1 Persen Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan Serap 350 ribu Pekerja

Adhitya Himawan

Selasa, 26 Januari 2016 | 16:57 WIB
1 Persen Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan Serap 350 ribu Pekerja
Pelamar kerja memadati lokasi penyelenggaraan Indonesia Career Expo (ICE) 2016 di gedung Smesco UKM, Jakarta, Jumat (8/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Target elastisitas 350 ribu serapan tenaga kerja dari setiap satu persen pertumbuhan ekonomi pada 2016 dipertahankan pemerintah karena keyakinan prospek perekonomian yang membaik, dan implementasi program pemerintah yang bertumpu pada sektor padat karya.

Target tersebut dipertahankan, meskipun tingkat elastisitas serapan tenaga kerja pada 2015 diklaim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional berada di 200-250 ribu pekerja per satu persen pertumbuhan ekonomi, atau meleset dari target sebesar 300 ribu pekerja.

"Kita sudah banyak alokasikan anggaran (padat karya) di APBN, ditambah dari dorongan investasi swasta pada 2016," ujar Deputi Tenaga Kerja dan Usaha Kecil dan Menengah Bappenas, Rahma Iryanti, seusai rapat pimpinan membahas Rencana Kerja Pemerintah 2017 di Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Rahma menuturkan elastisitas serapan pekerja memang menjadi salah satu indikator pertumbuhan berkualitas seperti yang dicita-citakan Presiden Joko Widodo.

Maka dari itu, di 2016, alokasi anggaran pembangunan lebih banyak bertumpu pada sektor padat karya, ketimbang padat modal.

Misalnya, peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan Rp100 triliun, atau naik tiga kali lipat lebih dibanding 2015 yang sebesar Rp30 triliun.

"KUR bisa menjadi stimulus untuk pembukaan lebih banyak lapangan kerja," ujarnya.

Selain KUR, kata Rahma, investasi pemerintah di APBN,--yang bersumber dari uang pajak rakyat--, juga sudah banyak dialokasikan untuk program padat karya.

Misalnya peningkatan alokasi Dana Desa menjadi Rp46 trilun pada 2016 dan Dana Alokasi Khusus Infrastruktur Publik sebesar maksimal Rp100 miliar per kabupaten/kota.

Dua program tersebut diyakini Rahma, dapat membuka banyak lapangan kerja, dan meningkatan produktivitas masyarakat, terutama di daerah.

Rahma mengatakan rendahnya kualitas pekerja masih menjadi kendala untuk meningkatkan elastitas serapan pekerja. Karena itu, lapangan kerja formal yang berhasil dibuka tidak bisa sepenuhnya menyerap jumlah angkatan kerja.

Hal itu pula yang menyebabkan transmisi banyaknya pekerja ke sektor informal. Maka dari itu, menurut dia, indikator kualitas pertumbuhan jangan hanya dilihat dari tingkat elastisitas, namun juga produktivitas.

"Kualitas pertumbuhan kan tidak hanya dari elastisitas, tapi juga produktivitas," ujar dia.

Menurut Badan Pusat Statistik, dari jumlah angkatan kerja sebesar 122,38 juta orang pada Agustus 2015, jumlah tenaga kerja informal masih mendominasi sebanyak 66,3 juta orang. Sedangkan sisanya sebesar 48,5 juta masih bekerja di sektor formal.

Adapun jumlah angkatan kerja pada Agustus 2015 menunjukkan penurunan hingga 5,9 juta orang dibanding Februari 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Istri Eks Sekjen Kemnaker  Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

Istri Eks Sekjen Kemnaker Hery Sudarmanto Dipanggil KPK terkait Kasus Pemerasan RPTKA

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:48 WIB

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:20 WIB

RUU Ketenagakerjaan Dinilai Belum Sepenuhnya Lindungi Pekerja, Malah Untungkan Industri

RUU Ketenagakerjaan Dinilai Belum Sepenuhnya Lindungi Pekerja, Malah Untungkan Industri

News | Senin, 28 September 2026 | 18:40 WIB

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:05 WIB

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:25 WIB

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:05 WIB

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:23 WIB

Teknologi AI Tak Hilangkan Lapangan Kerja, Justru Perkuat Peran Tenaga Kerja

Teknologi AI Tak Hilangkan Lapangan Kerja, Justru Perkuat Peran Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×