- Lembaga Indonesia Political Opinion merilis hasil survei kinerja menteri pemerintahan Prabowo Subianto pada 8 Agustus 2026.
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menduduki posisi kedua menteri berkinerja terbaik dengan perolehan 33,5 persen.
- Survei nasional melibatkan 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode stratified multistage random sampling pada Juli hingga Agustus 2026.
Suara.com - Nama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bertengger di posisi teratas jajaran Menteri berkinerja terbaik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Penilaian ini berdasarkan hasil survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) yang menempatkan Teddy di jajaran teratas persepsi publik terhadap kinerja positif para menteri.
Posisi pertama dalam kategori ini ditempati Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan 42,8 persen, Seskab Teddy meraih penilaian positif sebesar 33,5 persen
Sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berada di peringkat ketiga dengan raihan 32,0 persen.
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menjelaskan bahwa persepsi masyarakat terhadap kinerja menteri berkaitan erat dengan tingkat popularitas masing-masing figur.
Kedua indikator tersebut turut menempatkan Teddy sebagai salah satu figur yang paling menonjol di kabinet saat ini.
“Persepsi publik terhadap menteri yang dianggap bekerja dengan baik, ini linier dengan popularitas. Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ketiga,” kata Dedi dalam konferensi pers di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).
Di luar tiga besar, posisi berikutnya ditempati Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan 30,9 persen, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan 26,5 persen, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono 25,3 persen.
Selain masuk dalam tiga besar penilaian kinerja, Teddy Indra Wijaya juga tercatat sebagai salah satu menteri dengan tingkat popularitas tertinggi.
Sebanyak 41,0 persen responden menyatakan mengenal atau mengetahui nama Teddy, menempatkannya di posisi kedua setelah Purbaya yang meraih 43,5 persen.
Tingkat popularitas Teddy mengungguli sejumlah menteri dan pejabat lain, seperti Bahlil Lahadalia 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen. Di sisi lain, survei IPO juga mengungkap persepsi publik terhadap menteri dengan kinerja kurang baik.
Sementara itu Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai berada di posisi pertama dengan 51,8 persen, disusul Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo 48,5 persen dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen.
“Yang pertama adalah Menteri HAM Natalius Pigai 51,8 persen, Menteri PU Dody Hanggodo 48,5 persen, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen,” ujar Dedi.
Dedi menekankan bahwa penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah dan para menteri bersifat dinamis dan dapat berubah seiring perkembangan situasi serta kebijakan yang diambil.
“Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian,” kata dia.
Survei nasional IPO ini dilaksanakan pada periode 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Responden dipilih menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS), dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat akurasi 95 persen.