Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kabel Optik Telkom Putus di Sarmi, Komunikasi di Papua Terganggu

Liberty Jemadu

Senin, 27 Juli 2015 | 03:33 WIB
Kabel Optik Telkom Putus di Sarmi, Komunikasi di Papua Terganggu
Logo PT Telkom. (telkom.co.id)

Suara.com - Kabel optik milik PT Telkom kembali putus di wilayah perairan Kabupaten Sarmi pada Minggu pagi akibat terjadinya gempa bumi.

General Manager ICT Network Telkomsel Regional Papua - Maluku, Permata Simarmata, mengungkapkan, dalam dua hari terjadi gangguan terhadap Sulawesi, Maluku, Papua Cable System (SMPCS) yang pertama di perairan Sorong, Papua Barat dan yang terbaru di perairan Sarmi, Papua.

"Kabel optik dari Sabtu (25/7) pukul 14.00 putus di Sorong, tepatnya di 8,6 KM dari Sorong menuju Pantai, tapi itu bisa diperbaiki tadi pagi jam 5," ujarnya kepada Antara melalui telepon, Minggu (26/7/2015).

"Di Jayapura ternyata masih putus karena di Sarmi putus karena dampak gempa yang terjadi tadi pagi, letaknya di 367 KM dari Jayapura menuju ke Sorong," sambung Simarmata.

Akibat dari putusnya kabel optik tersebut, ungkapnya, jaringan seluler dan data di beberapa wilayah mengalami gangguan.

"Merauke tidak terpengaruh, yang terpengaruh Jayapura, Wamena, Keerom," ucapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, terang Simarmata, maka Telkomsel kini telah mengaktifkan jaringan satelit yang kapasitas datanya jauh lebih kecil dibanding SMPCS.

"Telkomsel telah menyiapkan back up satelit dengan kapasitas 686 MB," katanya.

Belum diperbaiki

Simarmata juga mengatakan pihaknya belum bisa memprediksi berapa lamu waktu yang diperlukan untuk memperbaiki kabel optik Telkom yang putus tersebut. Ia menjelaskan bahwa perbaikan kabel komunikasi bawah laut itu bisa dilakukan oleh perusahaan jasa telekomunikasi Jepang, NEC.

"Teman-teman Telkom sedang melakukan upaya penyambungan dengan menghubungi Kapal NEC dari Jepang," ucap Simarmata.

Putusanya kabel optik Telkom untuk wilayah Papua juga pernah terjadi pada 20 April lalu. Ketika itu kabel optik Telkom putus di wilayah perairan Kabupaten Biak Numfor dan untungnya saat itu keberadaan kapal NEC dekat dengan perairan Merauke sehingga waktu tiba di lokasi kerusakan lebih cepat.

"Kami meminta maaf kepada masyarakat Papua atas gangguan yang terjadi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerja Sama Telkom-Singtel Dikritik, Ini Penjelasan Menteri BUMN

Kerja Sama Telkom-Singtel Dikritik, Ini Penjelasan Menteri BUMN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2015 | 20:42 WIB

PT Telkom Perkuat Indihome dengan Teknologi 4K

PT Telkom Perkuat Indihome dengan Teknologi 4K

Tekno | Rabu, 20 Mei 2015 | 07:09 WIB

2014, PT Telkom Raih Laba Bersih Rp14,6 Triliun

2014, PT Telkom Raih Laba Bersih Rp14,6 Triliun

Bisnis | Senin, 09 Maret 2015 | 11:14 WIB

Telkom Kucurkan Rp10 Miliar untuk Bangun Kampung Nelayan Digital

Telkom Kucurkan Rp10 Miliar untuk Bangun Kampung Nelayan Digital

Tekno | Kamis, 18 Desember 2014 | 01:05 WIB

Telkom Incar 40 Juta Pelanggan Speedy Instan

Telkom Incar 40 Juta Pelanggan Speedy Instan

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2014 | 04:45 WIB

Pendapatan Telkomsel Dorong Peningkatan Laba PT Telkom

Pendapatan Telkomsel Dorong Peningkatan Laba PT Telkom

Bisnis | Rabu, 17 September 2014 | 16:17 WIB

PT Telkom Ekspansi ke Amerika Serikat dan Arab Saudi

PT Telkom Ekspansi ke Amerika Serikat dan Arab Saudi

Bisnis | Senin, 17 Maret 2014 | 17:03 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB