Menko: Maluku Segera Ditetapkan jadi Lumbung Ikan Nasional

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2015 | 00:09 WIB
Menko: Maluku Segera Ditetapkan jadi Lumbung Ikan Nasional
Puluhan kapal eks asing berlabuh di Teluk Ambon, Maluku, pada awal Maret 2015. (Antara/Embong Salampessy)

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Indroyono Soesilo menegaskan, pemerintah pusat akan segera menetapkan Provinsi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN).

"Perjuangan Maluku untuk menjadi LIN akan segera terwujud. Hanya tinggal dua tahapan lagi, dan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikannya," kata Indroyono Susilo, di Ambon, Senin (25/5/2015).

Indroyono sendiri kali ini berada di Ambon untuk membuka diskusi publik bertema "Sinergitas Kebijakan untuk Mendorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Maritim", yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku, serta melibatkan empat provinsi kawasan timur yakni Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Menurut Menko, untuk status LIN Maluku, hanya tersisa dua tahap yakni pembahasan lintas sektoral pada tingkat pemerintah pusat. Jika itu tuntas, maka Maluku akan disahkan sebagai Lumbung Ikan Nasional di Tanah Air.

Menurut Indroyono pula, kekayaan sumber daya hayati laut tidak bisa dipungkiri sangat besar dan potensial, serta menjadi salah satu sektor unggulan penyumbang devisa bagi negara selama ini.

"Karena itu, masyarakat Maluku tidak perlu khawatir, karena pemerintahan Presiden Joko Widodo akan memberikan porsi LIN kepada Maluku," tambahnya.

Indroyono mengakui, perjuangan Maluku memperoleh pengakuan sebagai LIN telah mendapatkan legitimasi pemerintah sejak di bawah kepemimpinan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sementara finalisasi penetapan LIN, kini menurutnya telah masuk dalam skala prioritas untuk dibahas pemerintah pusat, dengan melibatkan semua kementerian terkait.

"Bapak Presiden Joko Widodo sendiri telah merespons pembahasan ini, dan telah meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk melakukan rapat koordinasi, sekaligus mencari terobosan baru terhadap pokok bahasan LIN," katanya.

Indroyono pun meminta pemerintah dan masyarakat Maluku untuk bersabar menunggu hasil pembicaraan dan pembahasan itu, yang akan dilakukan bersama Presiden Jokowi di Jakarta dalam waktu dekat. Menko sendiri meminta Pemprov Maluku untuk membuat program terobosan baru, sebagai bentuk persiapan guna menindaklanjuti penetapan daerah ini sebagai LIN, di antaranya dengan membuat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pengelolaan potensi sumber daya kelautan dan perikanan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa 5,0 Skala Richter Guncang Maluku

Gempa 5,0 Skala Richter Guncang Maluku

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 08:44 WIB

Alam Maluku Memang Eksotis, tapi Sayang Minim Transportasi

Alam Maluku Memang Eksotis, tapi Sayang Minim Transportasi

Lifestyle | Rabu, 25 Februari 2015 | 04:15 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB