KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen

Dicky Prastya Suara.Com
Rabu, 28 Januari 2026 | 10:02 WIB
KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen
(Kiri-kanan) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • KSSK memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 mencapai 5,4 persen didorong oleh permintaan domestik yang kuat.
  • Peningkatan investasi pada 2026 akan difasilitasi Danantara dan perbaikan iklim investasi melalui Satgas P2SP.
  • Pertumbuhan ekonomi global dipengaruhi kebijakan tarif impor AS serta perlambatan ekonomi Tiongkok, Jepang, dan India.

Suara.com - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2026 mencapai 5,4 persen secara tahun ke tahun atau year on year (YoY).

"Pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat menjadi 5,4 persen," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Menkeu Purbaya menyebut kalau pertumbuhan ekonomi RI 2026 itu akan ditopang kenaikan permintaan domestik yang sejalan dengan berbagai sinergi kebijakan dari Pemerintah dan lembaga anggota KSSK lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Nantinya, Purbaya mengatakan kalau investasi turut diperkuat lewat Danantara selaku pengungkit investasi swasta, termasuk di bidang hilirisasi sumber daya alam (SDA). Iklim investasi juga akan diperbaiki berkat adanya Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah atau Satgas P2SP.

Di sisi lain KSSK juga menyoroti pertumbuhan ekonomi dunia global yang masih akan dipengaruhi oleh dampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) dan kerentanan rantai prospek global.

Purbaya mengatakan kalau prospek perekonomian AS bakal membaik berkat dorongan investasi di sektor teknologi termasuk artificial intelligence (AI) dan stimulus fiskal berupa pengurangan pajak.

Sementara itu pertumbuhan ekonomi Jepang, Tiongkok, dan India pada tahun 2026 diperkirakan melambat akibat pelemahan permintaan domestik dan ekspor.

"Ketidakpastian pasar keuangan global juga meningkat terutama dipicu oleh ketegangan perang dagang serta meluasnya eskalasi tensi geopolitik," jelasnya.

Baca Juga: Purbaya Mau Obrak-abrik Bea Cukai dan Pajak, 5 Pejabat Akan Dicopot

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI