Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini 5 Kebiasaan Keuangan Buruk yang Buat Generasi 90-an Bangkrut

Angelina Donna

Jum'at, 25 September 2015 | 07:53 WIB
Ini 5 Kebiasaan Keuangan Buruk yang Buat Generasi 90-an Bangkrut
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Kalau kamu termasuk generasi muda, maka kamu harus memperhatikan beberapa kebiasaan yang kami jelaskan di bawah ini. Sebab kamu adalah generasi yang sangat terpengaruh dengan apa yang kamu lihat, dengar, atau bicarakan dengan teman-teman terdekat kamu. Maaf, tapi sepertinya generasi kalian menjadi eksis ketika memiliki barang-barang yang sejenis dengan punya sahabat-sahabat kamu. Teman kamu punya iPhone, sepertinya kamu pun harus segera memiliki iPhone supaya bisa eksis bersama mereka.

Sudah, kita langsung masuk saja ke beberapa kebiasaan yang dapat membuat kantong kamu jebol, bahkan sebelum waktunya kamu kehabisan uang.

1.Beli Gadget Tipe Terbaru Terus

Sudah punya smartphone, masih mau membeli tablet. Padahal laptop yang baru dibeli lebih banyak nganggurnya. Lihat teman yang keren pakai smartwatch, jadi mau beli juga di online shop langganan. Terpukau dengan penjelasan teman karena smartwatch itu bisa dipakai sebagai sports tracker, terutama saat lari. Padahal lari sebulan sekali saja belum tentu. Ayo, berhenti memikirkan hal ini, lihat realitanya kalau harga barang-barang tersebut sangat mahal dan sangat sayang dibeli kalau ujung-ujungnya tidak dipakai.

2.Nongkrong di Kafe Terus

Nongkrong, ngobrol-ngobrol saja harus di coffee shop, rapat bisnis atau pekerjaan juga di kafe, lagi bosan sendirian kaburnya juga ke kafe. Gerai yang satu ini seakan tidak ada habisnya untuk kamu kunjungi. Hampir semua kegiatan kamu berlangsung di sana. Ibaratnya, tempat tersebut adalah tempat pelarian yang kalau dilakukan terus menerus tanpa bisa dikontrol bisa menghabiskan uang. Jadi, jangan sering-sering ke sana ya!

3.Kecanduan Belanja Online

Belanja online memang enak, tapi hati-hati kalau sudah kecanduan. Uang kamu bisa ikut tersedot habis ke sana. Padahal, barang-barang yang dibeli di sana sebenarnya tidak murah-murah amat. Memang, dengan membeli di toko online, kita bisa dengan mudah membandingkan harga yang ada di situs lain secara mudah. Tapi kalau kita melakukannya tanpa melakukan pembatasan, itu namanya sudah pemborosan

4.Pakai Kartu Kredit

Banyak generasi muda pada sedang dalam fase masuk sebagai karyawan baru. Sudah punya gaji, namun ingin memiliki banyak hal. Sayangnya, gaji belum terlalu besar, dan keinginan tersebut mesti ditahan. Banyak dari mereka yang mencari jalan pintas dengan menggunakan kartu kredit dan menggunakannya untuk belanja berbagai macam barang. Padahal, memakai kartu kredit adalah mengutang kepada bank. Kalau alat itu dipakai secara sembarangan, bukan manfaat yang didapat, justru malah masalah yang datang.

5.Terlalu Banyak Ikut Acara Supaya Eksis

Salah satu contoh acaranya adalah lomba lari 5K, 10K, Half Marathon, dan seterusnya. Olahraga yang satu ini memang sedang mendapat tempat di hati di tengah masyarakat. Tidak hanya generasi tua, generasi muda sedang minat-minatnya dengan olahraga lari. Di mana, generasi muda yang terjangkiti terutama adalah mereka yang baru saja mendapat pekerjaan pasca lulus dari kampus. Apalagi lomba-lomba lari ini terus menawarkan pengalaman-pengalaman yang baru dan berbeda. Misalnya lari dengan disemprot cat warna-warni seperti The Color Run Jakarta, lari di malam hari, Electro Run, dan lain sebagainya yang tidak murah.

Lalu, di mana letak masalahnya? Berada di kocek yang harus dirogoh untuk mengikuti acara tersebut. Untuk sebuah event, tidak pernah harga tiketnya kurang dari Rp200 ribu. Dan sebagian besar memang berkisar di angka ratusan ribu rupiah, itupun belum termasuk biaya jajan dan belanja sepatu kalau belum memilikinya. Padahal, sesungguhnya olahraga satu ini sangat mudah dan murah untuk dilakukan. Cukup modal sepatu olahraga saja. Kita sudah bisa lari di mana saja dan kapan saja. Mau di kompleks tempat tinggal, taman kota, lapangan alun-alun, dan berbagai tempat lainnya.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

7 Kebiasaan Mengatur Keuangan yang Salah Pada Usia 20-an

 Perjanjian Pra-Nikah, Apa Saja yang Perlu Anda Ketahui?

 5 Cara Melakukan Negosiasi Dengan Wedding Organizer

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×