Infrastruktur Jadi Syarat Dongkrak Industri Pariwisata Joglosemar

Adhitya Himawan

Kamis, 05 Mei 2016 | 18:55 WIB
Infrastruktur Jadi Syarat Dongkrak Industri Pariwisata Joglosemar
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. [Antara/Andika Wahyu]

Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan perlu dikembangkan interkoneksi akses di kawasan pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Solo, dan Semarang, atau dikenal dengan istilah Joglosemar, untuk mempermudah wisatawan menjangkau ke berbagai destinasi.

Menteri Pariwisata dalam keterangan di Jakarta, Kamis (5/5/2016), mencontohkan faktor penting yang apabila dibenahi secara langsung akan berpengaruh pada kesuksesan pariwisata di kawasan Joglosemar adalah soal akses.

Bandara Adisutjipto Yogyakarta, misalnya, landasan pacunya kurang panjang dan lebar, terminalnya juga sudah terlalu padat untuk menampung pengunjung.

Menurut dia, sambil menunggu solusi bandara, harus diaktifkan interkoneksi akses di Joglosemar.

Bandara Adisutjipto dengan Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Ahmad Yani Semarang perlu memiliki antarmoda transportasi darat sehingga bisa mempermudah dalam menjangkau berbagai destinasi di tiga kawasan itu.

Akses darat atau tol yang menghubungkan kawasan Joglosemar harus lancar sehingga paket Joglosemar itu bisa melintasi ketiga kota itu, katanya.

Pemerintah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di kawasan Joglosemar pada tahun 2019 mencapai dua juta orang.

Salah satu upaya mencapai target itu, Menteri BUMN Rini Soemarno pada 27 April lalu telah menggalang 12 BUMN dalam program "Spirit Joglosemar" untuk mengembangkan pariwisata di kawasan itu serta membangun integrasi antarmoda transportasi di Joglosemar.

Penggalangan sinergi 12 BUMN itu berlangsung di Prambanan, Yogyakarta, dan Rini menyaksikan penandatanganan bersama sinergi BUMN itu oleh PT Pelindo III, PT Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I, PT Kereta Api Indonesia, Perum Perhutani, PT Perkebunan Nasional (PTPN) IX, Perum Damri, Taman Wisata Candi, Hotel Indonesia Natour, ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation), PT Patra Jasa, dan PT Aerowisata.

Rini berharap dengan sinergi itu diharapkan target kunjungan 2 juta wisatawan di kawasan Joglosemar pada tahun 2019 dapat tercapai, dari saat ini yang hanya sekitar 200.000 per tahun.

Pelaksanaan pengembangan destinasi wisata dengan spirit Joglosemar sudah dimulai dengan peresmian Stasiun Maguwoharjo pads Rabu (27/4).

Stasiun Maguwoharjo disiapkan menjadi stasiun intermoda yang mempertemukan berbagai jenis moda transportasi, seperti kereta api, pesawat terbang, dan bus.

Peta jalan (roadmap) terintegrasi pengembangan Joglosemar mulai disusun. Setidaknya ada delapan klaster disiapkan untuk menggiring kunjungan wisatawan ke kawasan Joglosemar.

Pengembangan destinasi wisata itu meliputi klaster Borobudur dan sekitarnya, Yogyakarta dan sekitarnya, Solo dan sekitarnya, Semarang dan sekitarnya, klaster Prambanan, klaster Sangiran, klaster Ambarawa dan klaster Dieng.

Menurut Koordinator Program Spirit Joglosemar Edi Setijono, peta jalan itu akan dipaparkan akhir Mei 2016. Dalam waktu dekat, pemerintah melakukan standardisasi destinasi yang merujuk pada destinasi internasional, misalnya tiket pariwisata, kebersihan toilet pariwisata hingga manajemen pariwisata agar siap menjadi destinasi kelas dunia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Video | Senin, 04 Mei 2026 | 18:00 WIB

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 08:07 WIB

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:26 WIB

Elevated Road Palu Sepanjang 2,26 Km Resmi Beroperasi

Elevated Road Palu Sepanjang 2,26 Km Resmi Beroperasi

Foto | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:56 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×