Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ekspor Indonesia Turun 2,1 miliar dolar AS

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2015 | 12:46 WIB
Ekspor Indonesia Turun 2,1 miliar dolar AS
ilustrasi. [shutterstock]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor mencapai 11,41 miliar dolar AS pada Juli 2015 atau turun 15,53 persen miliar dolar AS ketimbang ekspor pada Juni 2015. Angka itu juga tercatat lebih rendah sekitar 19,23 persen jika dibandingkan Juli 2014.

Hal tersebut lantaran terjadinya penurunan terbesar ekspor non migas Juli 2015 dari Juni 2015, terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 339 juta dolar AS (18,84 persen).

Sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar 43,3 juta dolar AS  atau 3,42 persen.

Ekspor non migas mencapai 9,99 miliar dolar AS pada Juli 2015 atau turun 17,23 persen dibandingkan Juni 2015. Sementara bila dibanding ekspor Juli 2014 turun 14,11 persen. Ekspor non migas mencapai 78,37 miliar dolar AS atau turun 7,55 persen periode Januari-Juli 2015.

Ekspor non migas ke Amerika Serikat Juli 2015 mencapai angka terbesar  1,17 miliar dolar AS. Disusul China 1,1 miliar dolar AS, dan Jepang 1,01 miliar dolar AS. Kontribusi ketiganya mencapai 32,84 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar 1,10 miliar dolar AS.

"Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Juli 2015 mencapai 89,76 miliar dolar AS atau menurun 12,81 persen dibanding periode sama 2014," ujar Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Menurut sektor, ekspor non migas hasil industri pengolahan periode Januari-Juli 2015 turun 7,65 persen dibandingkan periode sama 2014, dan ekspor hasil tambang dan lainnya turun 8,84 persen. Sementara ekspor hasil pertanian naik 0,02 persen.

Berdasarkan provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari-Juli 2015 berasal dari Jawa Barat dengan nilai 14,84 miliar  dolar AS (16,53 persen) diikuti Kalimantan Timur sebesar 11,42 miliar dolar  AS (12,72 persen), dan Jawa Timur sebesar 10,09 miliar  dolar AS(11,24 persen).

Ekspor turun juga diikuti impor. Total impor Juli 2015 mencapai 10,08 miliar dolar AS atau turun 22,36 persen dibanding Juni 2015. Demikian dibanding Juli 2014 melemah 28,44 persen.

Impor non migas Juli 2015 mencapai 7,78 miliar dolar AS aturu turun 25,18 persen dibanding Juni 2015 juga turun 21,46 persen dibanding Juli 2014. Impor migas Juli 2015 mencapai  2,29 miliar dolar AS atau turun 10,99 persen dibandingkan Juni 2015. Demikian juga dibanding Juli 2014 juga turun 45,02 persen.

Sedangkan tiga negara asal barang impor non migas terbesar Januari-Juli 2015 adalah China senilai 16,5 miliar dolar AS, Jepang 8,03 miliar dolar AS, dan Singapura sebesar  5,01 miliar dolar AS. Impor non migas dari ASEAN mencapai pangsa pasar 21,86 persen, sedangkan Uni Eropa 9,44 persen.

"Nilai impor golongan barang konsumsi, bahan baku, dan barang modal selama Januari-Juli 2015 turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya masing-masing sebesar 14,10 persen, 20,45 persen dan 15,66 persen," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekspor Ikan dari Bali Meningkat 19,01 Persen

Ekspor Ikan dari Bali Meningkat 19,01 Persen

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2015 | 09:25 WIB

Menteri KKP Yakin Ekspor Ikan Capai 5 Miliar Dolar

Menteri KKP Yakin Ekspor Ikan Capai 5 Miliar Dolar

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 07:26 WIB

Volume Ekspor Mobil Menurun

Volume Ekspor Mobil Menurun

Foto | Rabu, 29 Juli 2015 | 02:04 WIB

Ikan Hias Sulut Makin Laris di Thailand

Ikan Hias Sulut Makin Laris di Thailand

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2015 | 11:34 WIB

Terkini

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:16 WIB

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:21 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB