Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Melamban

Esti Utami, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 05 Mei 2015 | 18:53 WIB
Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Melamban
Pembangunan di Jakarta. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2015 hanya 4,7 persen year on year (yoy) atau melambat bila dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yakni 5,14 persen.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, untuk quartal to quartal (QtQ) pertumbuhan ekonomi turun 0,18 persen. Menurutnya, ada beberapa faktor yang menentukan atau memengaruhi kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia ini.

"Angka 4,7 persen itu ada tiga pengaruhnya ke pertumbuhan ekonomi kita, paling utama negara-negara tujuan ekspor/impor (partner Indonesia) yang cukup dominan seperti Cina pertumbuhan ekonominya menurun dari 7,4 persen ke 7 persen. Kemudian Singapura yang turun dari 4,9 persen ke 2,1 persen. Itu yang memengaruhi," terang Suryamin di kantor BPS, Selasa (5/5/2015).

Selain itu ada faktor lainnya yang mengakibatkan melambatnya laju pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni faktor produksi dan faktor pengeluaran yang dinilai Suryamin membuat ekonomi di Indonesia semakin terpuruk.

Suryamin menjelaskan, jika dilihat dari sisi produksi maka bisa dilihat produksi pangan yang menurun akibat mundurnya musim tanam beberapa waktu lalu. Selain iu, produksi minyak mentah dan batu bara juga mengalami penurunan sehingga industri kilang minyak juga menurun.

"Distribusi perdagangan juga melambat karena menurunnya suplai barang impor. Serta kinerja konstruksi melambat terkait dengan terlambatnya realisasi belanja infrasruktur," jelasnya.

Selain itu, harga minyak dunia yang melemah setiap saat dan belum ada tanda-tanda penguatan kembali meskipun tahun sudah berganti, juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2015.

"Ekspor impor yang juga turun pada triwulan I/2015 dibanding triwulan I/2014. Itu berpengaruh pada impor bahan bangunan. Nah tiga itu adalah poin yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi triwulan I ini, angkanya terus turun melandai sejak 2011," ungkapnya.

Menurutnya, sektor yang paling memengaruhi pertumbuhan ekonomi, adalah pertanian, kehutanan dan perikanan, yang tumbuh 14,63 persen. Kedua, sektor informasi dan komunikasi yang tumbuh 3,06 persen.

"Ini karena memang ada peningkatan penggunaan telepon seluler, meningkatnya pelayanan data dan pengguna internet. Walaupun ini share-nya ke PDB kecil. Ketiga, jasa perusahaan yang tumbuh 2,24 persen. Ini kebanyakan perusahaan yang sering melakukan iklan dan sebagainya," kata Suryamin.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, lanjut dia, disebabkan karena semua pengeluaran konsumsi rumah tangga melambat, kecuali untuk makanan, minuman, dan tembakau serta perumahan dan perlengkapan rumah tangga.

Pengeluaran konsumsi pemerintah juga ikut melambat karena pertumbuhan belanja barang yang melambat. Demikian juga realisasi belanja pemerintah lebih rendah dibanding realisasi belanja di kuartal I-2014.

"Belanja pemerintah kuartal pertama tahun ini lebih rendah 50 persen dari periode yang sama tahun kemarin," jelasnya.

Selain itu, sisi pengeluaran juga dipengaruhi impor barang modal yang menurun, terutama untuk barang modal jenis alat angkutan dan mesin. Selain itu industri mesin domestik juga turun. Sri menambahkan, ekspor barang pun terkontraksi akibat turunnya harga komoditas serta melambatnya perekonomian negara mitra dagang utama Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton

Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 14:11 WIB

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen

KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:02 WIB

Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026

Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 13:53 WIB

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI: 5,2% di 2025, 5,4% pada 2026

Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI: 5,2% di 2025, 5,4% pada 2026

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:17 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Sebenarnya Ekonomi Indonesia Tertahan di Awal Tahun

Purbaya Ungkap Alasan Sebenarnya Ekonomi Indonesia Tertahan di Awal Tahun

Video | Minggu, 30 November 2025 | 16:33 WIB

Purbaya Sebut Ekonomi RI Lambat 8 Bulan Pertama 2025 karena Salah Urus, Sindir Sri Mulyani?

Purbaya Sebut Ekonomi RI Lambat 8 Bulan Pertama 2025 karena Salah Urus, Sindir Sri Mulyani?

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 16:52 WIB

ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Menjadi di Bawah 5 Persen

ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Menjadi di Bawah 5 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 15:39 WIB

Di Balik Angka Pertumbuhan 5 Persen: Prabowo Ungkap Realitas Pahit Petani, Nelayan, dan Guru

Di Balik Angka Pertumbuhan 5 Persen: Prabowo Ungkap Realitas Pahit Petani, Nelayan, dan Guru

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 15:43 WIB

Terkini

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:10 WIB

×