Wapres: Infrastruktur Listrik di Poso untuk Tegakkan Perdamaian

Liberty Jemadu

Rabu, 17 Juni 2015 | 04:15 WIB
Wapres: Infrastruktur Listrik di Poso untuk Tegakkan Perdamaian
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah mengutamakan pembangunan infrastruktur energi listrik untuk menyokong kemajuan dan perdamaian Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

"Dari semua unsur kalau kita mau bangun industri, ingin bangun pertambangan, kerajinan, maka semua butuh listrik. Tidak ada yang tidak," kata Kalla yang ditemui di Desa Sulewana, Kabupaten Poso pada Selasa (16/6/2015).

Kalla mengatakan, pembangunan infrastruktur energi tidak hanya akan memenuhi kebutuhan listrik Poso saja, melainkan juga wilayah Sulawesi Tengah. Wapres mengatakan, untuk membangun daerah bekas konflik, maka harus dibangun baik dari sektor pendidikan, ekonomi serta infrastruktur.

"Karena itulah listrik yang kita dirikan untuk kemajuan di daerah ini agar industri berjalan, ekonomi berjalan, masyarakat berjalan sehingga tidak timbul masalah-masalah sosial di masyarakat," ujar JK.

Kalla mendorong pemerintah bersama masyarakat saling mendorong dan menghargai upaya perdamaian untuk pengembangan daerahnya.

"Ada yang mengganggu kita, kita lawan dan kita perbaiki. Sama juga di Ambon, di Aceh juga begitu. Di mana-mana harus secara terus menerus dilihat, didatangi, dan dibangun yang paling penting," kata JK.

Menurut Kalla, penyebab terjadinya konflik adalah masalah ketimpangan sosial, politik, ekonomi serta kemiskinan. Wapres mengatakan, pemerintah bersama masyarakat harus menyelesaikan penyebab tersebut untuk memberikan kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat.

"Dibutuhkan pemerintahan yang baik dan adil. Dibutuhkan masyarakat yang saling membantu dan dibutuhkan pengembangan kehidupan yang lebih maju dan lebih adil," ujar JK.

Di Sulewana sendiri terdapat perusahaan pembangkit listrik Poso Energy milik Kalla Group, raksasa bisnis keluarga Jusuf Kalla.  Perusahaan Poso Energy mulai dibangun pada 2004. Perusahaan tersebut mengelola PLTA Poso II yang dapat menghasilkan daya listrik 195 Megawatt. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK Dukung Fatwa Berdosa Buat Pejabat yang Ingkar Janji

JK Dukung Fatwa Berdosa Buat Pejabat yang Ingkar Janji

News | Jum'at, 12 Juni 2015 | 20:01 WIB

Dana Aspirasi Dapil Ditolak JK, Ini Kata Pimpinan DPR

Dana Aspirasi Dapil Ditolak JK, Ini Kata Pimpinan DPR

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:07 WIB

Rupiah Anjlok, JK Janji Perbaiki Pertumbuhan Ekonomi

Rupiah Anjlok, JK Janji Perbaiki Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2015 | 16:07 WIB

Korupsi Kondensat, JK Akui Adakan Rapat Penyelamatan TPPI

Korupsi Kondensat, JK Akui Adakan Rapat Penyelamatan TPPI

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 13:50 WIB

Marak Kerusakan Lingkungan, JK: Itu Kesalahan Orde Baru

Marak Kerusakan Lingkungan, JK: Itu Kesalahan Orde Baru

News | Selasa, 09 Juni 2015 | 12:47 WIB

Latihan Tempur TNI Usai, Poso Diklaim Bersih dari Teroris

Latihan Tempur TNI Usai, Poso Diklaim Bersih dari Teroris

News | Minggu, 19 April 2015 | 04:55 WIB

Pangdam Wirabuana Ajak Masyarakat Bersatu Melawan Teroris

Pangdam Wirabuana Ajak Masyarakat Bersatu Melawan Teroris

News | Sabtu, 18 April 2015 | 09:36 WIB

Terkini

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

×