Menteri ESDM Yakinkan Lembaga Keuangan, Investasi Energi Aman

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2016 | 11:24 WIB
Menteri ESDM Yakinkan Lembaga Keuangan, Investasi Energi Aman
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menghadiri rapat kerja dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Di hadapan para perusahaan atau lembaga keuangan yang tergabung dalam Otoritas Jasa Keuangan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said memastikan investasi di sektor energi ataupun energi baru terbarukan sangat aman.

"Bapak- bapak dan ibu-ibu sekalian, saya memastikan dan menjamin bahwa investasi di sektor energi atau EBT ini sangat aman. Kenapa? Karena potensinya masih sangat besar dan ruang tumbuhnya sangat luas dan upaya yang kuat mengejar target bersama-bersama," kata Sudirman saat memberikan kata sambutan dalam acara Penandatanganan MoU Pengembangan EBT dengan OJK di gedung OJK, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2016).

Sudirman menjelaskan hingga saat ini rasio elektrifikasi Indonesia berada di level 87 persen dan ditargetkan mencapai 99 persen pada 2019.

Selain itu, kata Sudirman, sekitar enam provinsi masih sulit mendapatkan akses listrik, dengan 70 persen berada di wilayah timur Indonesia, di antaranya Papua, Maluku, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

"Untuk mengatasi permasalahan ini kami membutuhkan waktu tiga tahun untuk mengejar ketertinggalan itu. Itu bukan hal yang mudah, makanya kami dorong untuk pengembangan EBT ini agar dapat menyelesaikan permasalahan," katanya.

Sudirman Said menjelaskan, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 30 tahun 2007 tentang energi, kementerian ESDM terus mendorong percepatan pengembangan EBTKE.

UU tersebut menyatakan bahwa pemerintah wajib untuk meningkatkan pemanfaatan EBT, menjamin adanya diversifikasi energi, serta bertanggungjawab melakukan konservasi energi.

"Kami berterima kasih kepada OJK, karena pengembangan EBTKE perlu dipercepat. Untuk itu pemerintah melakukan terobosan utama, yakni dalam hal kebijakan, finansial, teknologi, dan kapasitas," katanya.

Oleh sebab itu, Sudirman mengaku sangat membutuhkan kerjasama dari sektor keuangan untuk membantu pembiayaan di pengembangan EBT ini agar dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Bantu Buka Sumber Pembiayaan Proyek Energi Terbarukan

OJK Bantu Buka Sumber Pembiayaan Proyek Energi Terbarukan

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 11:06 WIB

Indonesia-Hongaria Kerjasama Energi Baru Terbarukan

Indonesia-Hongaria Kerjasama Energi Baru Terbarukan

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 14:36 WIB

Dorong Penggunaan EBT, Tim B20 Disebar se-Indonesia

Dorong Penggunaan EBT, Tim B20 Disebar se-Indonesia

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2016 | 11:40 WIB

Dua Perusahaan Cina Mau Investasi di Energi Terbarukan

Dua Perusahaan Cina Mau Investasi di Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 15 Januari 2016 | 19:22 WIB

Dana Ketahanan Energi dianggap  Wujud Kepedulian pada Masa Depan

Dana Ketahanan Energi dianggap Wujud Kepedulian pada Masa Depan

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2016 | 00:47 WIB

Terkini

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:52 WIB

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:27 WIB

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik

Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:23 WIB

Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS

Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:15 WIB

Indonesia Siap Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Pinjaman Luar Negeri

Indonesia Siap Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Pinjaman Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:51 WIB