Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Isu Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Anjloknya Rupiah dan IHSG

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 Juli 2015 | 14:06 WIB
Isu Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Anjloknya Rupiah dan IHSG
Suasana di salah satu gerai money changer di Jakarta, Kamis (23/7).[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tutup anjlok ke level terendah sejak April 2014 sebesar 1,76 persen ke level 4.771,28 pada Senin kemarin (27/7/2015). Diperkirakan IHSG pada perdagangan Selasa (28/7/2015), juga masih rawan tertekan.

Hal yang sama juga terjadi pada nilai tukar rupiah yang hari ini loyo ke level 16 poin tembus ke Rp13.500 per dolar AS.

Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Hendri Saparini menilai anjloknya IHSG dan nilai tukar rupiah dalam beberapa bulan disebabkan oleh banyaknya sentimen global yang memperngaruhi pasar perdagangan.

Setelah sentimen Yunani mereda, melemahnya IHSG dan nilai tukar rupiah saat ini disebabkan adanya isu kenaikan suku bunga bank sentrak AS, The Fed, yang menekan bursa saham di kawasan regional.

"Rupiah dan IHSG yang melemah ini lantaran banyaknya sentimen global yang negatif makanya pasar perdagangan terganggu. Kenapa? Karena sejak 19898, kita membuka peluang itu dengan sangat lebar," kata Hendri saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Dia menjelaskan, banyaknya sentimen global yang masuk tersebut lantaran tidak adanya koreksi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk meredam sentimen tersebut. Karena sudah banyak negara melakukan koreksi, namun belum bagi Indonesia.

"Negara lain itu sudah melakuka koresik agar tidak terpengaruh. Mislanya di luar negeri ada mau bayar utang, semua terkena dampaknya kalau kita enggak tau arah kebijakan kita mau dibawa kemana. Ini kan harus ada kesepakatan. Misal, kita mau mengontrol berarti harus ada perubahan Undang-undang. Kalau enggak ya memang kita akan berfluktuasi seperti saat ini," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Muhammad Faisal, Direktur Riset CORE Indonesia yang mengatakan ketidakpastian kenaikan bunga bank Sentral AS mengganggu kinerja perekonomian bagi negara-negara berkembang.

Meski baru isu, kata dia, ketidakpastian ini snagat mempengaruhi perekonomian tak terkecuali bagi Indonesia.

"The Fed ini kan katanya mau naikan bunga tapi isu ini sudah dimainkan, jadi ini kayak efek maradona lah. Tanpa melakukan apa-apa tapi mempengaruhi perekonomian. Dari 2013 sebenarnya ini terjadi, saham jadi naik turun," katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau kepada pemerintah untuk segera melakukan terobosan untuk meredam masuknya sentimen global yang dapat mengganggu pasar perdagangan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis di Rp13.303

Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis di Rp13.303

News | Senin, 13 Juli 2015 | 11:33 WIB

DPR Ingatkan Soal Perlambatan Ekonomi dan Lemahnya Nilai Rupiah

DPR Ingatkan Soal Perlambatan Ekonomi dan Lemahnya Nilai Rupiah

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 13:52 WIB

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 10:43 WIB

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2015 | 05:54 WIB

Terkini

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:38 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:57 WIB

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:27 WIB

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

×