Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Rupiah Melemah, Harga Kerudung Impor Dari Cina Melonjak

Laban Laisila | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2015 | 15:15 WIB
Rupiah Melemah, Harga Kerudung Impor Dari Cina Melonjak
Aneka kerudung yang dijual di Thamrin City, Jakarta (suara.com/Dinda Racmawati)

Suara.com - Melemahnya nilai tukar hingga menembus Rp14 ribu per dolar AS berdampak terhadap barang impor di Indonesia. Akibatnya, pedagang mengeluh kesulitan membeli komoditi dari luar negeri, seperti dari Cina.

Salah satu pedagang kerudung di Pusat Grosir dan Mall Thamrin City lantai 5, Fajar Akbar mengungkapkan, selain menjual kerudung buatan dalam negeri seperti dari Tasikmalaya, dia juga menjual kerudung impor dari Cina. Namun sejak nilai rukar rupiah melemah, harga kerudung impor yang dibeli melonjak naik.

"Harga kerudung dari Cina sekarang naik cukup tinggi sejak rupiah lemah ini. Biasanya saya beli satu kodi Rp190 ribu, kini naik menjadi Rp215 ribu dan ada yang Rp230 ribu," kata Fajar dalam perbincangan dengan Suara.com di Thamrin City, Selasa (25/8/2015).

Kenaikan harga ini juga berdampak pada keuntungan para pedagang yang terus menurun. Selain itu, barang-barang impor dari Cina tersebut juga sulit didapat, karena terbatas.

‎"Barang-barang dari Cina itu sekarang juga sulit didapat, stok barangnya sekarang terbatas.‎ Pedagang kecil seperti saya ini kalau beli barang impor itu sekarang hanya dikasih sedikit-sedikit saja oleh grosirnya," ujar pemuda 21 tahun ini.

‎Hal yang sama juga diungkapkan oleh Debit Farlen (28) pedagang kerudung lainnya, dia mengaku harga kerudung impor dari Cina sekarang lebih mahal dari biasanya.

Selain harga belinya ke produsen mahal, harga jual ecerannya tetap dan nggak bisa naik, sehingga keuntungannya kecil.

"Sekarang saya sulit untuk mendapatkan kerudung impor Cina, karena harganya mahal dan barangnya langka. Selain itu penjualannya ke pelanggan tidak bisa, jadi keuntungannya kecil," tuturnya.

Kendati demikian, untuk harga kerudung produksi dalam negeri belum ada kenaikan.

"Kalau barang (kerudung) bikin sendiri dari konfeksi harganya masih sama, nggak terlalu berpengaruh. Cuma memang pasar sekarang sepi. Pelanggan yang belanja jadi sepi dari biasanya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Protes Pedagang Daging

Aksi Protes Pedagang Daging

Foto | Senin, 10 Agustus 2015 | 17:57 WIB

Tangani Kelangkaan Daging, Pemprov DKI Operasi Pasar

Tangani Kelangkaan Daging, Pemprov DKI Operasi Pasar

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 11:04 WIB

Tak Ada Daging Hari Ini

Tak Ada Daging Hari Ini

Foto | Minggu, 09 Agustus 2015 | 13:24 WIB

Lebaran Sebentar Lagi, Omzet Pedagang Bedug Malah Turun

Lebaran Sebentar Lagi, Omzet Pedagang Bedug Malah Turun

| Minggu, 12 Juli 2015 | 22:15 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB