Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

1 Persen Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan Serap 350 ribu Pekerja

Adhitya Himawan

Selasa, 26 Januari 2016 | 16:57 WIB
1 Persen Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan Serap 350 ribu Pekerja
Pelamar kerja memadati lokasi penyelenggaraan Indonesia Career Expo (ICE) 2016 di gedung Smesco UKM, Jakarta, Jumat (8/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Target elastisitas 350 ribu serapan tenaga kerja dari setiap satu persen pertumbuhan ekonomi pada 2016 dipertahankan pemerintah karena keyakinan prospek perekonomian yang membaik, dan implementasi program pemerintah yang bertumpu pada sektor padat karya.

Target tersebut dipertahankan, meskipun tingkat elastisitas serapan tenaga kerja pada 2015 diklaim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional berada di 200-250 ribu pekerja per satu persen pertumbuhan ekonomi, atau meleset dari target sebesar 300 ribu pekerja.

"Kita sudah banyak alokasikan anggaran (padat karya) di APBN, ditambah dari dorongan investasi swasta pada 2016," ujar Deputi Tenaga Kerja dan Usaha Kecil dan Menengah Bappenas, Rahma Iryanti, seusai rapat pimpinan membahas Rencana Kerja Pemerintah 2017 di Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Rahma menuturkan elastisitas serapan pekerja memang menjadi salah satu indikator pertumbuhan berkualitas seperti yang dicita-citakan Presiden Joko Widodo.

Maka dari itu, di 2016, alokasi anggaran pembangunan lebih banyak bertumpu pada sektor padat karya, ketimbang padat modal.

Misalnya, peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan Rp100 triliun, atau naik tiga kali lipat lebih dibanding 2015 yang sebesar Rp30 triliun.

"KUR bisa menjadi stimulus untuk pembukaan lebih banyak lapangan kerja," ujarnya.

Selain KUR, kata Rahma, investasi pemerintah di APBN,--yang bersumber dari uang pajak rakyat--, juga sudah banyak dialokasikan untuk program padat karya.

Misalnya peningkatan alokasi Dana Desa menjadi Rp46 trilun pada 2016 dan Dana Alokasi Khusus Infrastruktur Publik sebesar maksimal Rp100 miliar per kabupaten/kota.

Dua program tersebut diyakini Rahma, dapat membuka banyak lapangan kerja, dan meningkatan produktivitas masyarakat, terutama di daerah.

Rahma mengatakan rendahnya kualitas pekerja masih menjadi kendala untuk meningkatkan elastitas serapan pekerja. Karena itu, lapangan kerja formal yang berhasil dibuka tidak bisa sepenuhnya menyerap jumlah angkatan kerja.

Hal itu pula yang menyebabkan transmisi banyaknya pekerja ke sektor informal. Maka dari itu, menurut dia, indikator kualitas pertumbuhan jangan hanya dilihat dari tingkat elastisitas, namun juga produktivitas.

"Kualitas pertumbuhan kan tidak hanya dari elastisitas, tapi juga produktivitas," ujar dia.

Menurut Badan Pusat Statistik, dari jumlah angkatan kerja sebesar 122,38 juta orang pada Agustus 2015, jumlah tenaga kerja informal masih mendominasi sebanyak 66,3 juta orang. Sedangkan sisanya sebesar 48,5 juta masih bekerja di sektor formal.

Adapun jumlah angkatan kerja pada Agustus 2015 menunjukkan penurunan hingga 5,9 juta orang dibanding Februari 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sarjana Beban Industri: Sampai Kapan Lulusan Diminta "Langsung Jadi"?

Sarjana Beban Industri: Sampai Kapan Lulusan Diminta "Langsung Jadi"?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja RI Terancam Tertinggal di Era AI, Kompetensi SDM Jadi Kunci

Produktivitas Tenaga Kerja RI Terancam Tertinggal di Era AI, Kompetensi SDM Jadi Kunci

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:30 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Ekonomi Hijau Jadi Strategi Nasional, Bisa Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2029

Ekonomi Hijau Jadi Strategi Nasional, Bisa Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2029

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:52 WIB

Robot China 'Invasi' Industri Logistik di Inggris, Bagaimana Nasib Pekerja Manusia?

Robot China 'Invasi' Industri Logistik di Inggris, Bagaimana Nasib Pekerja Manusia?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:52 WIB

BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja

BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:48 WIB

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Terkini

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah

Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:20 WIB

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat

Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi

Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?

Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi

Kasus Tambang Ilegal Tuban Meluas, Dua Nama Dilaporkan ke Polisi

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 14 Ribu Warga Manggarai Timur Pilih Mengungsi Mandiri

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×