Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Saham Wall Street Turun Akibat Proyeksi Pertumbuhan Global Turun

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 10 November 2015 | 08:38 WIB
Saham Wall Street Turun Akibat Proyeksi Pertumbuhan Global Turun
Wall Street

Suara.com - Saham-saham di Wall Street berakhir turun pada Senin (Selasa pagi WIB 10/11/2015), setelah Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memangkas proyeksi pertumbuhan global untuk tahun ini menjadi 2,9 persen.

Dow Jones Industrial Average turun 179,85 poin atau 1,00 persen menjadi ditutup pada 17.730,48. Indeks S&P 500 kehilangan 20,62 poin atau 0,98 persen menjadi berakhir di 2.078,58. Indeks komposit teknologi Nasdaq turun 51,82 poin atau 1,01 persen menjadi 5.095,30.

Penurunan tajam lebih lanjut di negara-negara berkembang dengan pertumbuhan pesat (emerging market) dan perdagangan dunia telah melemahkan pertumbuhan global menjadi sekitar 2,9 persen tahun ini -- turun dari perkiraan tiga persen pada September -- dan merupakan sumber ketidakpastian bagi prospek jangka pendeka, OECD mengatakan pada Senin.

"Pelambatan dalam perdagangan global dan berlanjutnya pelemahan dalam investasi sangat memprihatinkan. Peningkatan perdagangan dan investasi dan pertumbuhan global yang lebih kuat harus berjalan seiring," kata Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria.

Dalam Prospek Ekonomi setengah tahunan terbaru, OECD memproyeksikan pertumbuhan global pada 2016 dan 2017 secara bertahap masing-masing menguat menjadi 3,3 persen dan 3,6 persen.

Sementara itu, sentimen investor juga terganjal oleh kemungkinan meningkatnya suku bunga AS pada Desember menyusul kenaikan kuat data ketenagakerjaan pada Oktober.

Total gaji pekerja non pertanian meningkat 271.000 pada Oktober, kenaikan terbesar sejak Desember 2014. Tingkat pengangguran turun menjadi 5,0 persen, terendah sejak April 2008.

Banyak analis percaya bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunganya bulan depan, karena Ketua The Fed Janet Yellen menegaskan pekan lalu bahwa bank sentral mungkin "menarik pelatuk" pada pertemuan kebijakan Desember jika ekonomi AS "berkinerja baik".

Dalam berita perusahaan, saham Priceline Group Inc. merosot 9,55 persen menjadi 1.311,39 dolar AS per saham setelah rilis hasil kuartal ketiga mengecewakan.

Di luar negeri, ekuitas Eropa berakhir melemah tajam di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi global, dengan indeks CAC 40 Prancis 40 menurun 1,46 persen.

Di Asia, pasar saham Tiongkok melonjak untuk hari keempat berturut-turut pada Senin, setelah regulator sekuritas memutuskan untuk membukan lagi penawaran umum perdana (IPO) dan mereformasi prosedur IPO. Indeks komposit Shanghai naik 1,58 persen.

Indeks Volatilitas CBOE, sering disebut sebagai ukuran ketakutan Wall Street, naik 15,28 persen menjadi berakhir di 16,52 pada Senin.

Di pasar lain, harga minyak terus mundur pada Senin karena kelebihan pasokan global menekan pasar.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember, turun 42 sen menjadi menetap di 43,87 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember, turun 23 sen menjadi ditutup pada 47,19 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Dolar AS bergerak turun terhadap mata uang utama lainnya pada Senin, karena investor mengambil keuntungan dari reli greenback di sesi sebelumnya setelah laporan gaji pekerja non pertanian menguat.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0757 dolar AS dari 1,0747 dolar di sesi sebelumnya, sementara dolar dibeli 123,10 yen Jepang, lebih rendah dari 123,21 yen dari sesi sebelumnya.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik sedikit pada Senin, dengan kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 0,4 dolar AS, atau 0,04 persen, menjadi menetap di 1.088,10 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB