Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Saham Sektor Properti Catatkan Kinerja Tertinggi Sepanjang 2014

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 18 Desember 2014 | 00:04 WIB
Saham Sektor Properti Catatkan Kinerja Tertinggi Sepanjang 2014
Pengunjung melintas didekat maket sebuah kawasan perumahan yang ditawarkan pengembang, pada pameran perumahan REI Expo. (Antara/Rekotomo)

Suara.com - Pengamat pasar modal Andreas Yasakasih mengemukakan bahwa saham sektor properti mencatatkan kinerja tertinggi dibandingkan sektor lainnya di sepanjang tahun 2014 ini.

"Saham sektor properti memiliki kinerja positif di tahun ini, diikuti sektor keuangan dan infrastruktur," ujar Andreas Yasakasih yang juga Director of Investment of PT Valbury Asia Asset Management di Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Menurut dia, kuatnya permintaan properti di sepanjang tahun ini diikuti dengan adanya dukungan dari penyaluran pembiayaan menjadi salah satu faktor saham-saham di sektor itu membukukan kinerja positif.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per November 2014, indeks properti mencatat pertumbuhan sebesar 48,72 persen. Diikuti indeks keuangan sebesar 33,43 persen dan infrastruktur sebesar 22,74 persen. Sementara yang mencatatkan pertumbuhan terendah yakni indeks pertambangan sebesar 1,07 persen.

Andreas memproyeksikan bahwa pada 2015 mendatang, sektor properti, keuangan dan infrastruktur masih akan menjadi yang diminati oleh investor, sehingga potensi mencatatkan kinerja positif cukup terbuka.

"Sektor itu selalu diminati investor pasar modal," ucapnya.

Head of Equity Research Mandiri Sekuritas John Rachmat menambahkan bahwa sektor perbankan, properti, dan manufaktur akan menunjukkan performa positif pada tahun 2015 mendatang sejalan dengan fokus pemerintah yang akan mendorong infrastruktur sehingga akan menopang pertumbuhan ekonomi pada tahun depan.

"Ekonomi Indonesia bisa mencatat pertumbuhan sebesar 5,3 persen pada 2015 mendatang. Apalagi jika iklim investasi tidak terpengaruh global, pertumbuhannya bisa mencapai 5,5 persen," katanya.

Ia memaparkan bahwa saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Tabungan Negara (BBTN), PT Semen Gresik (SMGR), PT Pembangunan Perumahan (PTPP), PT Perusahaan Gas Negara (PGAS), PT Ciputra Surya (CTRS) dan PT Pakuwon Jati (PWON). [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BTN Incar Penyaluran KPR Senilai Rp 1,5 Triliun Dari Hajatan IPEX 2022

BTN Incar Penyaluran KPR Senilai Rp 1,5 Triliun Dari Hajatan IPEX 2022

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 11:49 WIB

Citra Swarna Group Bangun Hunian Dengan Konsep Alam Di Kawasan Kartika Residence

Citra Swarna Group Bangun Hunian Dengan Konsep Alam Di Kawasan Kartika Residence

Bisnis | Minggu, 04 September 2022 | 13:43 WIB

Terkini

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB