BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

Pebriansyah Ariefana

Senin, 03 Agustus 2015 | 22:30 WIB
BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah
Suasana di salah satu gerai money changer di Jakarta. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bank Indonesia mulai melakukan intervensi terhadap rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Bank sentral akan terus melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah di pasar.

"Kami tegaskan kami akan terus melakukan stabilisasi rupiah. Kami terus melakukan pemantauan di pasar dan tidak segan-segan melakukan intervensi," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo saat ditemui di Kantor Pusat BI, Jakarta, Senin (3/8/2015).

Perry mengatakan upaya pihaknya untuk menstabilkan depresiasi rupiah dapat terindikasi dari menurunnya cadangan devisa. Pada Juni lalu saja, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar 108 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Mei 2015 sebesar 110,8 miliar dolar AS.

"Cadangan devisa kita menurun karena kita intervensi di pasar valas," ujar Perry.

Menurut Perry, melemahnya rupiah dipicu isu ketidakpastian ekonomi global yang masih terus berlanjut seperti kemungkinan Fed Fund Rate yang akan meningkat dan juga krisis di Yunani.

"Perlambatan di Tiongkok juga berdampak terhadap perkembangan harga saham di Indonesia," kata Perry.

Nilai tukar rupiah terus mengalami depresiasi pada awal Agustus 2015 hingga sempat menyentuh level di atas Rp13.500 per dolar AS dibandingkan pada awal Juli yang mencapai Rp13.300 per dolar AS. Berdasarkan kurs JISDOR BI, nilai tukar rupiah pada Senin ini kembali melemah yakni Rp13.492 per dolar AS dibandingkan pada Jumat lalu Rp13.482 per dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sesi Penutupan, Rupiah Melemah Lagi Rp13.453

Sesi Penutupan, Rupiah Melemah Lagi Rp13.453

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2015 | 18:46 WIB

Isu Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Anjloknya Rupiah dan IHSG

Isu Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Anjloknya Rupiah dan IHSG

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2015 | 14:06 WIB

Gubernur BI Sebut Anjloknya Rupiah Masih Dalam Batas Wajar

Gubernur BI Sebut Anjloknya Rupiah Masih Dalam Batas Wajar

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2015 | 15:25 WIB

Rupiah Tertekan di Level 13.000, Menko Sofyan Anggap Masih Wajar

Rupiah Tertekan di Level 13.000, Menko Sofyan Anggap Masih Wajar

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2015 | 14:18 WIB

Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis di Rp13.303

Senin Pagi, Rupiah Menguat Tipis di Rp13.303

News | Senin, 13 Juli 2015 | 11:33 WIB

Sesi Penutupan, Rupiah Hanya Menguat 11 Poin

Sesi Penutupan, Rupiah Hanya Menguat 11 Poin

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2015 | 17:59 WIB

DPR Ingatkan Soal Perlambatan Ekonomi dan Lemahnya Nilai Rupiah

DPR Ingatkan Soal Perlambatan Ekonomi dan Lemahnya Nilai Rupiah

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 13:52 WIB

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Rupiah Menguat ke Rp13.293, IHSG Ikut Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 10:43 WIB

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Merosotnya Nilai Rupiah Ancam Keseluruhan Perekonomian

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2015 | 05:54 WIB

Rupiah Masih Lesu di Rp13.324 Pada Kamis Pagi

Rupiah Masih Lesu di Rp13.324 Pada Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2015 | 10:44 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×