Presiden Jokowi: Perdagangan Bebas Sudah di Depan Mata

Adhitya Himawan Suara.Com
Jum'at, 15 Januari 2016 | 13:08 WIB
Presiden Jokowi: Perdagangan Bebas Sudah di Depan Mata
Menlu Singapura Temu Jokowi

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, Indonesia mau tidak mau harus siap bersaing pada era persaingan yang sudah di depan mata berupa Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Mau tidak mau persaingan blok-blok sudah di depan mata kita. Kita harus masuk, tidak hanya MEA, dengan ASEAN, tapi juga dengan Uni Eropa dan lainnya," ujar Presiden pada pertemuan dengan industri jasa keuangan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Presiden juga mengatakan keikutsertaan Indonesia dalam setiap skema perdagangan bebas yang berkembang di berbagai blok dunia harus disertain dengan perhitungan yang matang.

Ia mengharapkan industri jasa keuangan Indonesia mampu bersaing di kawasan agar dapat menjadi lebih baik.

Presiden Jokowi mengatakan, industri di Indonesia dapat menjadi lebih baik jika diberikan pesaing. Contohnya Bank BUMN BRI yang untung hingga Rp24 triliun dan Bank Mandiri hingga Rp19 triliun pada 2014.

"Oleh karena itu dalam waktu dekat ini kita akan membuka daftar negatif investasi (DNI) yang dulu 'dipake' buat proteksi. Tapi jangan 'sampe' ini dipakai untuk menghancurkan UKM. 'Itungannya' harus 'bener'," ujar presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Otoritas Jasa keuangan mendorong terlaksananya program percepatan akses keuangan daerah yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif dan inklusif.

"Program percepatan akses keuangan di daerah menjadi sangat penting dan perlu mendapat prioritas perhatian kita bersama untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat di daerah," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Kuangan (OJK) Muliaman D Hadad.

Menurut Muliaman, harapan ini sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi untuk memperkuat ekonomi daerah dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagaimana diketahui, sejak Senin (4/1/2016), Indonesia telah resmi memasuki era MEA. Barang dan jasa dari semua negara anggota ASEAN ditambah akan lebih bebas untuk masuk ke Indonesia. Begitu juga sebaliknya, ekspor barang dan jasa Indonesia ke negara-negara tersebut lebih bebas. Nantinya, kawasan perdagangan bebas ini akan diperluas ke Cina, Jepang, dan Korea Selatan. (Antara)

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI