Siasati Lonjakan Harga, Ini Cara Warga Madura Beli Daging Sapi

Ruben Setiawan

Kamis, 16 Juli 2015 | 09:45 WIB
Siasati Lonjakan Harga, Ini Cara Warga Madura Beli Daging Sapi
Ilustrasi daging beku. (Shutterstock)

Suara.com - Warga perdesaan di Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, menyembelih sapi dengan cara patungan, agar harga daging yang hendak dikonsumsi untuk kebutuhan Lebaran itu bisa lebih murah.

Salah satunya, seperti yang dilakukan kelompok pengajian malam Jumatan di Dusun Daleman Daja, Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Kamis.

"Kalau membeli sapi sendiri lalu disembelih, harganya jauh lebih murah dibandingkan membeli daging di pasaran," kata tokoh masyarakat di desa itu Mutimma, kepada Antara, Kamis pagi.

Selain lebih murah, kualitas daging sapi juga lebih terjamin, dan lebih segar dibanding daging sapi di pasaran.

"Kalau membeli daging di pasar kan kita hanya mendapatkan daging. Tapi kalau patungan seperti ini, kita bisa mendapatkan semuanya, baik daging maupun tulang sapi. Kan lumayan meski tulang kan bisa buat kaldu," terang Mutimma seperti dikutip Antara.

Sapi yang dipotong warga kelompok pengajian Jumatan di Dusun Daleman Daja, Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur ini dibeli jauh hari sebelum Lebaran dan dipelihari oleh anggota kelompok yang patungan itu, dengan kompensasi daging.

Mutimma menuturkan, berdasarkan pengalaman Lebaran tahun-tahun sebelumnya, harga daging sapi dengan cara patungan itu, jauh lebih murah dari pasaran, antara Rp10 hingga Rp20 ribu per kilogram.

"Kalau harga daging di pasaran itu Rp80 ribu, kita bisa Rp60 ribu per kilogramnya. Itupun masih mendapatkan tambahan, seperti usus dan tulang. Kalau di pasar kan hanya daging saja," tuturnya.

Selain karena harga, dan daging yang segar, yang juga menjadi pertimbangan warga melakukan patungan, karena uang mereka peroleh adalah hasil simpanan selama setahun.

"Jadi setiap malam Jumat kami menyimpan, antara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu, khusus untuk kebutuhan Lebaran dan salah satunya untuk patungan membeli sapi kebutuhan Lebaran ini," katanya.

Kepala Dinas Peternakan Pemkab Pamekasan Bambang Prayogi menyatakan, tradisi menyembelih sapi di kalangan masyarakat perdesaan di Kabupaten Pamekasan memang merupakan tradisi yang telah berlangsung lama secara turun temurun.

Oleh karenanya, setiap tahun Dinas Peternakan selalu mempersiapkan tim khusus untuk meninjau kesehatan sapi ternak yang hendak disembelih.

"Masing-masing kecamatan kami siapkan sebanyak empat hingga lima orang mantri hewan," katanya.

Selain bertugas memeriksa kesehatan sapi, mantri dan penyuluh kehewanan yang ada di masing-masing kecamatan itu, juga ditugaskan untuk menyampaikan sosialisasi agar masyarakat tidak menyembelih sapi betina yang masih produktif.

"Larangan untuk tidak menyembil sapi betina produktif ini, karena jika sapi betina disembelih, bisa menghambat produksi ternak. Jadi lebih sapi jantan, atau yang betina, tapi sudah tua, dan tidak produktif lagi," katanya menjelaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Impor Daging Sapi Harus Segera Direalisasikan untuk Turunkan Harga

Impor Daging Sapi Harus Segera Direalisasikan untuk Turunkan Harga

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang  Gurih dan Empuk!

Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:00 WIB

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:35 WIB

Konsumsi Daging Orang RI Ternyata Masih Rendah

Konsumsi Daging Orang RI Ternyata Masih Rendah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:05 WIB

Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot

Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:53 WIB

Terkini

Respons Polemik Ijazah Gibran, PKS Tugaskan Fraksi DPR Jajaki Langkah Politik di Senayan

Respons Polemik Ijazah Gibran, PKS Tugaskan Fraksi DPR Jajaki Langkah Politik di Senayan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Marak Perundungan Anak, DPR Usul UU Khusus Tapi KPAI Beri Catatan Ini

Marak Perundungan Anak, DPR Usul UU Khusus Tapi KPAI Beri Catatan Ini

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Budaya Produktivitas & Tekanan Hidup Selalu Cepat: Bolehkah Kita Melambat?

Budaya Produktivitas & Tekanan Hidup Selalu Cepat: Bolehkah Kita Melambat?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Paket Serum dan Moisturizer Lokal Murah Under Rp50 Ribu, Cek 3 Rekomendasinya

Paket Serum dan Moisturizer Lokal Murah Under Rp50 Ribu, Cek 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Kritik Pusham UII: Punya Kementerian HAM tapi Kasus HAM Berat Mandek!

Kritik Pusham UII: Punya Kementerian HAM tapi Kasus HAM Berat Mandek!

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Asap Picu ISPA, Ruang Rawat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh

Asap Picu ISPA, Ruang Rawat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Gaji Naik, Gaya Hidup Ikut Melonjak: Mengapa Kita Sulit Menambah Tabungan?

Gaji Naik, Gaya Hidup Ikut Melonjak: Mengapa Kita Sulit Menambah Tabungan?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Sinopsis Motherland, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch dan Eisaya Hosuwan

Sinopsis Motherland, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch dan Eisaya Hosuwan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

5 Parfum Scarlett untuk Pria yang Wanginya Tahan Lama, Bisa Awet hingga 16 Jam

5 Parfum Scarlett untuk Pria yang Wanginya Tahan Lama, Bisa Awet hingga 16 Jam

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

3 Paket Skincare 3-in-1 Murah Viva Cosmetics, Ada Acne Care hingga Anti Aging

3 Paket Skincare 3-in-1 Murah Viva Cosmetics, Ada Acne Care hingga Anti Aging

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×