Penyelesaian Dwelling Time Harus Jadi Momentum Perbaikan Ekonomi

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 30 Agustus 2015 | 18:04 WIB
Penyelesaian Dwelling Time Harus Jadi Momentum Perbaikan Ekonomi
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/3). (Antara)

Suara.com - Kasus lamanya proses dwelling time atau bongkar muat peti kemas di pelabuhan terus bergulir.

Menurut Anggota Komite Indonesia Bersih Adhie Massardi penyelesaiaan kasus lambannya proses dwelling time harus menjadi momentum perbaikan perekonomian Indonesia. Pasalnya, pelabuhan memberikan dampak langsung pada roda perekonomian.

"Dwelling time ini kalau kami lihat kan sebagai pintu masuk dan keluarnya ekonomi nasional. Dimana dari situ kita bisa melihat apakah kita sudah kompetitif dan mampu bersaing dengan negara lain. Kalau proses bongkar muat barangnya lamban, pasti akan mempengaruhi pandangan asing kepada Indonesia dong kalau ekspor barang lama, suka telat sampainya," kata Adhie di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2015).

Adhie menilai pelabuhan bukan hanya menjadi tempat naik dan turun barang, melainkan acuan bagi para pengusaha dalam menentukan biaya logistik yang akan masuk atau keluar Indonesia. Itu sebabnya, karena banyak pintu perizinan dan memakan biaya besar, harga dan daya saing Indonesia selalu kalah dengan negara lain.

"Kalau proses perizinannya terlalu banyak pintu dan tangan, pasti cost-nya akan semakin besar yang ditanggung eksportir atau importir. Mau nggak mau akan mempengaruhi ke harga barangnya dong. Sehingga ini membuat Indonesia tidak kompetitif di pasar negara lain," katanya.

Karena itu, sebagian pengusaha Indonesia kemudian memilih membangun pabrik di luar negeri untuk mengurangi biaya logistik yang kelewat besar.

"50 persen barang pengusaha Indonesia raw material itu berasal dari impor, karena mahal, jadi mereka memilih bangun pabrik di luar negeri kayak di Vietnam untuk membuat produknya saja di sana," katanya.

Atas kondisi tersebut, dia meminta permasalahan dwelling time secepatnya diselesaikan dan mafia-mafia di pelabuhan diberantas sampai akar-akarnya.

"Kalau dwelling time itu nggak lamban bisa memberikan dampak positif terutama bagi industri dalam negeri dan masyarakat. Jadi diharapkan ini bisa selesai sampai tuntas. Dan juga memberikan kepercayaan pada negara lain juga kan kalau Indonesia itu mampu bersaing dan biaya logistiknya bisa lebih murah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fuad Bawazier: Mafia Dwelling Time Itu Berdasi dan Berbintang

Fuad Bawazier: Mafia Dwelling Time Itu Berdasi dan Berbintang

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 16:28 WIB

Mantan Menkeu: Dwelling Time Tak Hanya di Tanjung Priok

Mantan Menkeu: Dwelling Time Tak Hanya di Tanjung Priok

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 14:54 WIB

TNI Percaya Polri Bisa Selesaikan Kasus Suap Dwelling Time

TNI Percaya Polri Bisa Selesaikan Kasus Suap Dwelling Time

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:28 WIB

Rizal Ramli Sebut Pelindo Untung saat "Dwelling Time" Bermasalah

Rizal Ramli Sebut Pelindo Untung saat "Dwelling Time" Bermasalah

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 16:04 WIB

Terkini

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

×