BBM Baru Petralite Berisiko Meningkatkan Impor Minyak

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 17 April 2015 | 17:33 WIB
BBM Baru Petralite Berisiko Meningkatkan Impor Minyak
Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyambut baik rencana PT Pertamina untuk menerbitkan produk bensin jenis Petralite yang bakal menggantikan bensin jenis Premium.

Menurut Sofyan, jika ini dilakukan dengan serius maka Pertamina dapat mengurangi ketergantungan Indonesia megimpor minyak mentah untuk bahan bakar seperti Premium dan Pertamax. Namun, jika tidak berhasil maka keberadaan Pertalite malah berpotensi menambah impor.

 Sofyan mengatakan, mengatakan banyak tantangan yang harus dihadapi oleh PT Pertamina (Persero) untuk menerbitkan produk bensin jenis Pertalite. Salah satunya adalah terbatasnya kilang milik Pertamina serta adanya potensi impor.

“Sulit untuk memproduksi bensin Pertalite dengan RON 91-92, karena untuk memproduksinya lebih intensif dibandingan dengan produksi Premium selama ini,” katanya saat dijumpai di kantor Kementerian Perekonomian, Jumat (17/4/2015).

Sofyan menduga, jika Pertamina tidak mampu memproduksi Pertalite dalam negeri, maka Pertamina harus mengimpor dari luar negeri.

"Kalau kita mau hilangkan RON 88, maka terpaksa kita tutup semua kilang. Implikasinya kalau kita tutup kilang kita, kita terpaksa impor produk-produk itu yang sudah jadi 100 persen," jelasnya.

Menurut Sofyan, hal itu lah yang menjadi dilema Pemerintah dan Pertamina. Jika Pemerintah mengijinkan Pertamina untuk impor lebih banyak tahun ini, dikhawatirkan akan memperlebar defisit neraca transaksi berjalan.

"Tapi saya pikir secara besar, (impor) jangka pendek-menengah tidak apa-apa. Jadi walaupun belum kita tutup kilang tua, kilang kita bisa produksi 100 ribu barel per hari begitu kita tutup, kita harus impor 100 ribu juga," katanya.

 Sebelumnya, manajemen Pertamina menyatakan produk baru bahan bakar minyak (BBM) Pertalite akan dilego di kisaran Rp 7.300 per liter sampai Rp 8.600 per liter.

Nantinya, penetapan harga Pertalite bakal mengikuti mekanisme pasar seperti halnya penjualan produk Pertamax.

 Berdasarkan hitungan  manual suara.com, jika Pertamina benar-benar meluncurkan BBM Pertalite pengganti Premium ini maka, Pertamina tidak lagi mengimpor minyak mentah dengan harga 70 dollar AS/ barel melainkan membeli minyak mentah seharga 50 dollar AS/ barrel. Maka dengan kata lain, Indonesia akan menghemat anggaran impor bahan bakar minyak sebesar Rp 44,1 triiun.   

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Jalan Tol, Petralite Akan Diujicoba di Jakarta Pusat

Selain Jalan Tol, Petralite Akan Diujicoba di Jakarta Pusat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 15:30 WIB

Bertekad Kurangi Impor Premium, Ini Kiat Pemerintah

Bertekad Kurangi Impor Premium, Ini Kiat Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 14:49 WIB

BBM Baru Pertamina Petralite Tak Disubsidi Pemerintah

BBM Baru Pertamina Petralite Tak Disubsidi Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 14:36 WIB

Ini Dia Harga Pertalite, BBM Pengganti Premium

Ini Dia Harga Pertalite, BBM Pengganti Premium

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 13:09 WIB

Terkini

PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League

PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Real Madrid Pecundangi Barcelona di Camp Nou, Jose Mourinho Umbar Luka Lama

Real Madrid Pecundangi Barcelona di Camp Nou, Jose Mourinho Umbar Luka Lama

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:49 WIB

5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior

5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:49 WIB

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim

298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Program 25 Juta Rekening Bansos Rawan Potongan Liar hingga Politisasi

Program 25 Juta Rekening Bansos Rawan Potongan Liar hingga Politisasi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:45 WIB

OJK Respons Pernyataan Wail Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri

OJK Respons Pernyataan Wail Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir

Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kaiju No. 8 Tutup Cerita Anime Lewat Film The Final Mission, Tayang 2027

Kaiju No. 8 Tutup Cerita Anime Lewat Film The Final Mission, Tayang 2027

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:37 WIB

×