Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Menlu Buka Pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular

Siswanto, Erick Tanjung

Minggu, 19 April 2015 | 11:33 WIB
Menlu Buka Pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi (Antara)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi membuka pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia sebagai bagian dari rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika tahun 2015.

"Saya dengan ini menyatakan Pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular dan Konferensi Asia Afrika ke-60 dibuka," kata Menlu Retno di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu (19/4/2015).

Menurut dia, Kerja Sama Selatan-Selatan sangat penting karena merupakan suatu manifestasi solidaritas antarnegara-negara berkembang.

"Namun, kita tidak hanya berbicara tentang Kerja Sama Selatan-Selatan. Kita perlu melangkah lebih jauh. Oleh karena itu, kami mengundang para mitra pembangunan untuk memperkuat kerja sama ini, yang kita sebut dengan Kerja Sama Triangular," ujar dia.

Menlu mengatakan Indonesia sejauh ini telah mendapatkan kepercayaan yang sangat tinggi dari dunia internasional dalam upaya memperkuat atau meningkatkan kerja sama Selatan-Selatan.

Retno mengatakan upaya penguatan kerja sama tersebut dilakukan dengan melaksanakan program-program pembangunan kapasitas bagi negara-negara berkembang.

Dia lebih lanjut menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia telah melaksanakan 400 program pelatihan dengan melibatkan 4.400 peserta dari 99 negara, baik dari Asia, Pasifik, Afrika, dan Amerika Latin.

"Indonesia sangat berkomitmen untuk memperkuat Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular. Oleh karena itu, pada 2010 Indonesia membentuk Badan Koordinasi Nasional untuk Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular," ungkap dia.

Pameran Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular merupakan salah satu acara pendamping dalam rangkaian pelaksanaan KAA yang berlangsung dari 19 April hingga 24 April.

Rangkaian acara pertemuan KAA dan Peringatan 60 tahun KAA yang diselenggarakan di Jakarta dan Bandung yakni pada 19 April diadakan pertemuan pejabat tingkat tinggi (Senior Official Meeting) kawasan Asia-Afrika dan pertemuan tingkat menteri pada 20 April.

Pada 21-22 April, diselenggarakan Pertemuan Puncak Bisnis Kawasan Asia-Afrika (Asia-Africa Business Summit).

KTT hari pertama digelar 22 April. KTT hari kedua pada 23 April dan direncanakan akan ada jamuan makan malam oleh Presiden Joko Widodo untuk para kepala negara.

Pada 24 April, hari terakhir rangkaian pelaksanaan KAA, akan dilakukan Historical Walk (napak tilas) KAA oleh para kepala negara di Bandung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Larang Olahraga di Bundaran HI, Tapi Warga Tak Peduli

Polisi Larang Olahraga di Bundaran HI, Tapi Warga Tak Peduli

News | Minggu, 19 April 2015 | 11:17 WIB

Situasi Lalu Lintas Siang Ini di Dalam Kota dan Arah Bandara

Situasi Lalu Lintas Siang Ini di Dalam Kota dan Arah Bandara

News | Minggu, 19 April 2015 | 10:47 WIB

Petugas Dikerahkan Cegah PSK Jajakan Diri Selama KAA di Jakarta

Petugas Dikerahkan Cegah PSK Jajakan Diri Selama KAA di Jakarta

News | Kamis, 16 April 2015 | 14:39 WIB

KTT Asia Afrika, Anggota Polda Jabar Diperintahkan Cukur Rambut

KTT Asia Afrika, Anggota Polda Jabar Diperintahkan Cukur Rambut

News | Selasa, 14 April 2015 | 14:46 WIB

Terkini

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:19 WIB

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:11 WIB

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:09 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB

×