Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Ini 5 Kebiasaan Keuangan Buruk yang Buat Generasi 90-an Bangkrut

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 25 September 2015 | 07:53 WIB
Ini 5 Kebiasaan Keuangan Buruk yang Buat Generasi 90-an Bangkrut
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Kalau kamu termasuk generasi muda, maka kamu harus memperhatikan beberapa kebiasaan yang kami jelaskan di bawah ini. Sebab kamu adalah generasi yang sangat terpengaruh dengan apa yang kamu lihat, dengar, atau bicarakan dengan teman-teman terdekat kamu. Maaf, tapi sepertinya generasi kalian menjadi eksis ketika memiliki barang-barang yang sejenis dengan punya sahabat-sahabat kamu. Teman kamu punya iPhone, sepertinya kamu pun harus segera memiliki iPhone supaya bisa eksis bersama mereka.

Sudah, kita langsung masuk saja ke beberapa kebiasaan yang dapat membuat kantong kamu jebol, bahkan sebelum waktunya kamu kehabisan uang.

1.Beli Gadget Tipe Terbaru Terus

Sudah punya smartphone, masih mau membeli tablet. Padahal laptop yang baru dibeli lebih banyak nganggurnya. Lihat teman yang keren pakai smartwatch, jadi mau beli juga di online shop langganan. Terpukau dengan penjelasan teman karena smartwatch itu bisa dipakai sebagai sports tracker, terutama saat lari. Padahal lari sebulan sekali saja belum tentu. Ayo, berhenti memikirkan hal ini, lihat realitanya kalau harga barang-barang tersebut sangat mahal dan sangat sayang dibeli kalau ujung-ujungnya tidak dipakai.

2.Nongkrong di Kafe Terus

Nongkrong, ngobrol-ngobrol saja harus di coffee shop, rapat bisnis atau pekerjaan juga di kafe, lagi bosan sendirian kaburnya juga ke kafe. Gerai yang satu ini seakan tidak ada habisnya untuk kamu kunjungi. Hampir semua kegiatan kamu berlangsung di sana. Ibaratnya, tempat tersebut adalah tempat pelarian yang kalau dilakukan terus menerus tanpa bisa dikontrol bisa menghabiskan uang. Jadi, jangan sering-sering ke sana ya!

3.Kecanduan Belanja Online

Belanja online memang enak, tapi hati-hati kalau sudah kecanduan. Uang kamu bisa ikut tersedot habis ke sana. Padahal, barang-barang yang dibeli di sana sebenarnya tidak murah-murah amat. Memang, dengan membeli di toko online, kita bisa dengan mudah membandingkan harga yang ada di situs lain secara mudah. Tapi kalau kita melakukannya tanpa melakukan pembatasan, itu namanya sudah pemborosan

4.Pakai Kartu Kredit

Banyak generasi muda pada sedang dalam fase masuk sebagai karyawan baru. Sudah punya gaji, namun ingin memiliki banyak hal. Sayangnya, gaji belum terlalu besar, dan keinginan tersebut mesti ditahan. Banyak dari mereka yang mencari jalan pintas dengan menggunakan kartu kredit dan menggunakannya untuk belanja berbagai macam barang. Padahal, memakai kartu kredit adalah mengutang kepada bank. Kalau alat itu dipakai secara sembarangan, bukan manfaat yang didapat, justru malah masalah yang datang.

5.Terlalu Banyak Ikut Acara Supaya Eksis

Salah satu contoh acaranya adalah lomba lari 5K, 10K, Half Marathon, dan seterusnya. Olahraga yang satu ini memang sedang mendapat tempat di hati di tengah masyarakat. Tidak hanya generasi tua, generasi muda sedang minat-minatnya dengan olahraga lari. Di mana, generasi muda yang terjangkiti terutama adalah mereka yang baru saja mendapat pekerjaan pasca lulus dari kampus. Apalagi lomba-lomba lari ini terus menawarkan pengalaman-pengalaman yang baru dan berbeda. Misalnya lari dengan disemprot cat warna-warni seperti The Color Run Jakarta, lari di malam hari, Electro Run, dan lain sebagainya yang tidak murah.

Lalu, di mana letak masalahnya? Berada di kocek yang harus dirogoh untuk mengikuti acara tersebut. Untuk sebuah event, tidak pernah harga tiketnya kurang dari Rp200 ribu. Dan sebagian besar memang berkisar di angka ratusan ribu rupiah, itupun belum termasuk biaya jajan dan belanja sepatu kalau belum memilikinya. Padahal, sesungguhnya olahraga satu ini sangat mudah dan murah untuk dilakukan. Cukup modal sepatu olahraga saja. Kita sudah bisa lari di mana saja dan kapan saja. Mau di kompleks tempat tinggal, taman kota, lapangan alun-alun, dan berbagai tempat lainnya.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

7 Kebiasaan Mengatur Keuangan yang Salah Pada Usia 20-an

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB