Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Islamic MIB

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 Maret 2016 | 00:01 WIB
Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Islamic MIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai Indonesia berpotensi terpilih sebagai tuan rumah Islamic Mega Infrastructur Bank. Sebab kondisi perekonomian domestik yang stabil.

"Indonesia dan Turki sedang dipilih untuk menjadi tuan rumah Islamic Mega Infrastructur Bank yang akan disponsori oleh Islamic Development Bank (IDB). Kita mempunyai kans yang banyak, prospek ekonomi bagus, infrastruktur juga sedang menjadi topik di Indonesia," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad di Jakarta, Selasa (8/3/2016).

Ia memperkirakan bahwa jika Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Islamic Mega Infrastructur Bank maka potensi aliran dana asing masuk ke dalam negeri bakal lebih tinggi dibandingkan saat ini yang akhirnya dapat menopang pertumbuhan ekonomi domestik.

Sementara itu, Direktur Utama BEI, Tito Sulistio mengatakan bahwa Indonesia sedang berupaya menjadi tuan rumah Islamic Infrastructure Bank meski masih harus bersaing dengan Turki.

"Dua tempat itu (Indonesia dan Turki) sedang diseleksi tim penilai IDB mengenai kelayakan dan kesiapan. BEI juga bantu promosi, supaya jadi 'home base'. Itu baik untuk negara kita," katanya.

Menurut dia, dari sisi perekonomian dan populasi penduduk mayoritas yang muslim, Indonesia dinilai cukup menarik sebagai penyelenggara dan para pemilik dana islam sedunia.

"Ada potensi besar dana yang akan masuk ke negara kita kalau berhasil jadi tempat penyelenggara. Dunia akan melirik ke kita," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Ini Pangsa Pasar Perbankan Syariah Ditargetkan 5 Persen

Tahun Ini Pangsa Pasar Perbankan Syariah Ditargetkan 5 Persen

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 14:56 WIB

Bunga Deposito Bank BUMN Dibatasi Maksimal 100 bps Diatas BI Rate

Bunga Deposito Bank BUMN Dibatasi Maksimal 100 bps Diatas BI Rate

Bisnis | Senin, 29 Februari 2016 | 16:09 WIB

OJK Minta Bank BUMN Segera Revitalisasi BPD

OJK Minta Bank BUMN Segera Revitalisasi BPD

Bisnis | Senin, 29 Februari 2016 | 14:15 WIB

Tenaga Pengawas Bank Balik ke BI, OJK Jamin Tak Jadi Masalah

Tenaga Pengawas Bank Balik ke BI, OJK Jamin Tak Jadi Masalah

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 09:23 WIB

OJK Bentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di Maret 2016

OJK Bentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di Maret 2016

Bisnis | Sabtu, 13 Februari 2016 | 13:50 WIB

19 Bank Diputuskan Pemerintah Menjadi Penyalur KUR

19 Bank Diputuskan Pemerintah Menjadi Penyalur KUR

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 15:49 WIB

OJK Optimis Industri Jasa Keuangan Tahun Ini Membaik

OJK Optimis Industri Jasa Keuangan Tahun Ini Membaik

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 13:10 WIB

Punya Karyawan Banyak, OJK Ingin Perusahaan Bagi-bagi Saham

Punya Karyawan Banyak, OJK Ingin Perusahaan Bagi-bagi Saham

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 12:41 WIB

OJK Ajak Mahasiswa Masuk Berinvestasi di Pasar Modal

OJK Ajak Mahasiswa Masuk Berinvestasi di Pasar Modal

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 12:22 WIB

OJK: Masyarakat yang Paham Pasar Modal Cuma 5 Persen

OJK: Masyarakat yang Paham Pasar Modal Cuma 5 Persen

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2016 | 12:09 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×