Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 29 Juni 2026 | 09:11 WIB
Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS
Iustrasi harga minyak dunia. [Pexels]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia naik pada 29 Juni 2026 akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.
  • Eskalasi serangan di Selat Hormuz menyebabkan gangguan pengiriman energi dan menghambat pemulihan pasokan minyak dari wilayah tersebut.
  • Arab Saudi melanjutkan aktivitas pemuatan di terminal Ras Tanura meski kendala teknis dan infrastruktur masih membatasi kapasitas produksi global.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia bergerak naik pada perdagangan Senin 29 Juni 2026 dipicu aksi saling serang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Timur Tengah.

Eskalasi tersebut mengancam kesepakatan damai sementara kedua negara serta kembali menghambat jalur pengiriman energi di Selat Hormuz.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent naik 52 sen atau 0,67 persen ke level 72,51 dolar AS per barel pada pukul 23.13 GMT (06.13 WIB).

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terkerek 71 sen atau 1,03 persen ke posisi 69,94 dolar AS per barel.

Kenaikan ini membalikkan tren pekan lalu, di mana Brent sempat anjlok 10,6 persen akibat lonjakan volume pengiriman minyak mentah melalui Selat Hormuz ke level tertinggi sejak konflik AS- Israel dengan Iran pecah pada Februari lalu.

Namun, arus lalu lintas kapal kembali tersendat menyusul serangan baru terhadap sejumlah kapal tanker sejak Kamis, termasuk kapal tanker yang terafiliasi dengan Qatar.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
Ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Insiden tersebut memicu serangan balasan dari AS dan Iran, yang menjadi eskalasi terburuk sejak kedua pihak menandatangani kesepakatan damai sementara.

"Pasar kemungkinan akan mengevaluasi kembali asumsi terkait percepatan pemulihan pasokan minyak dari Teluk Persia," tulis analis dari bank ANZ dalam catatan risetnya.

Di sisi lain, laporan dari Axios pada hari Minggu menyebutkan bahwa Iran dan AS telah sepakat untuk menghentikan perselisihan terbaru mereka di Teluk dan akan memperbarui perundingan di Qatar terkait sengketa Selat Hormuz.

baca juga

Langkah ini dinilai, menahan kenaikan harga minyak lebih lanjut, meskipun pihak Reuters belum bisa memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Dari sisi pasokan, raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, telah melanjutkan aktivitas pemuatan minyak mentah di terminal Ras Tanura sejak Jumat lalu, setelah sempat terhenti selama hampir empat bulan.

Langkah ini diambil di tengah upaya para produsen Timur Tengah menggenjot produksi dan ekspor menjelang pemberlakuan kesepakatan damai. Kendati demikian, analis ANZ menyebut bahwa aliran fisik minyak masih menghadapi kendala teknis di lapangan.

"Meskipun kesepakatan AS - Iran menjadi titik balik bagi pasar minyak, aliran fisik di lapangan masih terhambat oleh antrian kapal tanker, kerusakan infrastruktur, dan penutupan fasilitas produksi. Setidaknya butuh waktu hingga akhir tahun agar pasokan bisa mendekati level sebelum konflik," jelas analis ANZ.

Aktivitas pemuatan di terminal Ras Tanura milik Aramco dilaporkan tetap berjalan, meskipun sebuah helikopter milik perusahaan jatuh di wilayah tersebut pada hari Minggu kemarin.

Insiden itu menewaskan 14 warga negara Arab Saudi, dan kantor berita negara melaporkan bahwa penyebab kecelakaan masih belum diketahui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif

Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:05 WIB

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:24 WIB

Terkini

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:09 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:56 WIB

Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina

Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:55 WIB

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:42 WIB

Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney

Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:20 WIB

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:57 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:24 WIB

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

×