ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Menjadi di Bawah 5 Persen

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Rabu, 01 Oktober 2025 | 15:39 WIB
ADB Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Menjadi di Bawah 5 Persen
ADB merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 menjadi 4,9 persen dari 5 persen. Foto: Suasana gedung bertingkat perkantoran di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Bank Pembangunan Asia atau ADB merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi di bawah 5 persen pada tahun ini.
  • Perang dagang dan melemahnya permintaan menyebabkan melambatnya pertumbuhan.
  •  ADB menyarankan negara-negara berkembang Asia, termasuk Indonesia untuk terus mempromosikan pengelolaan ekonomi makro yang baik, keterbukaan, dan integrasi regional.

Suara.com - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dari 5 persen menjadi 4,9 persen. Dalam laporannya ADB juga memangkas proyeksi untuk 2026 dari 5,1 persen menjadi 5 persen.

ADB, dalam laporannya pekan ini, mengatakan revisi tersebut dibuat setelah melihat melemahnya permintaan global dan meningkatnya ketidakpastian perdagangan.

Kepala Ekonom ADB, Albert Park mengatakan pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sejalan dengan turunnya perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk keseluruhan kawasan ASEAN dari 4,7 persen menjadi 4,3 persen untuk 2025 dan 2026.

Lebih lanjut Albert mengatakan pemangkasan pertumbuhan ekonomi Indonesia disebabkan oleh dampak negatif tarif impor Amerika Serikat. Apalagi, tarif dagang AS telah ditetapkan pada tingkat paling tinggi sepanjang sejarah dan ketidakpastian perdagangan global tetap tinggi.

"Tarif yang lebih tinggi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan meningkatnya ketidakpastian perdagangan. Inflasi akan terus menurun menjadi 1,7 persen tahun ini di tengah penurunan harga pangan dan energi, sebelum meningkat sedikit menjadi 2,1 persen tahun depan seiring dengan normalisasi harga pangan," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Dia pun menyarankan pertumbuhan di negara-negara berkembang Asia, termasuk Indonesia untuk terus mempromosikan pengelolaan ekonomi makro yang baik, keterbukaan, dan integrasi regional yang lebih lanjut.

Pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara diproyeksikan sebesar 4,3 persen untuk tahun 2025 dan angka yang sama untuk tahun 2026 turun 0,4 poin persentase per tahun dibandingkan dengan proyeksi bulan April.

Sedangkan, proyeksi pertumbuhan untuk Kaukasus dan Asia Tengah sedikit naik untuk tahun ini menjadi 5,5 persen, sementara proyeksi untuk tahun depan dipangkas sebesar 0,1 poin menjadi 4,9 persen, terutama karena penurunan produksi minyak dan gas di beberapa negara di subkawasan ini.

Untuk perekonomian di Pasifik, proyeksi pertumbuhan telah dinaikkan 0,2 poin menjadi 4,1 persen tahun ini di tengah peningkatan output pertambangan.

baca juga

Risiko utama bagi prospek negara-negara berkembang di Asia dan Pasifik meliputi ketidakpastian yang berkelanjutan seputar kebijakan perdagangan AS, khususnya mengenai kemungkinan tarif sektoral untuk semikonduktor dan farmasi, serta negosiasi perdagangan AS - China yang belum terselesaikan.

Ketegangan geopolitik yang berkelanjutan, potensi penurunan lebih lanjut di pasar properti China, dan kemungkinan volatilitas pasar keuangan juga dapat memengaruhi prospek kawasan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:57 WIB

Ekonom Bank Mandiri: Perekonomian Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,96 Persen di 2025

Ekonom Bank Mandiri: Perekonomian Indonesia Diprediksi Tumbuh 4,96 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:06 WIB

Di Balik Angka Pertumbuhan 5 Persen: Prabowo Ungkap Realitas Pahit Petani, Nelayan, dan Guru

Di Balik Angka Pertumbuhan 5 Persen: Prabowo Ungkap Realitas Pahit Petani, Nelayan, dan Guru

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 15:43 WIB

OECD Ramal Ekonomi Indonesia Merosot 4,7 Persen, Pengangguran Naik Tipis di 2025

OECD Ramal Ekonomi Indonesia Merosot 4,7 Persen, Pengangguran Naik Tipis di 2025

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 07:57 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat, Hanya Tumbuh 4,87% pada Triwulan I 2025

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat, Hanya Tumbuh 4,87% pada Triwulan I 2025

Foto | Selasa, 06 Mei 2025 | 20:30 WIB

Resep Jitu Ekonomi 8 Persen, Prabowo Disarankan Tiru Strategi Orde Baru

Resep Jitu Ekonomi 8 Persen, Prabowo Disarankan Tiru Strategi Orde Baru

News | Rabu, 25 Desember 2024 | 18:49 WIB

Terkini

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

×