Dubes Cina Temui Menteri Rini, Ada Apa?

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 03 Agustus 2015 | 13:25 WIB
Dubes Cina Temui Menteri Rini, Ada Apa?
Menteri BUMN Rini Soemarno rapat dengan Komisi VI DPR, Selasa (30/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Duta Besar Cina untuk Indonesia Xie Feng menyambangi Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk bertemu dengan Menteri Rini Soemarno, Senin (3/8/2015).

“Ini sudah kesekian kalinya sebenarnya Cina datang ke sini (Kementerian BUMN). Kedatangan mereka mau membicarakan tindak lanjut project review itu. Dia kan berkomitmen mau jadi mitra utama Indonesia dalam pembangunan infrastruktur. Makanya mau menanyakan progress-nya,” kata Staf Khusus Kementerian BUMN Sahala Lumban Gaol di Kementerian BUMN, Senin (3/8/3015).

Kunjungan Dubes Cina tersebut dalam rangka project review yang akan dilakukan perusahaan BUMN Cina dan Indonesia yang didanai China Development Bank dan Industrial and Commercial Bank of Cina senilai 50 miliar dolar AS atau sekitar Rp665 triliun.

Selain menanyakan kemajuan kerjasama antara BUMN Indonesia dan perbankan Cina yang ditandai dengan Mou beberapa waktu lalu, kedatangan Dubes Cina juga untuk menindaklanjuti nota kesepahaman yang sudah ditandatangani antara Kementerian BUMN dengan National Development Reformation Commission milik Cina.

"Dulu, kan sudah ada MoU dengan kita antara BUMN dengan National Development and Reform Commission (NDRC)‎, ada rencana investasi Tiongkok ke Indonesia dan ini dalam rangka follow up ke situ," katanya.

Sahala menambahkan setelah pertemuan akan ada beberapa Menteri dari Cina datang untuk berdiskusi lebih lanjut dengan Kementerian BUMN agar investasi ke Indonesia berjalan baik.

Pada Februari 2015, Presiden Joko Widodo dan beberapa menteri Kabinet Kerja mengunjungi Negeri Tirai Bambu. Dalam kunjungan terdapat dua kerjasama yang dilakukan pemeritah Indonesia dengan Cina.

Pertama, penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian BUMN da NDRC. NDRC merupakan organisasi pemerintahan China layaknya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang juga membawahi beberapa perusahaan milik pemerintah.

Selain itu, ‎Kementerian BUMN juga melakukan penandatanganan MoU dengan China Development Bank untuk menyediakan dana sebesar 50 miliar dilar AS dalam rangka membiayai proyek yang akan dikerjakan tujuh BUMN Indonesia bersama Cina.

Adapun tujuh perusahaan pelat merah yang mendapat pinjaman dari CDB, seperti PT. Adhi Karya Tbk. yang mendapat pinjaman 1 miliar dolar AS, PT. Aneka Tambang Tbk. 5,92 miliar dolar AS, dan PT. Wijaya Karya Tbk. 4,06 miliar dolar AS.

Selain itu, CDB juga menyediakan dana 10 miliar dolar AS untuk PT. PLN. ICBC juga menyediakan dana senilai 20 miliar dolar AS untuk BUMN. Ada sekitar enam-tujuh perusahaan pelat merah yang mendapatkan pinjaman tersebut, tak terkecuali PLN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendagri: Saya Tak Bilang Rini Soemarno Hina Presiden

Mendagri: Saya Tak Bilang Rini Soemarno Hina Presiden

News | Rabu, 01 Juli 2015 | 06:13 WIB

Dorong Ekspansi ke Luar Negeri, 3 Bank BUMN Dapat Dana Segar Cina

Dorong Ekspansi ke Luar Negeri, 3 Bank BUMN Dapat Dana Segar Cina

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2015 | 19:07 WIB

DPR Tagih Janji Rini Soemarno soal Roadmap Kementerian BUMN

DPR Tagih Janji Rini Soemarno soal Roadmap Kementerian BUMN

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2015 | 18:29 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×