Industri Manufaktur Masih Berat Menghadapi MEA 2016

Adhitya Himawan

Rabu, 30 Desember 2015 | 18:12 WIB
Industri Manufaktur Masih Berat Menghadapi MEA 2016
Industri manufaktur (Shutterstock)

Suara.com - Sektor industri khususnya yang bergerak di sektor manufactur masih mengalami beban yang cukup berat saat memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016.

"Tahu Baru 2016 ini awal berlakunya MEA, persaingan kian berat. Di sisi lain industri khususnya manufactur masih mengalami beban yang tidak ringan," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar Deddy Wijaya di Bandung, Rabu (30/12/2015).

Deddy menyebutkan, terdapat beberapa faktor yang masih jadi kendala para pelaku usaha dan industri khususnya di wilayah Jabar. Salah satunya adalah biaya yang masih tinggi baik dalam proses perizinan maupun biaya operasional dan transportasi.

Ia mangakui pengurusan perizinan sekarang lebih mudah daripada kondisi sebelumnya dengan biayanya pun relatif lebih murah. Namun masih ada beberapa hal yang masih menyebabkan terjadinya biaya tinggi dalam pengurusan perizinan.


"Bagi industri atau pengusaha yang memiliki dokumen lengkap sebagai persyaratan perizinan, pengurusan izinnya memang cepat dan berbiaya tidak tinggi. Tapi, lain halnya bagi yang pelaku usaha dan industri yang belum memenuhi kelengkapan dokumen," katanya.

Guna memenuhi kelengkapan dokumen tersebut, kata dia para pelaku usaha dan industri harus mengminta bantuan konsultan dengan biaya yang tidak murah. Selain itu untuk mengurus dan memenuhi kelengkapan dokumen pun butuh waktu yang tidak sebentar.

"Setidaknya, butuh waktu 2 bulan untuk memenuhi kelengkapan dokumen," kata Deddy.

Sama halnya untuk biaya operasional dan transportasi yang saat ini masih relatif tinggi. Pemerintah akan menurunkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) karena harga minyak dunia turun dan sekarang nilainya sekitar 40 dolar AS per barel. Rencana turunnya harga BBM bagi industri adalah hal yang positif.

"Masalahnya apakah turunnya harga BBM tersebut diikuti oleh turunnya harga jual lainnya, termasuk tarif transportasi ?" katanya.

Bila harga jual komoditi termasuk tarif transportasi tidak berubah, kata dia turunnya harga BBM tidak berdampak signifikan. Pasalnya, masyarakat tetap mengeluarkan dana yang tidak mengalami perubahan untuk memenuhi kebutuhan transportasinya. Karenanya, jelas dia, daya beli masyarakat tetap lemah.

"Harapannya, pemerintah pun menerbitkan kebijakan supaya turunnya harga jual BBM diikuti oleh turunnya harga beragam komoditi termasuk transportasi," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan bahwa seharusnya masyarakat Indonesia tidak perlu takut dengan pemberlakuan MEA pada 31 Desember 2015, karena sebenarnya negara lain justru takut negaranya akan kebanjiran produk dan tenaga kerja Indonesia (TKI).

Sejumlah pimpinan dari negara tetangga, seperti Vietnam, Laos, Myanmar, Singapura, Brunei Darussalam dan Malaysia dalam berbagai kesempatan, menurut Presiden Jokowi, berkali-kali kepadanya menyatakan kekhawatiran terhadap Indonesia saat dibukanya pasar MEA.

Namun, Presiden Jokowi dalam beberapa kesempatan juga menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat dan pengusaha yang takut akan pasar bebas di kawasan Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

"Yang perlu saya ingatkan bahwa mereka saja takut pada kita. Kok kita ikutan takut. Jangan takut, jangan khawatir. Harus persiapkan diri, apa yang kurang dan perlu diperbaiki," ujar Presiden.

MEA adalah bentuk integrasi ekonomi ASEAN dalam artian adanya system perdagaangan bebas antara Negara-negara asean. Indonesia dan sembilan negara anggota ASEAN lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). 

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Investor Bosan ke China, RI Bisa Jadi Raja Industri Manufaktur Asia

Investor Bosan ke China, RI Bisa Jadi Raja Industri Manufaktur Asia

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:57 WIB

AI Mulai Masuk ke Jantung Pabrik, Manufaktur Indonesia Didorong Beralih ke Industry 4.0

AI Mulai Masuk ke Jantung Pabrik, Manufaktur Indonesia Didorong Beralih ke Industry 4.0

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 16:17 WIB

Manufaktur Indonesia Kembali Terpuruk, PMI Jatuh di Bawah 50

Manufaktur Indonesia Kembali Terpuruk, PMI Jatuh di Bawah 50

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 15:20 WIB

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:22 WIB

AI Mulai Masuk Industri Manufaktur, Integrasi Data Jadi Kunci Sebelum Terapkan Teknologi

AI Mulai Masuk Industri Manufaktur, Integrasi Data Jadi Kunci Sebelum Terapkan Teknologi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Industri Manufaktur Tumbuh Lebih Kencang dari Ekonomi, Tapi Ledakan Impor Jadi Alarm Pemerintah

Industri Manufaktur Tumbuh Lebih Kencang dari Ekonomi, Tapi Ledakan Impor Jadi Alarm Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:05 WIB

BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026

BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

Terkini

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Essence Dipakai Setelah Apa? Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat agar Produk Tak Sia-sia

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 13:03 WIB

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

33 Napi Korupsi Diperiksa Kasus Lapas Cibinong, DPR Cecar Ditjenpas: Kok Cuma Ferdy Sambo Disebut?

News | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 13:01 WIB

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Belum Tampilkan Skuad Terbaiknya, Bagaimana Lawan Malaysia?

John Herdman Sebut Timnas Indonesia Belum Tampilkan Skuad Terbaiknya, Bagaimana Lawan Malaysia?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:57 WIB

Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir

Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:51 WIB

Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah

Hempas Kusam! 5 Toner Pad Korea Vitamin C untuk Kulit Lembut dan Cerah

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:50 WIB

Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka

Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka

Sumbar | Senin, 28 September 2026 | 12:48 WIB

Temuan Kamar Mewah Ala Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman Beberkan Misteri Sosok Penghuninya

Temuan Kamar Mewah Ala Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman Beberkan Misteri Sosok Penghuninya

Video | Senin, 28 September 2026 | 12:47 WIB

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK Siap Terlibat jika Ada Indikasi Tipikor

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, KPK Siap Terlibat jika Ada Indikasi Tipikor

News | Senin, 28 September 2026 | 12:46 WIB

Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Telinga Nenek Maryati di Jaktim Robek Digigit Pelaku

Pergoki Pencuri Masuk Rumah, Telinga Nenek Maryati di Jaktim Robek Digigit Pelaku

News | Senin, 28 September 2026 | 12:44 WIB

×