Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Sudirman Nilai Penurunan Minerba Sudah 'Ekstrem'

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 23 Desember 2015 | 15:45 WIB
Sudirman Nilai Penurunan Minerba Sudah 'Ekstrem'
Menteri ESDM Sudirman Said memenuhi panggilan Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk menjalani sidang perdana di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said bercerita jika situasi perdagangan tambang saat ini tengah tidak bagus. Komoditas tambang turun di titik rendah.

Hal ini tidak terjadi sektor lain. Minerba saat ini terkoreksi, bahkan sebagian pengusah batubara terpaksa harus kehilangan setengah pendapatannya. Menurut Sudirman, hal ini jarang terjadi.

"Lima tahun lalu kita ketemu dengan muka yang cerah, sangat cerah. Tapi sekarang, pengusaha kehilangan separuh pendapatannya, karena harga komoditas turun," kata Sudirman di Kantor Ditjen Minerba, Tebet, Jakarta, Rabu (23/12/2015).

Tidak hanya komoditas tambang saja yang mengalami penurunan, harga minyak mentah pun mengalami penurunan sangat dalam. Harga minyak dunia pernah ada di posisi 120 dolar AS per barel. Sekarang hanya 36 dolar AS per barel.

Untuk mengatasi anjloknya harga komoditas di sektor tambang ini, Sudirman mengimbau kepada pengusaha untuk melakukan pembenahan. Salah satunya mencari cara agar sektor ini bisa memberikan nilai tambah.

"Misalnya kita sedang mendorong pengusaha untuk kembangkan bisnis hilirisasi. Jadi membuat produk turunan dari tambang ini. selama ini kan kita sudah lama menjadi negara yang mudah mengekspor bahan mentah. Nah sekarang sudah saatnya melakukan sebuah perubahan agar bisa bertahan,” tegasnya.

KemenESDM akan memberikan insentif kepada pengusaha yang benar-benar ingin menjalankan kebijakan-kebijakan pemerintah guna mendongkrak industri dan perekonomian di dalam negeri.

“Nggak ada pemerintah yang ingin industrinya hancur. Kalau pengusaha mau minta insentif silahkan dibicarakan kepada pemerintah. Meski kondisinya sedang sulit, kita akan berusaha mewujudkan insentif itu,” kata Sudirman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Solusi Menperin saat Harga Batubara Anjlok

Solusi Menperin saat Harga Batubara Anjlok

Bisnis | Rabu, 23 Desember 2015 | 15:18 WIB

Harga BBM Jenis Premium Tahun 2016 Dipastikan Turun

Harga BBM Jenis Premium Tahun 2016 Dipastikan Turun

Bisnis | Rabu, 23 Desember 2015 | 11:24 WIB

Menteri ESDM Akan Kawal Pembangunan "Smelter" di Papua

Menteri ESDM Akan Kawal Pembangunan "Smelter" di Papua

News | Senin, 21 Desember 2015 | 17:49 WIB

Polri Dalami Pidana Lain Untuk Menjerat Setnov

Polri Dalami Pidana Lain Untuk Menjerat Setnov

News | Kamis, 17 Desember 2015 | 13:31 WIB

Tersangka Pemufakatan Jahat Bisa Dijerat Tanpa Bukti Transaksi

Tersangka Pemufakatan Jahat Bisa Dijerat Tanpa Bukti Transaksi

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 15:03 WIB

Ini Penyebab Lamanya Penuntasan Kasus 'Papa Minta Saham'

Ini Penyebab Lamanya Penuntasan Kasus 'Papa Minta Saham'

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 13:21 WIB

Kejagung Didesak Tangkap Novanto dan Riza Chalid

Kejagung Didesak Tangkap Novanto dan Riza Chalid

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 17:17 WIB

Ini Alasan Kejagung Periksa Sespri Setya Novanto

Ini Alasan Kejagung Periksa Sespri Setya Novanto

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 15:03 WIB

Polri Pertimbangkan Permintaan Kejagung Cari Riza Chalid

Polri Pertimbangkan Permintaan Kejagung Cari Riza Chalid

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 14:53 WIB

Ini Alasan Kejagung Kembali Periksa Dirut Freeport

Ini Alasan Kejagung Kembali Periksa Dirut Freeport

News | Senin, 14 Desember 2015 | 17:08 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB