Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Gagal Panen, Pemerintah akan Beri Subsidi Asuransi Petani

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 06 Agustus 2015 | 18:41 WIB
Gagal Panen, Pemerintah akan Beri Subsidi Asuransi Petani
Kemarau mengakibatkan petani kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawahnya (Antara/Rudi Mulya)

Suara.com - Kementerian Pertanian berencana memberikan subsidi asuransi kepada petani yang mengalami gagal panen akibat kemarau panjang atau El Nino yang diperkirakan masih terjadi sampai Desember 2015. Nilainya sekitar Rp150 miliar untuk satu juta hektar lahan pertanian.

“Itu (dana asuransi) sudah tercantum dalam APBN-P 2015. Makanya kita akan segera realisasikan dengan cepat agar petani tidak mengalami kerugian besar akibat El Nino ini. kira-kira untuk satu juta hektar lahan pertanian,” kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Perekonomian, Kamis (6/8/2015).

Ia menambahkan hingga saat ini Kementan masih mendata daerah mana saja yang mengalami kekeringan terparah. Ia manargetkan dana tersebut diserahkan sebelum akhir 2015.

“Ya sekarang masih proses verifikasi, semoga bisa lebih cepat ini. jadi nanti kalau sudah didata semua, langsung kita berikan,” katanya.

Amran menginginkan asuransi pertanian diprioritaskan untuk daerah-daerah yang kekeringan seluas 200 ribu hektar.

"Kami inginnya daerah yang rawan kekeringan dipenuhi dulu, yang 200 ribu hektar itu. Sementara rencana kita kan satu juta hektar, jadi 800 ribu hektar yang nggak rawan kekeringan. Tapi itu kan belum disepakati dengan asuransi," kata Gatot.

Dengan asumsi rata-rata luas lahan yang dimiliki petani seluas 0,3 hektar, maka asuransi pertanian tahun ini dapat melindungi tiga juta petani.

"Kalau misalnya satu juta hektar, tiga orang dalam satu hektar, paling tidak ada tiga juta petani," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganjar Pranowo: 29 Daerah di Jateng Krisis Air Bersih

Ganjar Pranowo: 29 Daerah di Jateng Krisis Air Bersih

News | Jum'at, 31 Juli 2015 | 12:29 WIB

Kemarau Panjang, Marwan Jafar: Dana Desa Bisa untuk Irigasi

Kemarau Panjang, Marwan Jafar: Dana Desa Bisa untuk Irigasi

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 20:13 WIB

Kemarau Panjang di Jakarta, Ahok: Air Bersih Masih Aman

Kemarau Panjang di Jakarta, Ahok: Air Bersih Masih Aman

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 11:51 WIB

Sebagian Wilayah Masuki Musim Kemarau Pada November

Sebagian Wilayah Masuki Musim Kemarau Pada November

News | Senin, 15 September 2014 | 13:22 WIB

Dana Cadangan Rp 2 Triliun  untuk Antisipasi Kemarau Panjang

Dana Cadangan Rp 2 Triliun untuk Antisipasi Kemarau Panjang

Bisnis | Selasa, 29 April 2014 | 14:14 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×