Sistem Angkutan Penumpang Singapore Airlines Turun 1 Persen

Adhitya Himawan Suara.Com
Selasa, 27 Oktober 2015 | 16:20 WIB
Sistem Angkutan Penumpang Singapore Airlines Turun 1 Persen
Singapore Airlines

Sepanjang bulan September 2015, sistem angkutan penumpang Singapore Airlines (diukur dalam pendapatan penumpang tiap kilometer) mengalami penurunan sebesar 1,0% dibandingkan tahun sebelumnya, di mana hal ini sejalan dengan pengurangan kapasitas sebesar 1,1% (diukur dalam kilometer kursi yang tersedia). Akibatnya, tingkat isian penumpang (passenger load factor) mengalami peningkatan sebesar 0,1% menjadi 80,8%.

Dalam keterangan resmi yang diterima suara.com, Selasa (27/10/2015), tingkat isian penumpang (PLF) untuk rute Pasifik Barat Daya, Asia Barat dan Afrika mengalami peningkatan, sementara tingkat isian penumpang (PLF) untuk rute Amerika, Eropa, dan Asia Timur mengalami penurunan yang disebabkan oleh melemahnya permintaan penumpang. Keadaan pasar tetap menantang sementara itu kegiatan-kegiatan promosi akan berlanjut di pasar-pasar yang relevan.

 Sistem angkutan penumpang SilkAir meningkat 7,8% secara year-on-year, dibandingkan dengan peningkatan kapasitas sebesar 9,2%. Oleh karenanya, tingkat isian penumpang (passenger load factor) mengalami penurunan sebesar 0,8% menjadi 66,7%. Untuk Kawasan Asia Barat, tingkat isian penumpang (PLF) mengalami penurunan dikarenakan pertumbuhan penumpang yang diangkut tidak sesuai dengan pertumbuhan kapasitas.

 Sistem angkutan penumpang Scoot meningkat sebesar 21,7% secara year-on-year karena adanya perluasan jaringannya ke Osaka dan Kaohsiung pada bulan Juli 2015. Kapasitas sistem angkutan penumpang Scoot meningkat sebesar 14,8% seiring dengan penambahan armada operasi, yaitu dari enam pesawat (tipe 777) tahun lalu menjadi delapan pesawat (7 pesawat tipe 787 dan satu pesawat tipe 777) pada bulan September 2015. Oleh karenanya, PLF meningkat sebesar 4,8% menjadi 83,5%.

Sistem angkutan penumpang Tigerair mencatat penurunan sebesar 3,8% dibandingkan dengan penurunan kapasitas sebesar 3,7%. Akibatnya, tingkat isian penumpang (passenger load factor) mengalami penurunan sebesar 0,1% menjadi 81,7%.

Secara keseluruhan, tingkat keterisian kargo (cargo load factor - CLF) meningkat sebesar 0,7 persen karena lalu lintas kargo (diukur dalam kilometer-ton-angkutan) meningkat sebesar 4,4% dibandingkan pertumbuhan kapasitas sebesar 3,3%. Tingkat keterisian meningkat untuk rute-rute Asia Timur, Pasifik Barat Daya serta Asia Barat & Afrika dikarenakan permintaan melebihi perubahan kapasitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI