Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Pasok Listrik, PGN Bangun PLTG di Pulau Terluar Indonesia

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 23 Juni 2015 | 15:57 WIB
Pasok Listrik, PGN Bangun PLTG di Pulau Terluar Indonesia
Alat penurun tekanan gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Semarang, Jateng, Senin (16/2). (Antara)

Suara.com - PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) bekerjasama dengan SKK Migas dan konsorsium perusahaan yang terdiri dari PT. Transportasi Gas Indonesia, ConocoPhilips serta Petro China International Jabung meresmikan pembangkit listrik tenaga gas di Pemping, Batam, Kepulauan Riau.

Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup menjelaskan kegiatan yang menjadi bagian dari program corporate social responsibility ini merupakan solusi yang diberikan PGN bersama mitra untuk memenuhi kebutuhan listrik di salah satu pulau terluar di Indonesia.

“Kami bersyukur akhirnya masyarakat di salah satu pulau terluar di Indonesia, di Pemping, Batam, dapat merasakan aliran listrik selama 24 jam penuh. Semoga dengan adanya pasokan energi ini, kegiatan ekonomi di Pemping terus meningkat,” ujar Heri dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2015).

Wilayah Pulau Pemping dihuni sekitar 250 keluarga. Kebutuhan listrik di pulau ini selama ini dipasok pembangkit listrik tenaga diesel sehingga mengakibatkan biaya produksi tenaga listrik menjadi mahal. Padahal, daerah ini merupakan tempat pertemuan pipa gas dari berbagai tempat eksploitasi di Indonesia.

Bantuan PGN terdiri dari dua unit gas engine generator dengan kapasitas masing-masing 125 kVA dan TGI membangun jaringan pipa gas, sedangkan SKK Migas memfasilitasi pemberian gas dari ConocoPhilips.

“Gas yang dialokasikan untuk Gas Engine sebesar 50.000 M3 per bulan. Program ini menyerap total biaya sebesar Rp9,24 miliar, di mana kontribusi PGN mencapai Rp6,08 miliar,” ujar Heri.

Nantinya, lanjut Heri, fasilitas listrik akan dijalankan oleh Pemerintah Kota Batam. Setelah itu, Pemko Batam akan menyerahkan pengelolaan listrik di wilayah Pemping kepada PLN.

“PGN menghibahkan seluruh fasilitas listrik di wilayah Pemping kepada Pemerintah (Pemko) Kota Batam. Setelah itu, Pemko Batam akan menyerahkan pengelolaan listrik di wilayah Pemping kepada PLN,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendesak, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Gas

Mendesak, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Gas

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 14:53 WIB

 September, PGN Salurkan 3.400 Saluran Gas ke Tujuh Rusun DKI

September, PGN Salurkan 3.400 Saluran Gas ke Tujuh Rusun DKI

News | Rabu, 20 Agustus 2014 | 02:51 WIB

PGN: Lampung Tidak Lagi Kekurangan Pasokan Gas

PGN: Lampung Tidak Lagi Kekurangan Pasokan Gas

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2014 | 13:52 WIB

FSP Pertamina Ancam Hentikan Pasokan Gas ke PGN

FSP Pertamina Ancam Hentikan Pasokan Gas ke PGN

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2014 | 18:20 WIB

Program Satu Juta Sambungan Gas Rumah Tangga Dimulai

Program Satu Juta Sambungan Gas Rumah Tangga Dimulai

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2014 | 11:06 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×