Ini Penjelasan Pertamina soal Tudingan KKN Menko Rizal

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 11 September 2015 | 15:34 WIB
Ini Penjelasan Pertamina soal Tudingan KKN Menko Rizal
Dirut PT. Pertamina Dwi Soetjipto (depan), meninjau proyek pembangunan RFCC RU IV Lomanis, Cilacap, Jateng, Jumat (20/2). (Antara)

Suara.com - Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang menanggapi peryataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Rizal mengatakan dua proyek Pertamina membuang-buang uang dan berindikasi kolisi, korupsi, dan nepotisme (KKN).

Bambang menjelaskan dua proyek Pertamina yakni penambahan fasilitas penyimpanan (storage) bahan bakar minyak (BBM) sebesar 2,4 miliar dolar AS dan pembangunan pipa untuk pendistribusian BBM sudah dijalan yang benar. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketahanan energi nasilan yang saat ini masih sangat rendah yang dimiliki Pertamina, yakni hanya cukup untuk 20 hari saja.

"Itu (Storage) merupakan kebutuhan. Konsumsi BBM di Indonesia terus meningkat, oleh sebab itu kita juga harus meningkatkan cadangan minyak kita. Pertamina sekarang storagenya hanya cikup hanya 20 hari saja, makanya penambahan storage itu sangat dibutuhakan," kata Bambang saat ditemui di kantornya, Jumat (11/9/2015).

Sementara untuk pembangunan pipa penyaluran distibusi ke BBM saat ini sangat dibutuhkan agar penyaluran BBM ke daerah-daerah terutama di wilayah Indonesia timur menjadi lebih mudah.

"Ini hanya agar penyaluran dan pendistribusian BBMnya menjadi lebih mudah. Jadi langsung melalui pipa," katanya.

Ia mengakui pembangunan pipa dan storage BBM ini membutuhkan dana investasi yang besar dan tidak termasuk dalam program prioritas pemerintah. Tapi, lanjut dia, PT Pertamina akan melakukan banyak kerjasama dengan perusahaan energi dalam negeri yang memiliki fasilitas penyimpanan BBM. Hal ini dilakukakn untuk mengakali dana investasi yang besar untuk pembangunan storage.

"Kita kerjasama dengan perusahaan dalam negeri. Jadi kita pakai storagenya, kita pakai untuk menyimpan BBM. Kerjasamanya dengan cara kita suplai BBM ke mereka, kalau suplainya belum dipakai sama mereka kita suplai ke tempat lain. Biayanya lebih murah, mereka tak perlu keluarin biaya inventori, harga jadi lebih murah, ketahanan energi juga naik dan transaksinya pakai rupiah juga," ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa storage ini sangat dibutuhkan oleh Indonesia untuk meningkatkan cadangan minyak ditengah konsumsi BBM yang terus meningkat. Ia mencontohkan, negara-negara seperti Amerika, Jepang, Malaysia dan Singapura sudah memiliki cadangan minyak hingga 3-6 bulan ke depan, hal ini lantaran memiliki storage yang memadai.

"Dinegara-negara ASEAN saja paling dikit punya stok BBM sampai 45 hari. Pemerintah ingin stok BBM meningkat secara bertahap. Makanya kita tingkatkan pelan-pelan. Rencananya 30 hari dulu," ungkapnya.

Sebelumnya, Menurut Rizal, rencana tersebut dinilai sebagai tindakan yang membuang uang dan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Ia menilai, storage BBM yang dimiliki Pertamina secara nasional sebesar 18-20 hari sudah cukup.

"Menurut saya storage Pertamina sudah cukup. Ngapain buang uang 2,4 Miliar dolar AS hanya untuk meningkatkan menjadi 30 hari. Harusnya yang jual minyak ke Indonesia yang bangun, bukan Pertamina," kata Rizal, Kamis (10/9/2015) kemarin.

Terkait pembangunan pipa yang akan digunakan untuk mendistribusikan BBM. Hal tersebut lantaran, menurutnya, infrastruktur distribusi BBM Pertamina saat ini sudah bagus.

"Kemudian usulan mau bangun Pipa BBM se-Indonesia? Sudah bagus kok. Kalau bangun di seluruh Indonesia bisa bangkrut nih." Katanya.

Menurutnya, jika pipa-pipa tersebut dibangun, faktor keamannya yang perlu diperhatikan. Karena, pipa tersebut dinilai sangat rawan. "Kalau ada yang tanam bom di sana habis lah itu Pertamina," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina dan Adaro Energy Pasok BBM Ke Indonesia Timur

Pertamina dan Adaro Energy Pasok BBM Ke Indonesia Timur

Bisnis | Jum'at, 11 September 2015 | 13:26 WIB

Menteri ESDM Tak Hadir Rapat Proyek Listrik di Kantor Rizal Ramli

Menteri ESDM Tak Hadir Rapat Proyek Listrik di Kantor Rizal Ramli

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 15:07 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×