Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 04 Mei 2026 | 19:43 WIB
Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik
Kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Danantara dalam pembangungan program sampah jadi listrik. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta dan PT Danantara menandatangani kesepakatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi listrik pada Senin, 4 Mei 2026.
  • Proyek ini bertujuan mengatasi darurat sampah Jakarta yang mencapai 9.000 ton per hari akibat ketergantungan pada sistem open dumping.
  • Pemerintah menargetkan pembangunan fasilitas di Bantargebang dan Tanjungan Kamal untuk mengubah sampah menjadi energi listrik dalam dua tahun.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menandatangani kesepakatan bersama dengan PT Danantara Investment Management (DIM) untuk percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) di Jakarta di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, Jakarta, Senin (4/5/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, mengatakan penanganan sampah Jakarta membutuhkan langkah cepat dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

"Darurat sampah DKI telah menjadi perhatian banyak pihak yang memerlukan penanganan secara cepat, terkoordinasi, dan terintegrasi hulu-hilir," ujar Zulhas kepada wartawan.

Menurut dia, persoalan sampah Jakarta juga mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto, terutama terkait kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Jakarta ini mendapat perhatian khusus dari Bapak Presiden, kami hampir kalau beberapa minggu yang lalu, hampir tiap minggu ditelepon soal sampah, utamanya Bantargebang," ujarnya.

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menginvestasikan Rp3 triliun untuk membangun fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Antang yang mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari menjadi energi listrik berkapasitas 20-25 MW sebagai upaya mengatasi krisis sampah. ANTARA FOTO/Hasrul Said/kye
Pemerintah mulai mengubah sampah Jakarta jadi energi listrik. ANTARA FOTO/Hasrul Said/kye

Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah, timbunan sampah Jakarta saat ini mencapai lebih dari 9.000 ton per hari. Sebagian besar penanganannya masih bergantung pada sistem open dumping di Bantargebang.

"Timbunan sampah Jakarta mencapai 9.000 ton per hari. Saat ini 87 persen masih bergantung pada open dumping seperti Bantargebang yang sudah jauh melebihi kapasitas," kata dia.

Pemerintah mengandalkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 sebagai dasar percepatan penanganan sampah perkotaan melalui teknologi waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi listrik.

"Perpres 109 Tahun 2025 dimaksudkan untuk mempercepat penanganan darurat sampah perkotaan dengan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik, sampah kita olah jadi listrik," tutur Zulhas.

baca juga

Dalam proyek di Jakarta, Pemprov DKI mengusulkan dua lokasi pengembangan PSEL, yakni di Bantargebang dan Tanjungan Kamal Muara. Penandatanganan kerja sama dengan Danantara disebut sebagai bagian dari proses percepatan pemilihan badan usaha dan realisasi proyek.

Zulhas menyebut kesepakatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.

"Penandatanganan ini adalah kontrak dengan jutaan warga Jakarta. Bahwa sampah mereka tidak akan terus menumpuk, berbau, dan membanjiri jalan mereka lagi. Insyaallah dua tahun lagi,” ucapnya.

PSEL dirancang untuk mengubah sampah perkotaan menjadi sumber energi listrik sekaligus mengurangi ketergantungan pada pola pembuangan terbuka.

"Sampah yang selama ini menumpuk di depan rumah warga Jakarta akan diubah menjadi listrik yang mengaliri kota ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Dinilai Berperan Strategis dalam Proyek Hilirisasi Fase II

Danantara Dinilai Berperan Strategis dalam Proyek Hilirisasi Fase II

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:07 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 06:10 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 06:00 WIB

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

×