Ekonom Bank Dunia: Penyerapan Anggaran Era Jokowi Rendah

Rabu, 08 Juli 2015 | 14:10 WIB
Ekonom Bank Dunia: Penyerapan Anggaran Era Jokowi Rendah
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai rapat kabinet terbatas bidang ekonomi. (Antara)

Suara.com - Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia, Ndiame Diop menyebut hingga akhir Mei 2015 penyerapan anggaran belanja modal di era pemerintahan Joko Widodo saat ini masih rendah.

Tak heran jika pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini mengalami perlambatan. Ndiame menjelaskan, rendahnya penyerapan anggara belanja modal seperti ini juga terjadi pada era awal pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Meski demikian, jika pemerintah tidak segera melenyapkan hambatan-hambatan dalam penyerapan anggaran belanja modal, dikhawatirkan pertumbuhan ekonomi akan terhabat.

"Ini sudah setengah tahun berjalan, tapi belanjanya mengkhawatirkan. Seharusnya penyerapan belanja tersebut bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini memang pernah tejadi saat pemerintahan SBY, tapi kalau tidak segera diatasi, pertumuhan ekonomi Indonesia akan stagnan," kata Ndiame di Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Ndiame menjelaskan dalam laporan Indonesia Economic Quarterly (IEQ) Edisi Juli 2015 sampai dengan Mei 2015, belanja modal baru terserap Rp 17 triliun atau 6 persen dari anggaran belanja modal tahun ini. Jumlah itu turun dari periode yang sama sebelumnya Rp 20 triliun atau 9,5 persen dari total anggaran.

Oleh sebab itu, lanjut Ndiame, penting untuk mempercepat pembelanjaan modal di mana anggaran yang ditargetkan meningkat hingga dua kali lipat. Menurutnya, dari segi penerimaan pendapatan pajak sudah mengalami peningkatan sekitar 30 persen. Namun hingga Mei lalu, realisasi penerimaan turun 1,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Indonesia dapat bertindak dengan meningkatkan belanja infrastruktur yang berkualitas selama tetap menjaga defisit fiskal dalam batasan 3 persen dari PDB. Perbaikan infrastruktur akan mengurangi biaya logistik dan harga berbagai barang dan jasa, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesetaraan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI