Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

7 Kebiasaan Baik yang Harus Dilakukan Dalam Mengatur Keuangan

Angelina Donna

Rabu, 02 Desember 2015 | 07:30 WIB
7 Kebiasaan Baik yang Harus Dilakukan Dalam Mengatur Keuangan
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Dalam mengatur keuangan, kita tidak cuma dituntut untuk mampu menghemat uang demi masa depan saja, tapi juga diminta untuk menunjukkan perilaku yang menunjukkan sikap yang mendukung pengelolaan keuangan yang baik.

Apa saja sikap yang dimaksud? Setidaknya ada tujuh perilaku yang mencerminkan hal tersebut, antara lain:

1. Rajin Menabung

Kegiatan ini sudah lama ditanamkan sebagai kebiasaan yang baik dan patut dipertahankan bahkan hingga Anda merasa sudah cukup puas dengan penghasilan Anda. Meski Anda memiliki penghasilan yang besar, ketidakmampuan mengontrol diri untuk membelanjakan uang tanpa menyisihkannya untuk kebiasaan menabung berpotensi membawa Anda pada jeratan hutang yang timbul akibat rasa ketidak puasan yang terus menerus terhadap keinginan yang selalu muncul dan tidak pernah berakhir. Membiasakan diri untuk hidup hemat dan menabung akan membawa ketentraman bagi hidup Anda karena Anda memiliki cadangan finansial ketika terjadi kejadian tak terduga yang mengharuskan Anda mengeluarkan biaya tambahan.

2. Cerdas Berbelanja

Dalam berbelanja Anda juga perlu cerdas dalam memilih mana yang menjadi prioritas dan kebutuhan. Bukan hanya mengedepankan ego dan berbelanja hanya barang-barang yang menjadi keinginan. Meski sudah mengedepankan kebutuhan, membuat skala prioritas juga menjadi hal yang membantu Anda untuk mengelola keuangan dalam hal berbelanja. Sehingga ketika terdapat kebutuhan yang sama-sama diperlukan namun sedang dalam kondisi keuangan yang menipis, Anda bisa mendahulukan kebutuhan yang lebih diprioritaskan.

3. Selalu Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan

Meski terlihat sepele, namun kebiasaan ini akan membantu mempermudah Anda dalam mengidentifikasi keuangan Anda baik dari pemasukan maupun pengeluaran. Ketika terjadi kelebihan pengeluaran Anda bisa mengidentifikasi barang atau kebutuhan mana yang memakan biaya sedikit di atas perencanaan Anda. Sehingga Anda bisa mengambil keputusan dan langkah pada pembelanjaan selanjutnya. Pemasukan juga penting untuk dicatat mengingat pembelanjaan yang lebih banyak namun tercover dengan pemasukan yang merupakan pemasukan tambahan bisa mengecoh Anda untuk berbelanja dengan kuantitas yang lebih banyak padahal pemasukan tambahan tidak setiap kali Anda dapatkan.

4. Menghindari Utang

Inilah pentingnya mengatur keuangan secara cerdas. Anda akan terhindar dari jeratan hutang karena segala sesuatunya sudah Anda persiapkan dan rencanakan. Dengan mengikuti perencanaan yang sudah Anda buat dan rancang dalam hal belanja dan pengeluaran lainnya, Anda akan memiliki kemungkinan yang kecil untuk berutang sehingga Anda tidak memiliki kewajiban tambahan untuk pengeluaran yang sifatnya  bukan sebagai pembelanjaan kebutuhan tetapi kewajiban pembayaran hutang dan bunga.

5. Bisa Mengendalikan Pengeluaran

Dengan rencana dan rancangan yang sudah ada, Anda dilatih untuk bisa mengendalikan pengeluaran Anda secara cerdas. Pada akhirnya, kemampuan pengendalian pengeluaran yang baik juga mengantarkan Anda dari bebas jeratan hutang yang kini marak hinggap pada masyarakat terutama mereka yang tidak mampu mengontrol diri untuk berbelanja hal atau barang yang merupakan keinginan, bukan kebutuhan, apalagi prioritas. Anda tidak mau kan terjerat hutang akibat mengikuti tren fashion atau gadget terbaru sementara tren tersebut hanya seumur jagung dan dipastikan akan terganti dengan tren yang lebih baru lagi?

6. Menjaga Keamanan Finansial Keluarga

Bagaimana  cara menjaga keamanan finansial keluarga dengan pengelolaan keuangan yang cerdas? Jawabannya adalah menggunakan asuransi, baik itu asuransi jiwa, asuransi kesehatan, maupun asuransi aset yang akan melindungi aset berharga Anda dari risiko penurunan nilai mata uang atau inflasi yang selalu terjadi setiap tahun dan selalu mengalami peningkatan. Dengan menggunakan asuransi, masa depan Anda dan keluarga menjadi lebih terjamin dan mendapatkan kejelasan dari mana sumber pemasukan bagi pemenuhan kebutuhan Anda dan keluarga.

7. Berinvestasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Buah Hati Lebih Awal? Ini Dia Keuntungan Finansialnya

Punya Buah Hati Lebih Awal? Ini Dia Keuntungan Finansialnya

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2015 | 07:56 WIB

5 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Leasing Kredit Motor

5 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Leasing Kredit Motor

Otomotif | Senin, 30 November 2015 | 06:39 WIB

5 Cara Sederhana Mengelola Keuangan Keluarga

5 Cara Sederhana Mengelola Keuangan Keluarga

Bisnis | Jum'at, 27 November 2015 | 07:55 WIB

Cari Pinjaman dengan Jaminan? Perhatikan Dulu Hal Ini

Cari Pinjaman dengan Jaminan? Perhatikan Dulu Hal Ini

Bisnis | Kamis, 26 November 2015 | 08:11 WIB

Pertanyaan yang Sering Muncul Soal Pembatasan Jumlah Kartu Kredit

Pertanyaan yang Sering Muncul Soal Pembatasan Jumlah Kartu Kredit

Bisnis | Rabu, 25 November 2015 | 07:50 WIB

Butuh Dana Cepat? Gadaikan BPKB Motor Saja di Pegadaian

Butuh Dana Cepat? Gadaikan BPKB Motor Saja di Pegadaian

Bisnis | Senin, 23 November 2015 | 07:20 WIB

12 Jenis Biaya Dalam Penggunaan Kartu Kredit

12 Jenis Biaya Dalam Penggunaan Kartu Kredit

Bisnis | Jum'at, 20 November 2015 | 08:09 WIB

Terkini

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?

Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:59 WIB

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:41 WIB

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:28 WIB

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:39 WIB

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:56 WIB

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:55 WIB