Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Cari Pinjaman dengan Jaminan? Perhatikan Dulu Hal Ini

Angelina Donna | Suara.com

Kamis, 26 November 2015 | 08:11 WIB
Cari Pinjaman dengan Jaminan? Perhatikan Dulu Hal Ini
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Setiap bank pasti ingin pinjaman yang dicairkan aman, khususnya pinjaman dalam jumlah besar. Karena itu, untuk pinjaman yang jenisnya seperti ini, bank biasanya mewajibkan adanya jaminan untuk pinjaman dalam jumlah besar, untuk mengurangi resiko rugi karena kredit macet. Jaminan yang diserahkan ke bank bisa berupa sertifikat rumah atau tanah, serta BPKB kendaraan bermotor.

Pinjaman yang dicairkan maksimal setara dengan nilai jaminan. Dengan memberikan jaminan ke bank, diharapkan nasabah lebih termotivasi dan bersemangat untuk melunasi pinjaman. Sebab apabila mereka mengalami kredit macet, pinjaman akan terus membengkak. Jika sampai gagal melunasi pinjaman, mereka akan kehilangan aset karena sita jaminan oleh bank atau pemblokiran deposito.

Sebagian besar nasabah menggunakan aset fisik untuk jaminan, seperti: tanah, bangunan dan kendaraan bermotor. Jarang yang memakai deposito sebagai jaminan, sebab banyak yang tidak tahu bahwa deposito bisa dipakai sebagai jaminan. Selain itu tidak semua bank mau menerima deposito sebagai jaminan, sebaiknya tanyakan ke bank yang bersangkutan jika ingin menggunakan deposito sebagai jaminan.

Nasabah pinjaman dengan jaminan biasanya pengusaha yang membutuhkan tambahan modal usaha atau masyarakat yang membutuhkan dana besar untuk jangka panjang, seperti membangun rumah. Pinjaman dengan jaminan mempunyai keunggulan dan kekurangan, sebagai berikut:

Keunggulan Pinjaman dengan Jaminan:

  1. Limit Pinjaman Tinggi, Bisa Mencapai Miliaran Rupiah

Salah satu keunggulan pinjaman ini adalah limit pinjaman yang tinggi, bisa mencapai milliaran rupiah tergantung nilai aset yang menjadi pinjaman. Bank membutuhkan jaminan agar risiko merugi karena nasabah gagal melunasi pinjaman lebih kecil. Misalnya nasabah membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis 1 milliar. Dia memiliki rumah yang nilainya Rp1 milliar, apabila mengajukan pinjaman ke bank 1 milliar dengan jaminan rumah tersebut, kemungkinan besar bank akan menyetujui pengajuan pinjaman.

  1. Masa Tenor Lebih Panjang, Bisa Lebih Dari 5 Tahun

Dengan limit pinjaman yang tinggi, bank memberikan waktu pelunasan pinjaman lebih panjang, mencapai 10 tahun, bahkan lebih. Berbeda dengan pinjaman tanpa jaminan yang hanya memberikan waktu pelunasan 3 tahun saja. Tapi ingat, selama apapun tenor yang diterima, jika tidak dilunasi akan percuma saja.

  1. Pemakaian Lebih Fleksibel, Bisa Untuk Konsumsi atau Ekspansi Bisnis

Pinjaman dengan jaminan bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan apa saja, mulai kebutuhan konsumtif sampai dengan ekspansi bisnis. Tidak seperti pinjaman tanpa jaminan yang terkadang hanya untuk kebutuhan konsumtif saja, karena nominalnya kecil. Sehingga banyak orang yang tertarik mengajukan pinjaman ini, terutama yang membutuhkan tambahan modal usaha.

  1. Bunga Pinjaman Lebih Kecil

Pinjaman dengan jaminan memberi bunga pinjaman yang lebih kecil daripada pinjaman tanpa jaminan.

Kekurangan Pinjaman dengan Jaminan

  1. Tidak Punya Jaminan, Tidak Bisa Mengajukan Pinjaman

Tidak mempunyai jaminan merupakan alasan utama orang mengurungkan pengajuan pinjaman, karena pengajuan pinjaman pasti ditolak oleh bank jika tidak mempunyai jaminan. Sebagai solusi mungkin bisa mengajukan KTA.

  1. Gagal melunasi, Aset Hilang

Masalah lain yang mengurungkan pengajuan pinjaman adalah bayang-bayang takut tidak melunasi pinjaman, yang akan mengakibatkan jaminannya disita bank. Untuk mengantisipasi ini, Anda harus bisa me-manage uang yang dipinjam sebaik mungkin. Atur angsuran dalam pengeluaran setiap bulannya, sehingga tidak ada hutang yang menumpuk.

  1. Proses Pengajuan Lebih Lama Daripada KTA

Karena membutuhkan aset sebagai jaminan pinjaman, maka proses aplikasi bank semakin lama. Bank akan menilai aset yang diajukan, apakah sama nilainya dengan nilai pengajuan pinjaman. Kalau belum Anda bisa menambahkan aset yang lain sebagai tambahan jaminan.

Lakukan Perbandingan Dulu Sebelum Mengambil Pinjaman

Untuk mendapatkan layanan pinjaman dengan jaminan terbaik, sebaiknya bandingkan penawaran bank yang 1 dengan bank yang lainnya. Sebab masing-masing bank menawarkan manfaat dan persyaratan yang berbeda.  Rencanakan penggunaa keuangan supaya dapat melunasi pinjaman tepat waktu, sehingga terhindar dari resiko kehilangan aset yang dijaminkan. Pilihlah jangka waktu pelunasan yang paling sesuai dengan kemampuan, bisa 5, 10, atau 15 tahun.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertanyaan yang Sering Muncul Soal Pembatasan Jumlah Kartu Kredit

Pertanyaan yang Sering Muncul Soal Pembatasan Jumlah Kartu Kredit

Bisnis | Rabu, 25 November 2015 | 07:50 WIB

Butuh Dana Cepat? Gadaikan BPKB Motor Saja di Pegadaian

Butuh Dana Cepat? Gadaikan BPKB Motor Saja di Pegadaian

Bisnis | Senin, 23 November 2015 | 07:20 WIB

12 Jenis Biaya Dalam Penggunaan Kartu Kredit

12 Jenis Biaya Dalam Penggunaan Kartu Kredit

Bisnis | Jum'at, 20 November 2015 | 08:09 WIB

7 Manfaat Melakukan Pengelolaan Keuangan dengan Baik

7 Manfaat Melakukan Pengelolaan Keuangan dengan Baik

Bisnis | Kamis, 19 November 2015 | 08:00 WIB

Kenapa Apply Kartu Kredit Anda Ditolak? Ini Jawabannya

Kenapa Apply Kartu Kredit Anda Ditolak? Ini Jawabannya

Bisnis | Rabu, 18 November 2015 | 07:17 WIB

Alasan dan Risiko Membeli Motor Menggunakan Nama Orang Lain

Alasan dan Risiko Membeli Motor Menggunakan Nama Orang Lain

Otomotif | Selasa, 17 November 2015 | 07:45 WIB

Terkini

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:21 WIB

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:13 WIB

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:01 WIB

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB