Achmad Zaky, Menolong UKM Lewat Bukalapak.com

Adhitya Himawan

Sabtu, 26 Maret 2016 | 15:35 WIB
Achmad Zaky, Menolong UKM Lewat Bukalapak.com
Pendiri & CEO Bukalapak.com Achmad Zaky. [blog.bukalapak.com]

Suara.com - Anda mungkin belum lupa dengan iklan lucu di televisi beberapa waktu lalu. Seorang pria muda berkemeja putih dan berjas abu-abu namun memakai celana pendek dan hanya beralaskan kaki sandal jepit. Atas manajemen Bukalapak.com, ia meminta maaf kepada para pimpinan perusahaan jika para pegawainya tak produktif dalam bekerja. Ini karena ada tawaran diskon luar biasa besar 80 persen bagi konsumen yang hendak berbelanja di Bukalapak.com. 

Pria muda itu adalah Achmad Zaky, sosok pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak.com. Publik kini semakin akrab dengan sosoknya yang semakin akrab di televisi. “Tahun ini memang kita lebih gencar mempromosikan iklan di berbagai media. Selama ini pertumbuhan penjualan kita luar biasa meskipun tahun-tahun sebelumnya minim promosi iklan di media,” kata Zaky pada Suara.com di Jakarta, Senin (21/3/2016).

Pemuda kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 24 Agustus 1986 kini memang tak pelak menjadi salah seorang pengusaha baru yang paling menonjol. Pilihannya bergerak di bidang internet sesuai dengan keterampilan yang ia miliki.

Zaky mulai akrab dengan dunia teknologi sejak duduk di bangku sekolah dasar. Pada tahun 1997, ia mendapat hadiah computer dari salah satu pamannya. Ia juga mendapatkan buku-buku yang berhubungan dengan pemrograman. 

Ketika di SMA Negeri 1 Solo, Jawa Tengah, ia mewakili sekolahnya berlaga di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang komputer dan menang hingga tingkat nasional.

Lulus SMA tahun 2004, ia melanjutkan studinya di jurusan Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung (ITB).  Di kampus, Zaky tak hanya sibuk kuliah. Ia tercatat pernah mendirikan beberapa organisasi kemahasiswaan di ITB. Ia menjadi salah satu penggagas lahirnya cabang ShARE Global Student Think-Tank di ITB. Zaky juga mendirikan Entrepreneur Club ITB yang kemudian dikenal dengan Technoentrepreneur Club (TEC ITB). 

Jatuh Bangun Merintis Bukalapak.com

Selepas kuliah, Zaky mendapatkan tawaran mengerjakan software quickcount pemilu dengan nilai 1,5 juta untuk sebuah stasiun televisi nasional. Selanjutnya, ia mendirikan perusahaan jasa konsultasi teknologi bernama Suitmedia.

Namun sejak awal, Zaky memang memendam cita-cita menjadi pengusaha berbasis teknologi informasi. Ia lantas teringat pengalaman tetangganya di kampung halaman Sragen. Ia melihat banyak tetangganya mempunyai bisnis yang kecil-kecil. Anehnya, ia melihat ukuran bisnisnya tidak berkembang sejak ia kecil hingga dewasa. “Padahal inflasi bertambah 10 persen tiap tahun. Berarti orang-orang itu merugi dan sebetulnya menurun,” ujar Zaky.

Ia semakin tak habis pikir saat mengetahui 60 persen gross domestic product (GDP) Indonesia berasal dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Selain itu, 90 persen angkatan kerja Indonesia bekerja di usaha sector UKM. “Sementara skill yang saya miliki itu IT. Dari sinilah kemudian saya terpikir untuk bagaimana memajukan mereka lewat teknologi. Ini yang melatarbelakangi upaya saya mendirikan Bukalapak.com,” jelasnya.    

Zaky mulai merintis Bukalapak.com pada tahun 2010. Proses awal itu memakan waktu dua bulan. Begitu muncul websitenya, ternyata justru tidak laku dan tak ada yang mengunjungi www.bukalapak.com. Namun ia tak patah arang, ia lantas mendatangi banyak toko dan ITC di Jakarta. “Ruangan pertama kerja kami waktu itu seperti kamar kos. Setiap hari kami ngajakin 100-200 orang untuk menawarkan produk atau barang dagangannya lewat situs kami. Ternyata 90 persen memilih menolak,” tuturnya.

Kenyataan ini tak membuat Zaky patah arang. Sebanyak 10 persen yang mau kebanyakan adalah toko yang barangnya tidak laku atau mendapat tempat terpenci di lokasi pusat perbelanjaan. Proses ini dilakukan selama setahun pertama. “Niat kami benar-benar bantuin pelaku UKM yang merupakan orang kecil dan saat mereka memberitahu kami ada order pemesanan, kami sungguh puas. Kunjungan ke situs kami yang semula nol, di akhir tahun pertama menembus 10 ribu pengunjung,” urainya.

Sejak itu, Zaky pun memfokuskan diri mengajak para pelaku UKM yang belum begitu berkembang. Di tahun 2011, bisnis online semakin populer dan mulai banyak dilirik investor besar. Iapun akhirnya bertemu salah seorang investor asal Jepang. Ia bersedia memberikan bantuan suntikan modal, namun sang investor hanya meminta saham 10 persen di www.bukalapak.com.

Pertumbuhan Bukalapak yang sangat pesat menarik minat banyak investor untuk menanamkan modal di Bukalapak. Beberapa di antaranya adalah 500 Startups, Batavia Incubator, IMJ Investment, dan juga Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK Group). Jumlah karyawan juga bertambah dengan pesat dari semula hanya 2 orang, kini menjadi lebih dari 300 orang. Jumlah pengunjung Bukalapak.com kini 2 juta orang “Alhamdulilah, versi Alexa, untuk kategori e-commerce, kami sekarang yang nomer 1,” tambah suami dari Diajeng Lestari tersebut.

Penjualan online Bukalapak kini menyebar di seluruh Indonesia. Wilayah Jabodetabek sendiri hanya menguasai 30 persen dari total penjualan via Bukalapak.com. Sementara penjualan online di daerah justru tumbuh lebih cepat. “Saat ini pelaku UKM yang menjadi mitra kami dan berjualan lewat Bukalapak.com sudah mencapai 700 ribu UKM,” tutup Zaky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DJP Pastikan Pajak E-commerce Berlaku 1 Oktober Usai Sempat Ditunda Purbaya: No Drama Lah!

DJP Pastikan Pajak E-commerce Berlaku 1 Oktober Usai Sempat Ditunda Purbaya: No Drama Lah!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 13:58 WIB

Netflix Mulai Masuk ke E-Commerce Asia Tenggara, Shopee Jadi Mitra Pertamanya

Netflix Mulai Masuk ke E-Commerce Asia Tenggara, Shopee Jadi Mitra Pertamanya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 07:45 WIB

Jualan Online Sepi? Pakai 4 Strategi 'Grilya' Ini Biar Laris Manis di E-Commerce

Jualan Online Sepi? Pakai 4 Strategi 'Grilya' Ini Biar Laris Manis di E-Commerce

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Konten Jadi Ladang Cuan, LG Ajak Kreator Masuk Bisnis Affiliate dengan Komisi hingga 5 Persen

Konten Jadi Ladang Cuan, LG Ajak Kreator Masuk Bisnis Affiliate dengan Komisi hingga 5 Persen

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah

Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi

Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Dari Titik Terendah hingga Dipercaya Kelola Uang Rp 3 Miliar, Inspirasi dari Jafar Tri Maulana

Dari Titik Terendah hingga Dipercaya Kelola Uang Rp 3 Miliar, Inspirasi dari Jafar Tri Maulana

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:05 WIB

Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan

Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:25 WIB

Blibli Andalkan Teknologi Platform untuk Tingkatkan Pengalaman Belanja

Blibli Andalkan Teknologi Platform untuk Tingkatkan Pengalaman Belanja

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:10 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×