Pemerintah Targetkan Bangun 600 Ribu Rumah Sampai Akhir 2015

Adhitya Himawan

Kamis, 29 Oktober 2015 | 10:11 WIB
Pemerintah Targetkan Bangun 600 Ribu Rumah Sampai Akhir 2015
Perumahan 1000 Prajurit TNI Cijantung, Jakarta Timur [Erick Tanjung/Suara.com]

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (MenPUPR) Rakyat Basuki Hadimoeljono menargetkan akan menyelesaikan target pembuatan rumah sebanyak 600.000 bangunan pada tahun 2015. "Target saya tahun ini adalah 600.000 rumah harus selesai," kata Basuki Hadimoeljono usai melakukan peninjauan pembuatan jalan di Tou Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Kamis (29/10/2015).

Saat ini, ia menjelaskan sebanyak 498.000 rumah FLPP sudah dibangun, baik dari pemerintah juga dari pihak swasta. "Pihak swasta banyak juga yang membangun rumah kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) jadi kami terbantu dengan langkah program sejuta rumah," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Taufik Widjoyono juga mengatakan perkembangan program sejuta rumah sudah mencapai tahap kisaran 45 persen hingga saat ini. "Sekitar 45 persen sudah berjalan, karena pelaksananya dari kami sendiri," kata Taufik Widjoyono.

Ia juga mengatakan, untuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) semua berjalan lancar dan masih dengan sesuai rencana, sedangkan untuk nonMBR sedikit mengalami kendala. "Proyek nonMBR beberapa dikerjakan oleh pihak swasta, karena kondisi perekonomian penuh dengan ketidakpastian seperti ini, maka lebih memilih untuk menahan pembelian rumah," katanya.

Sementara itu, menurut Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, menyatakan program sejuta rumah yang digagas Presiden Joko Widodo belum berjalan lancar. "Ada beberapa kendala yang dihadapi para pengembang dalam merealisasikan program tersebut, salah satunya mengenai pembebasan lahan," kata Wakil Ketua REI Jawa Tengah Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi Dibya K Hidayat.

Menurut dia, khususnya untuk pembangunan rumah sederhana di Kota Semarang pembebasan lahan sulit dilakukan mengingat harga tanah yang terlalu tinggi. "Kalau untuk pembangunan rumah sederhana di Kota Semarang jelas tidak bisa, bisanya di luar Kota Semarang. Para pengembang mau membebaskan tanah lagi di Kota Semarang harganya tidak cukup," katanya.

Sementara itu, pihaknya berharap agar Pemerintah membuka fasilitas infrastruktur untuk mendukung pembangunan kawasan hunian di daerah-daerah. "Idealnya Pemerintah membuka jalur-jalur infrastruktur ke tempat-tempat pengembangan hunian, konsepnya seperti membuat kota satelit," katanya.

Mengenai kondisi tersebut, Dibya mengakui hingga saat ini belum ada titik temu antara pemerintah dengan para pengembang terkait kondisi infrastruktur. "Itu kan beberapa waktu yang lalu sudah diwacanakan, tetapi seperti ayam dan telur, dari REI membentuk konsorsium pembebasan tanah, pemerintah dari sisi infrastruktur, tetapi sejauh ini belum ada titik temu," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Program "Sejuta Rumah", Pemerintah Perlu Terapkan Sistem Zonasi

Program "Sejuta Rumah", Pemerintah Perlu Terapkan Sistem Zonasi

Bisnis | Senin, 13 April 2015 | 14:59 WIB

Saham Sektor Properti Catatkan Kinerja Tertinggi Sepanjang 2014

Saham Sektor Properti Catatkan Kinerja Tertinggi Sepanjang 2014

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2014 | 00:04 WIB

Tepat, Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat

Tepat, Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2014 | 08:11 WIB

Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat Diprotes

Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat Diprotes

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2014 | 06:56 WIB

Jangan Gabungkan Kemenpera dengan KemenPU!

Jangan Gabungkan Kemenpera dengan KemenPU!

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2014 | 14:28 WIB

Masih Perlukah Kementerian Perumahan Rakyat Dipertahankan?

Masih Perlukah Kementerian Perumahan Rakyat Dipertahankan?

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2014 | 14:52 WIB

Pemerintah Bangun Rumah Susun untuk Masyarakat Penghasilan Rendah

Pemerintah Bangun Rumah Susun untuk Masyarakat Penghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2014 | 12:36 WIB

Terkini

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:13 WIB

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Setrika Miyako Paling Bagus Tipe Apa? Ini 9 Pilihan Sesuai Spesifikasi

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 14:10 WIB

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 14:09 WIB

Baleg DPR Sepakati RUU Reforma Agraria, BRAN Kini Resmi Berubah Nama Jadi LPRA

Baleg DPR Sepakati RUU Reforma Agraria, BRAN Kini Resmi Berubah Nama Jadi LPRA

News | Senin, 21 September 2026 | 14:08 WIB

Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid

Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid

News | Senin, 21 September 2026 | 14:08 WIB

Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan Deli Serdang, Pelaku Sembunyi Dalam Sumur

Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan Deli Serdang, Pelaku Sembunyi Dalam Sumur

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 14:07 WIB

Bukan Sekadar Bersama, Psikilog Ungkap Cara Sederhana Bangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak

Bukan Sekadar Bersama, Psikilog Ungkap Cara Sederhana Bangun Kedekatan Emosional Orang Tua dan Anak

Health | Senin, 21 September 2026 | 14:06 WIB

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 14:05 WIB

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

×