Mendag Tanggapi Kekecewaan Eksportir Sapi Australia

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 15 Juli 2015 | 16:22 WIB
Mendag Tanggapi Kekecewaan Eksportir Sapi Australia
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel melakukan inspeksi mendadak harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. (Antara)

Suara.com - Sebagian ekportir sapi asal Australia kecewa setelah mendengar akan membatasi kuota impor sapi hidup pada kuartal III tahun ini. Jumlah pembatasannya cukup besar, yaitu dari 250 ribu ekor menjadi 50 ribu ekor.

Pasalnya, sampai saat ini eksportir tersebut telah mengalokasikan 200 ribu ekor sapi sesuai permintaan importir. Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menjelaskan, saat ini Indonesia ingin swasembada sapi. Namun rencana pembatasan itu belum selesai diputuskan.

Indonesia ingin mengutamakan pemenuhan dari sapi dari produsen lokal. Oleh sebab itu, kebijakan impor menjadi pilihan terakhir, jika produsen lokal tidak mampu mencukupi kebutuhan daging sapi nasional.

"Kita kan mau swasembada makanya kita lakukan ini. Makanya sekarang kita lagi evaluasi berapa stok sapi yang ada dalam negeri. Kalau 50 ribu itu kan kebutuhan saat ini. Bisa saja nanti lebih. Makanya kita evaluasi dulu. Bukan berarti harus 50 ribu ekor, kalau lebih ya di tambah," kata Rachmat saat ditemui di kantor BPS, Rabu (15/7/2015).

Indonesia tak mau impor jika produsen dalam negeri masih bisa memenuhi permintaan daging sapi nasional. Hal tersebut dapat membuat produsen sapi lokal akan merugi dan tidak mau lagi beternak sapi.

"Kalau kita impor nih, ternyata sapi di Nusa Tenggara Timur banyak dan enggak bisa ke jual gara-gara ada impor. Nanti mereka merugi dan enggak mau ternak sapi lagi. Jadi kita evaluasi dulu berapa kebutuhan, stoknya berapa, kalau impor itu pilihan terakhir lah," katanya.

Sebelumnya dilasir melalui ABC, para eksportir sapi hidup Australia tidak mendapat informasi bahwa pemerintah Indonesia akan membatasi impor. Hal tersebut ternyata telah membuat para eksportir kecewa karena telah mengalokasikan 200 ribu ekor sapi pada periode Juli-September.

Padahal, pada kuartal sebelumnya, para eksportir mendapatkan izin untuk mengekspor 250 ribu ekor sapi. Tracey Hayes, dari the Northern Territory Cattlemen's Association mengatakan alokasi impor yang rendah dari Indonesia telah mengejutkan industri peternakan Australia. Hal tersebut diklaim telah membuat tersendatnya pengiriman sapi dalam jumlah besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Neraca Perdagangan Juni Surplus Rp6,33 Triliun

Neraca Perdagangan Juni Surplus Rp6,33 Triliun

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 13:35 WIB

Petani Cabai Dijegal Preman, Ini Tanggapan Menteri Perdagangan

Petani Cabai Dijegal Preman, Ini Tanggapan Menteri Perdagangan

News | Kamis, 09 Juli 2015 | 05:59 WIB

Kebijakan Harga Khusus Kebutuhan Bahan Pokok Baru Berlaku 2016

Kebijakan Harga Khusus Kebutuhan Bahan Pokok Baru Berlaku 2016

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2015 | 14:10 WIB

Harga Selalu Naik, Gobel Bandingkan Indonesia dengan Luar Negeri

Harga Selalu Naik, Gobel Bandingkan Indonesia dengan Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2015 | 14:31 WIB

Beli Sembako Murah di Jakarta, Datang Saja ke Parkiran Kemendag

Beli Sembako Murah di Jakarta, Datang Saja ke Parkiran Kemendag

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2015 | 13:17 WIB

Pemerintah Berhasil Tekan Impor BBM pada Mei

Pemerintah Berhasil Tekan Impor BBM pada Mei

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2015 | 00:13 WIB

PBB: Australia Suap Penyelundup, Bawa Imigran Ilegal ke Indonesia

PBB: Australia Suap Penyelundup, Bawa Imigran Ilegal ke Indonesia

News | Sabtu, 13 Juni 2015 | 06:15 WIB

Myanmar Akhirnya Bebaskan 55 WNI Korban Perdagangan Manusia

Myanmar Akhirnya Bebaskan 55 WNI Korban Perdagangan Manusia

News | Minggu, 07 Juni 2015 | 16:01 WIB

Petisi #Kakatuabotol Berhasil Desak DPR Revisi UU Konservasi SDA

Petisi #Kakatuabotol Berhasil Desak DPR Revisi UU Konservasi SDA

News | Sabtu, 06 Juni 2015 | 11:18 WIB

RI Gugat Australia Soal Kemasan Polos Rokok

RI Gugat Australia Soal Kemasan Polos Rokok

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 18:47 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×