Harga Emas Dunia Naik di Level 1.088,50 dolar AS

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 November 2015 | 05:02 WIB
Harga Emas Dunia Naik di Level 1.088,50 dolar AS
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tipis, Rabu (11/11/2015). Ini dikaarenakan harga impor AS turun lebih besar dari perkiraan pada Oktober dan harga dolar naik.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 0,4 dolar AS, atau 0,04 persen, menjadi menetap di 1.088,50 dolar AS per ons.

Emas mendapat dukungan dan dicegah dari kejatuhan ketika Departemen Tenaga Kerja melaporkan harga impor AS turun 0,5 persen pada Oktober. Sebelumnya Impor jatuh 0,6 persen pada bulan sebelumnya, melebihi konsensus pasar untuk penurunan 0,1 persen.

Harga yang lebih rendah untuk impor bahan bakar dan non bahan bakar berkontribusi terhadap penurunan Oktober.

Analis mencatat bahwa penyusutan harga impor umumnya berarti bahwa penguatan dolar AS telah memberikan lebih banyak pembeli komoditas untuk dolar mereka.

Para analis percaya laporan ini mungkin memiliki pengaruh kecil pada pendapat Federal Reserve AS tentang ekonomi domestik. Karena tidak ada tanda-tanda tekanan inflasi dalam laporan ini. Emas berada di bawah tekanan karena indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama mencapai tertinggi tujuh bulan, naik 0,33 menjadi 99,32 pada pukul 17.15 GMT.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Ini berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Analis yakin bahwa kemungkinan The Fed menaikkan suku bunganya selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember belum sepenuhnya dihargakan ke dalam pasar.

Harapan yang awalnya untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga 2016 tetapi pertemuan FOMC pada akhir Oktober meninggalkan pintu terbuka bagi The Fed untuk menaikkan suku sebelum akhir tahun. Probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga Desember tetap pada 68 persen, menurut alat Fedwatch CMEGroup.

Peningkatan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Perak untuk pengiriman Desember turun 5,7 sen, atau 0,40 persen, menjadi ditutup pada 14,356 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 14,9 dolar AS, atau 1,63 persen, menjadi ditutup pada 899,50 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelemahan Dolar AS Dukung Penguatan Emas

Pelemahan Dolar AS Dukung Penguatan Emas

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 06:59 WIB

Dolar AS Menguat, Harga Emas Giliran Anjlok

Dolar AS Menguat, Harga Emas Giliran Anjlok

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2015 | 05:50 WIB

Harga Emas Dunia Naik karena Inflasi AS Jatuh

Harga Emas Dunia Naik karena Inflasi AS Jatuh

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 05:15 WIB

Harga Emas Dunia Naik

Harga Emas Dunia Naik

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2015 | 05:25 WIB

Harga Emas Dunia Kembali Naik

Harga Emas Dunia Kembali Naik

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 05:34 WIB

Harga Emas Dunia Melonjak, Dolar Melemah

Harga Emas Dunia Melonjak, Dolar Melemah

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 07:45 WIB

Harga Emas Turun Tertekan Data Positif AS

Harga Emas Turun Tertekan Data Positif AS

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 09:07 WIB

Harga Emas Turun Karena Dolar AS Menguat

Harga Emas Turun Karena Dolar AS Menguat

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 08:06 WIB

Harga Emas Kembali Naik

Harga Emas Kembali Naik

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 05:47 WIB

Harga Emas Dunia Turun

Harga Emas Dunia Turun

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2015 | 05:00 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:10 WIB

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

News | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:06 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Video | Senin, 21 September 2026 | 15:04 WIB

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:00 WIB

×