Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Upaya Indonesia Lepas Ketergantungan Sapi Impor

Siswanto

Minggu, 19 Juli 2015 | 18:38 WIB
Upaya Indonesia Lepas Ketergantungan Sapi Impor
Sapi [Antara/Martha Herlinawati Simanjuntak]

Suara.com - Tak dapat dipungkiri sampai saat ini Indonesia masih belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan daging sapi dari dalam negeri, sehingga kekurangannya masih impor sapi bakalan, khususnya dari Australia.

Sekalipun kebutuhan daging sapi masih dibantu dari impor, namun pemerintah dinilai sudah mampu mengelola keseimbangan pasokan dan kebutuhan sesuai mekanisme yang ada.

Kementerian Pertanian menjamin ketersediaan daging sapi di dalam negeri cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Muladno, menyatakan ketersediaan daging sapi tersebut antara lain dipenuhi dari impor sapi bakalan yang mana selama Januari-Juni 2015 mencapai 298.861 ekor atau sekitar 40 persen realiasi impor sapi bakalan tahun lalu sebesar 729.400 ekor.

Realisasi impor sapi bakalan 2015 itu terdiri dari kuartal I (Januari-Maret) yaitu 97.618 dari target 100.000 ekor sedangkan kuartal II (April-Juni) terealisasi 201.643 dari target 267.624 ekor

Menurut dia, tahun 2015 masih menyisakan kuartal III dan IV yang berpeluang kembali mendatangkan sapi bakalan impor totalnya mencapai 500 ribu-600 ribu ekor.

"Pemasukan impor sapi bakalan triwulan III dan IV sifatnya adalah jaga-jaga untuk mengantisipasi stok akhir tahun sebagai cadangan awal tahun 2016," katanya.

Dirjen PKH punya tanggungjawab menjamin kestabilan ketersediaan daging sapi namun masih harus mengendalikan impor sapi.

"Untuk menjamin kestabilan harga daging sapi yang telah tercipta, perlu dilakukan penataan dan pengendalian impor terhadap sapi potong dan daging sapi secara efektir," katanya.

Muladno menyatakan perlu dilakukan pengawasan secara terencana dan terpadu terhadap pemasukan dan distribusi sapi potong dan daging sapi impor guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.

Direktur Budidaya Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Fauzi Luthfan menyatakan hingga Juli 2015 sudah ada stok sapi yang siap potong kurang lebih 560 ribu ekor, yang mana 60 persen atau 332.147 ekor sudah dipotong.

Menurut dia kontribusi sapi impor terhadap kebutuhan dalam negeri sekitar 20 persen. "Impor masih memegang andil pasokan sapi bakalan. Tahun 2014 tercatat impor sapi bakalan mencapai 729.400 ekor. Jumlah yang diimpor tahun 2014 masih sisa untuk stok awal tahun 2015 sebesar 261.100 ekor," katanya.

Fauzi menyatakan, total kebutuhan sapi potong impor per bulan mencapai 45 ribu ekor sedangkan kebutuhan total nasional mencapai 230 ribu ekor sapi potong dengan tingkat terbesar untuk memenuhi di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.


Kementerian Pertanian dalam upaya menjamin ketersediaan pasokan daging sapi di masa datang dengan harga yang tak terlalu tinggi terus berupaya mengembangkan sapi bakalan di berbagai daerah, seperti di Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat serta Sulawesi.

Upaya Indonesia untuk bisa swasembada sapi bakalan yang belakangan terus digencarkan tampaknya membuat Pemerintah Australia kelabakan karena berarti impor sapi bakalan akan berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siasati Lonjakan Harga, Ini Cara Warga Madura Beli Daging Sapi

Siasati Lonjakan Harga, Ini Cara Warga Madura Beli Daging Sapi

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 09:45 WIB

Harga Daging Naik Terus, Pedagang Khawatir Ditinggal Pembeli

Harga Daging Naik Terus, Pedagang Khawatir Ditinggal Pembeli

Bisnis | Senin, 13 Juli 2015 | 11:43 WIB

Di Sini Harga Daging Sapi Sampai Rp140 Ribu/Kg

Di Sini Harga Daging Sapi Sampai Rp140 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2015 | 01:30 WIB

Stabilkan Harga Daging Sapi, Minggu Depan Bulog Operasi Pasar

Stabilkan Harga Daging Sapi, Minggu Depan Bulog Operasi Pasar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2015 | 18:35 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×