Nilai Dolar Beragam Terhadap Mata Uang Utama

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 07 Agustus 2015 | 05:58 WIB
Nilai Dolar Beragam Terhadap Mata Uang Utama
Ilustrasi nilai dolar AS terhadap mata uang dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Nilai kurs dolar Amerika Serikat tercatat berfluktuasi terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (7/6/2015). Ini karena data pekerjaan datang sedikit di bawah konsensus pasar.

Dalam pekan yang berakhir 1 Agustus, angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal disesuaikan secara musiman mencapai 270.000. Meningkat 3.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya. Nilai ini sedikit di bawah perkiraan pasar. Demikian laporan Departemen Tenaga Kerja AS.

Rata-rata pergerakan empat minggu adalah 268.250, turun 6.500 dari rata-rata tidak direvisi minggu sebelumnya 274.750.

Para investor juga akan mengamati laporan penggajian non pertanian Jumat ini untuk petunjuk lebih lanjut tentang kenaikan suku bunga pertama Federal Reserve dalam hampir sembilan tahun terakhir.

Pada akhir perdagangan di New York, euro menguat menjadi 1,0922 dolar dari 1,0898 dolar di sesi sebelumnya. Sementara pound Inggris turun menjadi 1,5514 dolar dari 1,5599 dolar.

Dolar Australia turun menjadi 0,7341 dolar dari 0,7348 dolar. Dolar dibeli 124,71 yen Jepang, lebih rendah dari 124,88 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik ke 0,9810 franc Swiss dari 0,9792 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,3120 dolar Kanada dari 1,3191 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2015 | 22:30 WIB

Isu Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Anjloknya Rupiah dan IHSG

Isu Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Anjloknya Rupiah dan IHSG

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2015 | 14:06 WIB

Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis di Rp13.303

Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis di Rp13.303

News | Senin, 13 Juli 2015 | 11:33 WIB

DPR Ingatkan Soal Perlambatan Ekonomi dan Lemahnya Nilai Rupiah

DPR Ingatkan Soal Perlambatan Ekonomi dan Lemahnya Nilai Rupiah

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 13:52 WIB

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 10:43 WIB

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2015 | 05:54 WIB

Rupiah Masih Lesu di Rp13.324 Pada Kamis Pagi

Rupiah Masih Lesu di Rp13.324 Pada Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2015 | 10:44 WIB

Rupiah Rabu Pagi Melemah Menjadi Rp13.330

Rupiah Rabu Pagi Melemah Menjadi Rp13.330

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2015 | 11:33 WIB

Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini

Rupiah Bergerak Menguat Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2015 | 10:46 WIB

Rupiah Melemah ke Rp13.344 pada Senin Pagi

Rupiah Melemah ke Rp13.344 pada Senin Pagi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2015 | 10:58 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×