Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Suwarjono | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2015 | 10:43 WIB
Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis
IHSG Dibuka Menguat

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi bergerak menguat sebesar 28 poin menjadi Rp13.293 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.321 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Selasa (7/7/2015) mengatakan bahwa mata uang rupiah kembali bergerak menguat terhadap dolar AS, setelah mengalami koreksi pada perdagangan awal pekan kemarin (Senin, 6/7) akibat hasil referendum Yunani yang menolak penawaran kelanjutan dana talangan.

"Tekanan jual cenderung mulai mereda, dan dampak hasil referendum Yunani itu relatif tidak terlalu buruk, sehingga sesuai dengan dugaan bahwa krisis utang Yunani hanya berdampak temporer terhadap Indonesia," ucapnya.

Namun, ia memprediksi bahwa penguatan mata uang rupiah diperkirakan masih akan terbatas, menyusul masih adanya sebagian pelaku pasar uang yang khawatir terhadap krisis utang Yunani.

"Bank Indonesia juga siap melakukan intervensi terhadap pasar uang jika mata uang mengalami tekanan secara berlebihan," tukasnya.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan bahwa adanya revisi kebijakan makropudensial dengan kembali melonggarkan Giro Wajib Minimum (GWM) dan "Loan to Funding Ratio" (LFR) dapat mendorong pertumbuhan kredit industri perbankan khususnya ke sektor-sektor produktif.

"Adanya harapan positif dari kebijakan itu diharapkan dapat menopang mata uang rupiah ke depan," ujarnya.

Ia mengemukakan bahwa laju rupiah juga masih dapat bertahan di area positif meski tipis, menyusul optimisme pelaku pasar keuangan di dalam negeri terhadap perekonomian Indonesia pada kuartal kedua tahun ini lebih baik dari periode sebelumnya.

IHSG Ikut Naik

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat tipis sebesar 1,54 poin seiring dengan bursa saham di kawasan Asia yang kembali bergerak menguat menyusul meredanya sentimen Yunani.

IHSG BEI dibuka naik 1,54 poin atau 0,03 persen menjadi 4.918,28, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,39 poin (0,05 persen) ke level 843,40.

"Reaksi pelaku pasar di bursa saham terhadap hasil referendum Yunani yang menolak penawaran kelanjutan bailout diikuti persyaratan penghematan yang lebih ketat cenderung mulai mereda. Bursa saham di kawasan Asia kembali bergerak menguat setelah pada awal pekan kemarin (Senin, 6/7) terkoreksi tajam," kata Kepala Riset Universal Broker Satrio Utomo di Jakarta, Selasa.

Satrio Utomo menambahkan bahwa sebagian pelaku pasar saham di dalam negeri juga mulai melakukan aksi beli meski terbatas, sehingga indeks BEI kembali berada di area positif.

Menurut dia, sebagian pelaku pasar saham juga sedang menanti kelanjutan dari penanganan krisis utang Yunani pasca hasil referendum. Itu yang membuat pasar masih berhati-hati untuk mengambil posisi beli secara agresif.

Ia mengharapkan bahwa indeks BEI dapat menembus level 4.960 poin, karena secara teknikal dapat memberikan sinyal positif bagi pergerakan IHSG untuk jangka menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Rabu Pagi Melemah Menjadi Rp13.330

Rupiah Rabu Pagi Melemah Menjadi Rp13.330

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2015 | 11:33 WIB

Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini

Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2015 | 10:46 WIB

Rupiah Melemah Jadi Rp13.315 Per Dolar AS

Rupiah Melemah Jadi Rp13.315 Per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2015 | 11:15 WIB

Terkini

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:39 WIB

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:26 WIB

Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara

Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:18 WIB

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:09 WIB

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:09 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:33 WIB

Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8% Bisa Ubah Arah Bisnis Aplikator

Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8% Bisa Ubah Arah Bisnis Aplikator

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:54 WIB

IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah

IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:40 WIB

Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI

Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:35 WIB