilai siap menjadi operator.

Terkait perpanjangan Blok Mahakam ini, pemerintah telah menetapkan target-target, antara lain secara formal pada 1 Januari 2018 Pertamina harus menjadi operator dan memiliki saham mayoritas, proses produksi migas tidak terganggu serta seluruh SDM harus dipertahankan.

Mengutip dari data SKK Migas, Blok dengan cadangan migas terbesar nasional ini sudah dieksplorasi sejak 1967 dengan cadangan (gabungan cadangan terbukti dan cadangan potensial atau dikenal dengan istilah 2P) awal yang ditemukan saat itu sebesar 1,68 miliar barel minyak dan gas bumi sebesar 21,2 triliun kaki kubik (TCF).

Menurut SKK Migas, pada akhir maka kontrak tahun 2017 Blok ini diperkirakan masih menyisakan cadangan 2P minyak sebesar 131 juta barel dan cadangan 2P gas sebanyak 3,8 TCF pada tahun 2017. Dari jumlah tersebut diperkirakan sisa cadangan terbukti (P1) gas kurang dari 2 TCF.

Dalam jangka panjang, Sudirman Said mengharapkan Blok Mahakam dapat memenuhi komitmen baik domestik maupun internasional. Diharapkan pula Pertamina dapat berpartner dengan Total E&P sehingga mendapat kesempatan masuk ke blok-blok Total di luar negeri.

“Itu kalau Total dianggap sebagai aspek strategis oleh Pertamina,” tambahnya.

Target terakhir, pemerintah akan memberikan tempat bagi daerah melalui participating interest. Seperti diketahui, Blok Mahakam adalah salah satu dari 17 kontrak migas yang akan berakhir di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB