Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Utama Syariah

Ardi Mandiri

Selasa, 20 Oktober 2015 | 02:19 WIB
Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Utama Syariah
Ilustsrasi konsep perekonomian syariah (Shutterstock).

Suara.com - PT Maybank Asset Management meyakini Indonesia akan menjadi salah satu pasar utama bagi pengembangan produk syariah di dunia.

"Kami percaya bahwa Indonesia akan menjadi salah satu pasar utama bagi pengembangan produk-produk Syariah di dunia. Indonesia merupakan "ASEAN Gateway" yaitu sebagai negara ekonomi terbesar di ASEAN yang akan terus berkembang dan memberikan peluang untuk perluasan pasar," kata CEO Maybank Asset Management Group, Nor Azamin Bin Salleh diskusi bertajuk "Investasi Syariah Di Tengah Kondisi Pasar Modal yang Menantang" di Jakarta, Senin.

Ia menyampaikan bahwa data "Indonesia Consumer Report McKinsey" tahun 2014 menunjukan Indonesia menghasilkan 33 persen dari jumlah PDB ASEAN dan memiliki pertumbuhan kelas konsumsi sebesar lima juta orang per tahun, yang jumlahnya hampir sama dengan jumlah populasi di Singapura.

"Dengan populasi kelas menengah yang sangat besar dan kebutuhan investasi yang terus meningkat, kehadiran produk syariah akan menjadi momentum penting bagi pengembangan produk syariah di Indonesia," katanya.

Berdasarkan data dari Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah Dubai, Uni Emirat Arab, lanjut Nor Azamin Bin Salleh, aset keuangan syariah diproyeksikan meningkat dari 1,66 triliun dolar AS di tahun 2013 menjadi 3,5 triliun dolar AS pada 2019 dengan tingkat pertumbuhan diantisipasi sekitar 15 persen per tahun.

Sementara data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukan hingga Maret 2015 nilai total saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp3.037,46 triliun dan sukuk korporasi sebesar Rp7,1 triliun.

Dalam tiga bulan terakhir, nilai transaksi harian saham-saham yang termasuk dalam daftar efek syariah (DES) mencapai lebih dari Rp2,8 triliun.

Nor Azamin Bin Salleh juga menyampaikan penelitian Maybank Kim Eng Securities menyatakan bahwa dalam jangka panjang, potensi pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih sangat kuat yang didukung oleh fundamental yang kokoh serta kebijakan fiskal dan makro ekonomi yang stabil.

Selain itu, lanjut dia, dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan alokasi pembiayaan infrastruktur sebesar delapan persen dalam RAPBN 2016, dari Rp290 triliun menjadi Rp314 triliun, akan menciptakan dampak ekonomi yang positif yaitu mendorong lebih banyak "foreign direct investment" (FDI) dan membantu menciptakan banyak lapangan kerja.

Melihat hal itu, Nor Azamin Bin Salleh mengatakan bahwa pihaknya akan meluncurkan produk reksa dana baru, yakni Maybank Syariah Equity Fund. Diharapkan produk itu dapat memperluas penetrasi produk-produk syariah di Indonesia.

Direktur Utama Maybank Asset Management, Denny R Thaher menambahkan bahwa sejalan dengan tingkat pendidikan yang semakin tinggi dan kesadaran investasi yang terus meningkat, kebutuhan terhadap produk syariah tentunya akan terus bertambah besar.

"Melalui edukasi dan sosialisasi yang konsisten, produk syariah akan memiliki pasar yang kuat dan loyal. Maybank secara konsisten juga akan terus berusaha menghadirkan produk-produk reksa dana yang menarik yang dapat menjadi referensi utama bagi para nasabah dengan horizon investasi jangka panjang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Akan Buat Edaran Terkait Fatwa Hedging Syariah

OJK Akan Buat Edaran Terkait Fatwa Hedging Syariah

Bisnis | Jum'at, 03 April 2015 | 23:47 WIB

Dubai Jajaki Kerja Sama Ekonomi Syariah dengan Indonesia

Dubai Jajaki Kerja Sama Ekonomi Syariah dengan Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2015 | 02:01 WIB

Terkini

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB