Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

BCA Catat Keuntungan Bersih Rp4,5 triliun di Triwulan I 2016

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 27 April 2016 | 19:09 WIB
BCA Catat Keuntungan Bersih Rp4,5 triliun di Triwulan I 2016
Ilustrasi Bank BCA. (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk mencatatkan keuntungan bersih sebesar Rp4,5 triliun pada triwulan I 2016. Ini berarti keuntungan BCA tumbuh 11,1 persen dibandingkan periode sama pada 2015 yang sebesar Rp4,1 triliun.

Laba emiten berkode BBCA itu ditopang pendapatan operasional yang naik 17 persen menjadi Rp12,8 triliun pada triwulan I 2016. Dalam pendapatan operasional itu, BCA mengantongi pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) Rp9,7 triliun yang tumbuh 14,0 persen secara tahunan (year on year).

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam keterangannya Rabu (27/4/2016) petang, mengatakan bahwa penopang saluran kredit adalah sektor korporasi yang naik 18 persen menjadi Rp129,4 triliun. Pertumbuhan sektor korprasi itu menyusul peralihan beberapa debitur baru korporasi, meskipun pemulihan ekonomi domestik belum bergerak cepat.

"Kami perlu akui, meski ekonomi sewaktu 2015 melambat, banyak yang datang ke BCA untuk sektor korporasi, seiring banyak juga pergeseran dari pembiayaan valuta asing ke rupiah," ujar Jahja.

Total portofolio kredit BCA hingga triwulan I 2016 sebesar Rp373,7 triliun, dengan kredit komersial dan UKM sebesar Rp142,3 triliun atau tumbuh 5,9 persen, kredit konsumer sebesar Rp102,1 triliun atau tumbuh 10.9 persen. Sedangkan kredit kepemilikan rumah (KPR) sebesar Rp 59,89 triliun atau tumbuh 9,3 persen dan kredit kendaraan bermotor sebesar Rp32,7 triliu atau tumbuh 13,8 persen.

Dengan ekspansinya saluran kredit, BCA mencatatkan kenaikan marjin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) menjadi 7 persen dari 6,7 persen pada akhir 2015. Menurut Jahja, kenaikan NIM itu bukan karena adanya kenaikan bunga kredit, melainkan strategi perseroan mendapat keuntungan dari penanaman dana di Sertifikat Bank Indonesia, pasca-peralihan dari pasar SWAP yang mengalami penurunan imbal hasil.

"Kalo secara tahunan memang naik kredit, namun kalau dibandingkan Desember 2015, kredit kita secara nominal turun Rp14 triliun natau 3,4 persen," ujarnya.

Atas dasar itu pula, Jahja tidak berani sesumbar untuk meningkatkan target pertumbuhan kredit, meskipun di tiga triwulan mendatang, pemerintah dan Bank Indonesia memproyeksikan perekonomian domestik akan membaik. BCA tetap mempertahankan target pertumbuhan kredit di 8-10 persen.

Sejalan ekspansi kredit, rasio pembiayaan bermasalah juga naik dari 0,7 persen menjadi 1,1 persen per akhir triwulan I 2016. Jahja menjelaskan, kenaikan NPL itu karena macetnya kredit dari sebuah nasabah korporasi yang menarik pembiayaan hingga Rp500 miliar, selain karena faktor alamiah lain yakni masih lesunya perekonomian diomestik.

Di luar pendapatan bunga bersih, BCA meraup pendapatan non bunga sebesar Rp3,06 triliun atau tumbuh 24 persen secara tahunan.

Dengan capaian laba di triwulan I 2016, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) BCA sebesar 20 persen. Sedangkan intermediasi perseroan yang terindikasi dari rasio pinjaman terhadap simpanan (Loan to Funding Ratio/LFR) sebesar 78,9 persen. LFR yang relatif kecil itu dibanding bank lain, menandakan masih melonggarnya likuiditas BCA.

"Maka dari itu kita belum rencana terbitkan obligasi, likudiitas kita masih banyak," ujar Jahja.

Adapaun Dana Pihak ketiga BCA tumbuh 5,7 persen manjadi Rp470,4 triliun di triwulan I 2016. Sedangkan Rasio Biaya terhadap Pendapatan (Cost to Income Ratio) sebesar 69,7 persen. Hingga akhir triwulan I 2016, aset BCA tercatat Rp603,4 triliun atau tumbuh 8,2 persen secara tahunan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengumuman Penting BCA

Pengumuman Penting BCA

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:57 WIB

Telah Kucurkan Rp 530 Triliun, Ini Strategi BTN Genjot Penyaluran KPR

Telah Kucurkan Rp 530 Triliun, Ini Strategi BTN Genjot Penyaluran KPR

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 18:37 WIB

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

Cegah Efek Domino 'Bank Run', OJK Rilis Panduan Resmi Medsos bagi Perbankan

Cegah Efek Domino 'Bank Run', OJK Rilis Panduan Resmi Medsos bagi Perbankan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 07:42 WIB

Anomali Saham BBCA Jadi Peluang Emas Investor?

Anomali Saham BBCA Jadi Peluang Emas Investor?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:21 WIB

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:14 WIB

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:46 WIB

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:42 WIB

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:44 WIB

Terkini

Harga BBM Dijaga Tetap Stabil, Pertamina Imbau Masyarakat Hemat Energi

Harga BBM Dijaga Tetap Stabil, Pertamina Imbau Masyarakat Hemat Energi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 11:49 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu, Telur Ayam Rp32.300 per Kg

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp71 Ribu, Telur Ayam Rp32.300 per Kg

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 11:31 WIB

Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hong Kong

Sukuk PNM Tembus Panggung Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 10:53 WIB

Harga BBM RI Naik, Emas Antam Langsung Meroket

Harga BBM RI Naik, Emas Antam Langsung Meroket

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 10:17 WIB

Impor Minyak Rusia Mulai Jalan, Pakar Ingatkan Risiko Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Mulai Jalan, Pakar Ingatkan Risiko Ketahanan Energi RI

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 10:03 WIB

Diam-diam Harga BBM RI Naik, Janji Manis Prabowo Hanya Kuat 17 Hari?

Diam-diam Harga BBM RI Naik, Janji Manis Prabowo Hanya Kuat 17 Hari?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 09:49 WIB

Harga BBM Naik Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Dexlite Rp23.600, Cek Daftar Lengkapnya

Harga BBM Naik Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Dexlite Rp23.600, Cek Daftar Lengkapnya

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 09:10 WIB

Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan ICP Maret 2026

Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan ICP Maret 2026

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 08:50 WIB

Selat Hormuz Resmi Dibuka Kembali, Ini Penjelasan ESDM soal Nasib 2 Kapal Pertamina

Selat Hormuz Resmi Dibuka Kembali, Ini Penjelasan ESDM soal Nasib 2 Kapal Pertamina

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 07:30 WIB

Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri

Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 07:03 WIB